BAB III Pembahasan

Publish in

Documents

18 views

Please download to get full document.

View again

of 2
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Pembahasan diagnosis
Transcript
  BAB III PEMBAHASAN 1.   Anamnesis 1.1   Wanita 53 tahun 1.2   Keluhan utama : kejang dan kelumpuhan pada sisi kanan Riwayat penyakit sekarang : terdapat kejang dan kelumpuhan pada sisi kanan, Kejang terjadi 1x selama 2 jam yang lalu, dimulai dari sisi kanan kemudian ke seluruh tubuh, berlangsung selama 15 menit, pasien tidak sadar selama dan sesudah kejang. Pasien kemudian sadar kembali, lalu pasien menjadi tidak bisa berbicara dan mengerti pembicaraan orang lain. Sakit kepala dan muntah disangkal. Hal ini menunjukkan bahwa pasien mengalami gangguan dalam otak yaitu stroke iskemik. Karena pasien mempunyai riwayat penyakit dahulu yaitu hipertensi dan diabetes melitus, juga riwayat penyakit keluarga yaitu ayah nya meninggal karena penyakit stroke Semua ini merupakan faktor risiko penyakit stroke iskemik, dan pasien juga tidak mengalami sakit kepala dan muntah yang dimana tidak terjadi peningkatan TIK, karena jika terjadi peningkatan TIK merupakan tanda dan gejala dari stroke hemoragik. Untuk lebih memastikan, kita bisa meggunakan siriraj score : SIRIRAJ STROKE SCORE    Kesadaran: apatis = 1    Muntah: tidak ada = 0     Nyeri kepala: tidak ada= 0    Tekanan diastolic= 90 A.   DERAJAT KESADARAN    Koma : 2    Apatis : 1    Sadar : 0 B.   MUNTAH    (+) : 1    (-) : 0 C.   SAKIT KEPALA    (+) : 1    (-) : 0 D.   TANDA  –  TANDA ATEROMA 1.   Angina Pectoris    (+) : 1    (-) : 0 2.   Claudicatio Intermitten    (+) : 1    (-) : 0 3.   DM    (+) : 1    (-) : 0 SSS = (2,5 X KESADARAN) + (2 X MUNTAH ) + (2 X SAKIT KEPALA) + (0,1 X TD. DIASTOLE)  –  (3 X ATEROMA)  –  12 JIKA HASILNYA :    0 : Lihat hasil CT Scan    ≤ - 1 : Infark / Ischemik    ≥ 1 : Hemorrhagic       Atheroma: Hipertensi dan diabetes = 1    Rumus: (2,5 x 1) + 0 + 0 + (0,1 x 90)  –   (3x1)  –   12 = - 3,5 (skor ≤ - 1   iskemik) Stroke iskemik diawali oleh adanya sumbatan pembuluh darah oleh thrombus atau emboli yang mengakibatkan sel otak mengalami gangguan metabolisme, karena tidak dapat suplai darah, oksigen dan energi. Suplai darah, oksigen dan energi berkurang karena riwayat hipertensi lama yang tidak di kontrol dan riwayat diabetes melitus.Karena pada hipertensi akan terjadi proses aterosklerosis dimana akan terbentuk thrombus, thrombus juga dapat lepas menjadi emboli dan emboli akan menyumbat pembuluh darah hingga mengakibatkan nekrosis  jaringan otak. Pada diabetes melitus terjadi hiperglikemi yang mempengaruhi proses aterosklerosis dimana terdapat gangguan metabolisme berupa akumulasi sorbitol di dinding  pembuluh darah arteri, yang menyebabkan gangguan osmotik dan bertambahnya kandungan air di dalam sel yang dapat mengakibatkan kurangnya oksigenisasi. Kejang terjadi pada pasien karena terganggu nya keseimbangan antara eksitasi dan inhibisi neuron pada otak sehingga terjadi gangguan kerja pompa ion Na dan K yang disebabkan oleh rusaknya sel glia dan kurangnya ATP (karena berhubungan dengan iskemia yang disebabkan thrombus aterosklerosis pada pembuluh darah otak menyebabkan supply darah pada otak  berkurang. Pasien tidak bisa berbicara dan mengerti pembicaraan orang lain karena terdapat gangguan pada 2 pusat bahasa yaitu area broca dan wernick, dimana lesi pada penderita afasia terletak pada hemisfer kiri dan juga terjadi nya hemiparesis dextra yang menandakan pasien terkena stroke pada hemisfer kiri otak, 2.   Pemeriksaan fisik 2.1   Pemeriksaan tanda vital Tensi 175/90 mmhg, nadi 80x/menit regular, suhu 36,5˚, RR 80x/menit   2.2   Pemeriksaan GCS Apatis 2.3   Thorax dan abdomen dalam batas normal 3.   Pemeriksaan Lab 3.1   Gula darah 553 Terjadi penumpukan glukosa di dalam darah, jika tidak diperlukan oleh tubuh karena kebutuhan sudah tercukupi akan diubah menjadi lemak, sehingga kalo menumpuk akan menyumbat pembuluh darah terjadilah aterosklerosis yang menyebabkan kurangnya oksigenisasi ke jaringan otak Pendekatan Diagnosis    Diagnosis klinis : Stroke Iskemik, kejang, afasia global, penurunan kesadaran    Diagnosis Topis : Hemisfer cerebri sinistra, area wernick dan area broca    Diagnosis Etiologi : Vaskular dan metabolik    Diagnosis Patologi : Iskemia akibat thrombus aterosklerosis, infark jaringan otak
Related Search

Previous Document

ISI MAKALAH agama.doc

Next Document

inc kom

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks