KAK Surveilans

Publish in

Documents

90 views

Please download to get full document.

View again

of 5
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Kerangka Acuan program Surveilans
Transcript
  PEMERINTAH KABUPATEN ENREKANG DINAS KESEHATAN PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KABERE Jl. Ahmad Yani No.24 Kabere, Desa Taulan Kec Cendana, Kode Pos 91715 KERANGKA ACUAN SURVEILANS A.   PENDAHULUAN Surveilans epidemiologi merupakan kegiatan yang sangat penting dalam manajemen kesehatan untuk memberikan dukungan data dan informasi epidemiologi agar pengelolaan program kesehatan dapat berdaya guna secara optimal. Informasi epidemiologi yang berkualitas, cepat dan akurat merupakan evidence atau bukti untuk di gunakan dalam proses pengambilan kebijakan yang tepat dalam pembangunan kesehatan. Dalam rangka pelaksanaan survailans epidemiologi. Direktorat jendral PPM & PL telah membuat beberapa produk hokum survailans sebagai pedoman pelaksanaan survailans yang perlu di ketahui oleh semua jajaran kesehatan (Dinas kesehatan provinsi,dinas kesehatan kabupaten/kota, puskesmas dan rumahsakit) khususnya surveilans serta pihak pihak yang terkait dalam pelaksanaan surveilans epidemiologi. Pelaksanaan survailans di Indonesia dilaksanakan berdasarkan beberapa undang-undang dan peraturan sebagai dasar dalam menentukan kebijaksanaan pembinaan. Dasar hukum/ketentuanperundangan dan peraturan dimaksud adalah: 1.   Peraturan Pemerintah RI no 25 tahun 2000, Bab II pasal 2 ayat 3. 10.j menyatakan bahwa salahsatu kewenangan pemerintah di bidang kesehatan adalah surveilans epidemiologi serta pengaturanpemberantasan dan penanggulangan wabah penyakit 2.   Undang-undang No 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular 3.   Surat keputusan menteri kesehatan No 1479 tahun 2003 tentang surveilans terpadu penyakit 4.   Peraturan menteri kesehatan tentang sistem kewaspadaan dini KLB no 949 tahun 2004 5.   surat keputusan menteri kesehatan no 1116 tahun 2003 tentang pedoman penyelenggaraan surveilans epidemiologi kesehatan B.   LATAR BELAKANG Untuk menuju Indonesia sehat maka pemerintah mencanangkan program survailans epidemiologi penyakit, penyelenggaraan survailans epidemiologi kesehatan wajib di lakukan oleh setiap instasi kesehatan provinsi, instansi kesehatan kabupaten/kota dan lembaga masyarakat dan swasta baik secara fungsional atau structural. survailans epidemiologi bukan hanya sekedar pengumpulan data dan penyelidikan KLB saja tetapi kegunaan dari surveilans epidemiologi lebih dari itu misalnya untuk mengetahui jangkauan dari pelayanan Masalah kesehatan, untuk meramalkan terjadinya wabah dan masih banyak lagi, manfaat dari surveilans epidemiologi, umumnya survailans epidemiologi di gunakan untuk:  1.   Mengetahui dan melengkapi gambaran epidemiologi dari suatu penyakit 2.   Untuk menentukan penyakit mana yang di prioritaskan untuk diobati atau diberantas 3.   Untuk meramalkan terjadinya wabah 4.   Untuk menilai dan memantau pelaksanaan program pemberantasan penyakit menular dan program-program kesehatan lainnya. Beberapa penyakit menular yang menjadi masalah utama di Indonesia adalah Diare, Malaria, Demam Berdarah dengue, Influenza, Tifus Abdominalis, Penyakit saluran pencernaan dan Penyakit lainnya. Pada Puskesmas Kabere, tidak berbeda dengan Indonesia Pada Umumnya, penyakit menular Juga masih menjadi masalah, ini dapat di lihat dari pencatatan dan pelaporan Surveilans, dimana penyakit menular selalu menjadi Poin utama dalam Laporan surveilans, seperti penyakit diare, typoid, malaria dan sebagainya hingga tahun 2016. C.   TUJUAN Surveilans bertujuan memberikan informasi tepat waktu tentang masalah kesehatan populasi, sehingga penyakit dan factor risiko dapat dideteksi dini dan dapat dilakukan respons pelayanan kesehatan dengan lebih efektif.  Tujuan khusus surveilans: 1.   Memonitor kecenderungan (trends) penyakit 2.   Mendeteksi perubahan mendadak insidensi penyakit, untuk mendeteksi dini out break 3.   Identifikasi kelompok resiko tinggi menurut waktu, orang dan tempat. 4.   Memantau kesehatan populasi, menaksir besarnya beban penyakit (disease burden) pada populasi 5.   Menentukan kebutuhan kesehatan prioritas, membantu perencanaan, implementasi, monitoring, dan evaluasi program kesehatan 6.   Mengevaluasi cakupan dan efektivitas program kesehatan D.   KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN Kegiatan pokok pelaksanaan survailans meliputi : 1.   Pengumpulan data pencatatan insidensi terhadap population at risk. Rincian kegiatan ini meliputi menentukan kelompok high risk, menetukan jenis dan karakteristiknya, menentukan reservoir, transmisi, pencatatan kejadian penyakit. 2.   Pengololaan data. Rincian kegiatan ini meliputi mengolah bentuk data yang mentah kemudian di susun sedemikian rupa sehingga mudah di analisis, data  yang terkumpul dapat di olah dalam bentuk tabel, bentuk grafik maupun bentuk peta 3.   Analisis dan intrepertasi data. Rincian kegiatan ini meliputi menganalisis untuk memberikan arti Dan memberikan kejelasan tentang situasi yang ada dalam masyarakat  4.   Penyebarluasan data. Rincian kegiatan ini meliputi menyebarluaskan kepada semua pihak yang berkepentingan,agar informasi ini dapat dimanfaatkan sebagai mana mestinya 5.   Evaluasi. Rincian kegiatan ini meliputi perencanaan, penanggulangan khusus, untuk kegiatan followup, serta untuk penilaian hasil kegiatan E.   CARA MELAKUKAN KEGIATAN Kegiatan survailans epidemiologi kesehatan merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara terus menerus dan sistematis dengan mekanisme kerja sebagai berikut: 1.   Identifikasi kasus dan masalah kesehatan serta informasi terkait lainnya 2.   Perekaman, pelaporan dan pengolahan data 3.   Analisis dan interpretasi data 4.   Studi epidemiologi 5.   Penyebaran informasi kepada unit yang membutuhkannya 6.   Membuat rekomendasi dan alternative tindak lanjut 7.   Umpan F.   SASARAN Sasaran penyelenggaraan sistem surveilans epidemiologi kesehatan meliputi masalah-masalah yang berkaitan dengan program kesehatan yang ditetapkan berdasarkan prioritas nasional, bilateral, regional danglobal, penyakit potensial wabah, bencana dan komitmen lintas sector serta sasaran spesifiklocal atau daerah. Secara rinci sasaran penyelenggaraan sistem surveilans epidemiologikesehatan adalah sebagai berikut: 1.   Survailans epidemiologi penyakit menular. Prioritas sasaran penyelenggaraan survailans epidemiologi penyakit menular adalah: a.   Survailans penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi b.   Survailans AFP c.   Survailans penyakit filariasis d.   Survailans penyakit tuberculosis e.   Survailans penyakit diare, tipus perut, kecacingan dan penyakit perut lainnya f.   Survailans penyakit kusta g.   Survailans penyakit frambosia h.   Survailans penyakit hiv/aids9 survailans penyakit menular seksual i.   Survailans penyakit pneumonia, termasuk penyakit pneumonia akut berat 2.   Survailans epidemiologi penyakit tidak menular. Prioritas sasaran penyelenggaraan survailans epidemiologi penyakit tidak menular adalah: a.   Survailans hipertensi, stroke dan penyakit jantung koroner b.   Survailans diabetes mellitus c.   Survailans neoplasma d.   Survailans penyakit paru obstruksi kronis e.   Survailans gangguan mental f.   Survailans kesehatan akibat kecelakaan  3.   Survailans epidemiologi kesehatan lingkungan dan perilaku. Prioritas sasaran penyelenggaraan survailans epidemiologi kesehatan dan perilaku adalah: a.   Survailans sarana air bersih b.   Survailans tempat tempat umum c.   Survailans pemukiman dan lingkungan perumahan d.   Survailans limbah industry, rumah sakit dan kegiatan lainnya e.   Survailans vector penyakit 6 survailans kesehatan dan keselamatan kerja 4.   Survailans epidemiologi masalah kesehatan. Prioritas sasaran penyelenggaraan survailans epidemiologi masalah kesehatan adalah: a.   Survailans gizi dan sistem kewaspadaan pangan dan gizi b.   Survailans gizi mikro kurang yodium, anemia gizi besi, kekurangan vitamin a c.   Survailans gizi lebih d.   Survailans kesehatan ibu dan anak termasuk reproduksi e.   Survailans kesehatan lanjut usia f.   Survailans penyalah gunaan obat, narkotika, psikotropika, zat adiktif dan bahan berbahaya g.   Survailans penggunaan sediaan farmasi, obat, obat tradisional, bahan kosmetika, sertaperalatan h.   Survailans kualitas makanan dan bahan tambahan makanan 5.   Survailans epidemiologi kesehatan matra. Prioritas sasaran penyelenggaraan survailans epidemiologi kesehatan matra adalah: a.   Survailans kesehatan haji b.   Survailans kesehatan pelabuhan dan lintas batas perbatasan c.   Survailans bencana dan masalah social d.   Survailans pada kejadian luar biasa dan keracunan G.   JADWAL KEGIATAN NO KEGIATAN LOKASI PELAKSANAAN TENAGA PELAKSANA JADWAL JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEP OCT NOV DES 1 Pengamatan dan Pelacakan Penyakit menular Desa Surveilans Sesuai Kasus 2 Pembinaan / Monev Petugas Pustu/Poskesdes Pustu / Poskesdes Surveilans Januari s / d Desember 3 Pengiriman Laporan Mingguan (W2 Via SMS), analisa data Puskesmas Surveilans Setiap Pekan Hari Selasa 4 Pengiriman laporan Bulanan Dinkes Surveilans 6 5 6 5 5 5 6 4 6 5 6 5
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks