JURNAL DT - 2 P

Publish in

Documents

32 views

Please download to get full document.

View again

of 22
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
farmakologi
Transcript
  HUBUNGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP INDEKS PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN PROPOSAL METODOLOGI PENELITIAN Disusun Untuk Memenuhi Tugas Praktikum Modul Metodologi Penelitian AKHIRUL 030.15.010 PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TRISAKTI JAKARTA, September 2016  BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Tidur merupakan salah satu kebutuhan fisiologis manusia yang pelaksanaannya tidak dapat di tunda. Tidur merupakan suatu keadaan tidak sadar yang dapat di  bangunkan dengan pemberian rangsangan sensorik atau rangsangan lainnya [1] .  Namun, kualitas tidur setiap orang berbeda-beda tergantung aktivitas yang di jalani sehari  –   hari, salah satunya mahasiswa kedokteran yang mempunyai aktivitas yang  padat seperti belajar. Belajar yang baik dapat menghasilkan indeks prestasi yang memuaskan, hal tersebut dapat di capai apabila kita mempunyai konsentrasi belajar yang baik sehingga ilmu pengetahuan yang di pelajari dapat diserap dan dimengerti secara utuh. Namun, terkadang mahasiswa mempunyai masalah dengan konsentrasi  belajarnya disebabkan salah satunya kualitas tidur. Kualitas tidur yang kurang baik menyebabkan ada rasa ketidakpuasan pada diri seseorang dengan waktu tidurnya. Rasa ketidakpuasan tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada saat mengikuti perkuliahan sehingga tidak fokus terhadap mata kuliah yang diajarkan. Hal tersebut dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri dan stres pada saat akan menghadapi ujian, dikarenakan individu yang bersangkutan merasa bahwa kualitas  belajarnya tidak maksimal sebab konsentrasi belajar pada saat di kampus maupun di rumah tidak maksimal sebagai akibat kualitas tidur yang bermasalah sehingga  berdampak pada indeks prestasi akademik mahasiswa. Gangguan tidur dapat dinilai dari beberapa aspek, yaitu jumlah, kualitas, dan waktu tidur  [2] . Kebutuhan tidur tidak hanya dinilai dari berapa lama waktu tidur (kuantitatif tidur ), tetapi juga ditentukan oleh kenyamanan tidur (kualitas tidur ) [3] . Kualitas tidur seseorang dikatakan baik apabila tidak terdapat tanda  –   tanda kekurangan tidur dan tidak mengalami masalah tidur  [3] . Kualitas tidur yang buruk dapat menimbulkan berbagai masalah pada mahasiswa seperti, masalah dalam  konsentrasi belajar, emosional, memori, dan indeks prestasi belajar mahasiswa itu sendiri [3] . Pravalensi kualitas tidur dari hasil penelitian salah satu institusi pendidikan kedokteran menemukan dari 32 responden mengalami ganguan tidur (45,7%). Kecendrungan ganguan tidur terjadi pada mahasiswa berusia 20 tahun (100 %), mahasiswa perempuan (66,7%), mahasiswa kost ( 52,3% ), dan mengikuti organisasi sebagai kegiatan selain kuliah (47,5 %). Ganguan tidur yang terjadi, seperti terbangun 1  –   2 kali saat tidur (31,2 %), rata waktu tidur selama 5 jam (34 %), tingkat kesulitan tidur dari sedang hingga sangat sulit (56,2%), dan perasaan tetap mengantuk setelah terbangun (50%) [4] . Dari hasil pravalensi diatas maka, diketahui bahwa kualitas tidur mahasiswa di pengaruhi oleh bebrapa factor selain aktivitas sehari  –   hari, sehingga kebutuhan kualitas tidur yang kurang baik dapat berdampak pada pencapaian atau indeks prestasi akademis mahasiswa. Indeks prestasi akademis adalah pencapaian mahasiswa dalam menjalani  program studi di kampus dalam bentuk pencapaian nilai, dimana indeks prestasi akademis dapat di lihat setiap akhir semester, sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi mahasiswa dalam pencapaian pembelajaran selama satu semester. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi mahasiswa kedokteran sehingga bisa menjaga kualitas tidurnya sehingga dapat memperoleh indeks prestasi akademik yang memuaskan, agar mempermudah dalam melanjutkan studi dengan nilai prestasi yang memenuhi syarat untuk jenjang spesialis. 1.2 Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas dapat dirumuskan permasalah sebagai  berikut : 1.   Apakah terdapat hubungan antara karakteristik sosiodemografi dengan IPK? 2.   Apakah kualitas tidur mempengaruhi indeks prestasi belajar akademik mahasiswa kedokteran?  3.   Bagaimanakah gambaran kualitas tidur mahasiswa kedokteran 4.   Bagaimanakah gambaran rerata indeks prestasi mahasiswa kedokteran 5.   Apakah masalah kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran 1.3 Tujuan 1.3.1 Tujuan umum : Untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam menjaga kualitas tidurnya sehingga dapat memberikan indeks prestasi akademik yang baik 1.3.2 Tujuan khusus : 1.   Untuk mengetahui hubungan karaketristik sosiodemografi dengan indeks  prestasi akademik 2.   Untuk mengetahui hubungan tingkat kualitas tidur dengan indeks prestasi akademik 3.   Untuk mengetahui gambaran rerata indeks prestasi pada mahasiswa kedokteran 4.   Untuk mengetahui masalah kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran 5.   Untuk mengetahui gambaran kualitas tidur mahasiswa kedokteran 1. 4. Hipotesis Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan indeks prestasi mahasiswa kedokteran
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks