PENERAPAN MANAGEMEN KONTROL BERBASIS TRI KAYA PARISUDHA DI LABORATORIUM KIMIA ANALITIK

Publish in

Documents

26 views

Please download to get full document.

View again

of 7
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
first
Transcript
  Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA IV Tahun 2014 275 PENERAPAN MANAGEMEN KONTROL BERBASIS TRI KAYA  PARISUDHA  DI LABORATORIUM KIMIA ANALITIK I Ketut Lasia 1  dan I Ketut Budiada 2 1 Lab. Kimia Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha 2 Lab. Fisika Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha Email: lasiaiketut@gmail.com Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan managemen kontrol berbasis tri kaya parisudha  di Laboratorium Kimia Analitik. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia yang mengikuti praktikum di Laboratorium Kimia Analitik. Sedangkan obyek  penelitian ini adalah efektifitas dan pendapat mahasiswa terhadap penerapan managemen kontrol  berbasis tri kaya parisudha.  Aspek efektifitas managemen kontrol berbasis tri kaya parisudha  difokuskan  pada: jumlah bahan yang dipakai, keselamatan alat, keselamatan praktikan, keber-hasilan praktikan dalam  praktikum, kebersihan tempat kerja, dan waktu yang digunakan dalam praktikum. Data efektifitas diperoleh melalui lembar observasi selama kegiatan praktikum, sedang-kan data pendapat mahasiswa terhadap penerapan managemen kontrol berbasis tri kaya parisu-dha diperoleh dari angket yang disebarkan diakhir pertemuan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menghitung prosentase setiap komponen dan dideskripsikan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan managemen kontrol berbasis tri kaya parisudha  sangat efektif di Laboratorium Kimia Analitik. Sedangkan pendapat mahasiswa terhadap penerapan mana-gemen kontrol berbasis tri kaya parisudha menujukkan respon yang positif Kata-kata kunci:  managemen kontrol, tri kaya parisudha , laboratorium Abstract:  This study aims to determine the effectiveness of management controls based on tri kaya  parisu-dha  in Analytical Chemistry Laboratories. The subjects of this study were students of the Chemistry Department of Education follows the Analytical Chemistry Laboratory experiments. While the object of this study was the effectiveness and student opinion on the application of management control  based on tri kaya parisudha . Aspects of the effectiveness of management controls based on tri kaya  parisudha  focused on: the amount of materials used, safety equipment, safety practitioner, the  practitioner's success in the lab, workplace hygiene, and time spent in the lab. Effectiveness of data obtained through observation sheets during practical activities, while data of student opinion on the application of management control based on tri kaya parisudha  obtained from a questionnaire dis-tributed at the end of the meeting. The data obtained were analyzed by calculating the percentage of each component and described qualitatively. The results showed the application of management control based on tri kaya parisudha  very effective in Analytical Chemistry Laboratories. While stu-dent opinion on the application of management control based on tri kaya parisudha  showed a positive response Key words:  management control, tri kaya parisudha , laboratory PENDAHULUAN Laboratorium adalah unit  penunjang akademik pada lembaga  pendidikan, berupa ruangan tertutup atau terbuka, bersifat per-manen atau  bergerak, dikelola secara siste-matis untuk kegiatan pengujian, kalibrasi, dan/atau produksi dalam skala terbatas, de-ngan menggunakan peralatan dan  bahan berdasarkan metode keilmuwan tertentu da-lam rangka pelaksanaan  pendidikan, peneli-tian, dan pengabdian kepada masyarakat (Peraturan bersama MENPENNAS dan Ke-pala BKN No. 02/V/PB 2010 No. 13 tahun 2013). Laboratorium Kimia Analitik merupa-kan salah satu laboratorium Jurusan Pendidi-kan Kimia FMIPA Universitas Pendidikan Ga-nesha yang digunakan untuk menguji/ mem-verifikasi kebenaran teori melalui mata  Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA IV Tahun 2014  276 kuliah praktikum dan untuk kegiatan  penelitian. Praktikum-praktikum yang  berlangsung di La-boratorium Kimia Analitik pada semester ge-nap adalah Praktikum Kimia Analitik, Prak-tikum Kimia Fisika, dan Praktikum Kimia Ins-trument. Sedangkan pada semester ganjil, praktikum di Laboratorium Kimia Analitik ada-lah Praktikum Dasar-dasar Pemisahan, dan Praktikum Kimia Lingkungan. Laboratorium Kimia Analitik merupakan tempat pengemba-ngan keterampilan melalui pendekatan ilmiah ( scientific ). Keterampilan melalui  pendekatan il-miah diperoleh melalui aktivitas mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji, dan mencipta. Untuk memperkuat  pendekatan il-miah ( scientific ) perlu diterapkan pembela-jaran berbasis  penyingkapan/penelitian (dis-covery/inquiry learning) . Untuk mendorong kemampuan peserta didik menghasilkan kar-ya kontekstual, baik individual maupun ke-lompok maka sangat disarankan mengguna-kan  pendekatan pembelajaran yang mengha-silkan karya berbasis pemecahan masalah (  project based learning)  ( Permendikbud RI No. 65 th. 2013) Pendekatan ilmiah ( scientific ) kimia sebagai satuan pendidikan dilakukan mela-lui keterampilan proses sains (KPS). KPS a-dalah keterampilan-keterampilan yang dimi-liki oleh ilmuwan untuk memperoleh dan me-ngembangkan produk kimia yang meliputi keterampilan mengamati (observasi), meng-klasifikasikan, mengukur, inferensi, prediksi, dan mengkomunikasikan. KPS merupakan  perwujudan keterampilan kimia sebagai  pro-ses. Kimia sebagai proses dilakukan melalui kegiatan praktikum/percobaan. Percobaan memungkinkan siswa menggunakan semua potensi yang ada  pada dirinya (kognitif, a-fektif, dan  psikomotorik) terutama proses mentalnya untuk menemukan sendiri kon-sep-konsep/ prinsip-prinsip kimia dan pro-ses-proses mental lainnya (Srini M Iskan-dar, 1997). Untuk melakukan kegiatan prak-tikum diperlukan sarana  penunjang labora-torium. Komponen-komponen sarana labo-ratorium meliputi ruangan, alat, dan bahan. Semua komponen-komponen tersebut harus dikelola dengan baik agar tujuan pembela-jaran tercapai. Untuk mencapai tujuan terse- but, maka diperlukan managemen kontrol yang baik dalam mengelola semua sarana laboratorium tersebut. Manajemen kontrol di laboratorium adalah proses untuk mempengaruhi orang lain dalam  praktikum agar secara efektif dan efisien mencapai tujuan praktikum. Tujuan managemen kontrol adalah untuk memoti-vasi dan memberi semangat kepada prakti-kan, dan selanjutnya mencapai tujuan prak-tikum. Manajemen kontrol merupakan  pro-ses mendeteksi dan memperbaiki kesala-han-kesalahan yang tidak disengaja. Fokus manajemen kontrol adalah pada manusia dan  pengimplemntasian rencana yang telah dibuat. Kegiatan-kegiatan dalam proses ma-najemen kontrol adalah komunikasi, meya-kinkan, mendesak, memberi semangat, dan memberi kritik. Dengan demikian manage-men kontrol merupakan pengukuran dalam  perbaikan pelaksanaan tujuan dan  penca-paian rencana yang telah dibuat. Untuk itu pertimbangan psikologis menjadi dominan dalam manajemen kontrol (Anthony, dkk.1999) Pertimbangan psikologis untuk me-nerapkan managemen kontrol dapat digali dari kearifan lokal ( local genius ) masyarakat Bali. Salah satu kearifan lokal tersebut ada-lah tri kaya parisuda . Tri kaya parisuda  da-pat digunakan dalam pengimplementasian managemen kontrol. Tri kaya parisuda  ber-arti tiga gerak perilaku manusia yang harus disucikan, yaitu berpikir yang bersih  Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA IV Tahun 2014 277 dan su-ci ( manacika ), berkata yang  benar ( wacika ) dan berbuat yang jujur ( kayika ) (Surpi, 2005). Pengimplementasian tri kaya  pari-sudha  dalam kehidupan disebutkan dalam Sarascamuscaya. Implementasi manacika  dalam kehidupan adalah: a) tidak mengi-nginkan sesuatu yang tidak layak atau halal, b) tidak berpikiran negatif terhadap makhluk lain, dan c) tidak mengingkari hukum karma phala . Empat implementasi wacika  adalah: a) tidak suka mencaci maki, b) tidak ber-kata-kata kasar pada siapapun, c) tidak menjelek-jelekan dan tidak memfitnah mak-hluk lain, serta d) tidak ingkar janji atau ber-kata bohong. Sedangkan tiga hal utama da-lam pengimplementasian kayika adalah: a) tidak menyakiti, menyiksa, membunuh mak-hluk lain, b) tidak berbuat curang, sehingga  berakibat merugikan siapa saja, dan c) tidak berjinah (Kadjeng,1993) Keterkaitan kegiatan dalam  proses managemen kontrol dengan tri kaya pari-sudha  adalah: a) upaya meyakinkan prakti-kan terhadap segala kegiatan praktikum, se-hingga selalu  berpikir dengan benar ( mana-cika ), menyampaikan informasi dengan tidak  berkata-kata kasar ( wacika ), dan memberi contoh perilaku yang baik ketika praktikum ( kayika ). Dengan demikian praktikan mem-punyai rasa tanggung jawab dalam prakti-kum. Berdasarkan uraian tersebut tulisan ini mengkaji penerapkan managemen kontrol berbasis tri kaya parisuda  di Laboratorium Kimia Analitik. Tujuan tulisan ini adalah untuk me-ngetahui efektifitas penerapkan managemen kontrol berbasis tri kaya  parisuda  di Labora-torium Kimia Analitik. Sedangkan manfaat yang diperoleh adalah Laboratorium Kimia Analitik memiliki pola managemen kontrol berbasis kearifan lokal seperti tri kaya pari-sudha . Dengan demikian Laboratorium Ki-mia Analatik dapat lebih berfungsi dengan baik. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan  penelitian deskriptif yang bertujuan mengetahui efek-tifias penerapan managemen kontrol berba-sis tri kaya  parisudha  di Laboratorium Kimia Analitik. Subyek penelitian ini adalah maha-siswa Jurusan Pendidikan Kimia yang me-ngikuti Praktikum Kimia Analitik tahun 2014 berjumlah 80 orang. Subyek tersebut dibagi menjadi 14 kelompok. Sedangkan obyek  penelitian adalah efektifitas dan  pendapat mahasiswa terhadap  penerapan manage-men kontrol berbasis tri kaya parisudha  di Laboratorium Kimia Analitik. Aspek efektifi-tas managemen kontrol berbasis tri kaya  pa-risudha  difokuskan pada: jumlah  bahan yang dipakai, keselamatan alat, keselama-tan praktikan, keberhasilan  praktikan dalam praktikum, kebersihan tempat kerja, dan waktu yang digunakan dalam praktikum. Da-ta efektifitas diperoleh melalui observasi se-lama kegiatan praktikum (12 kali pertemuan) dan pendapat mahasiswa terhadap  penera-pan managemen kontrol berbasis tri kaya parisudha . Instrumen yang digunakan ada-lah lembar observasi yang berisi tentang e-fektifitas managemen kontrol berbasis tri ka-ya  parisudha  dan angket pendapat maha-siswa terhadap penerapan managemen kontrol berbasis tri kaya parisuha . Tingkat e-fektifitas tersebut dikelompokkan menjadi 2 yaitu sangat efektif dan tidak efektif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menghitung prosentase setiap komponen dan dideskripsikan secara kualitatif. Keter-kaitan jenis data, metode, dan intrumen pe-nelitian disajikan dalam Tabel 1.  Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA IV Tahun 2014  278 Tabel 1. Keterkaitan Jenis Data, Metode, dan Instrumen  No Jenis data Metode  pengumpulan data Instrument 1 Jumlah bahan yang dipakai Observasi Lembar observasi 2 Keselamatan praktikan Observasi Lembar observasi 3 Keberhasilan praktikan dalam praktikum Observasi Lembar observasi 4 Kebersihan tempat kerja Observasi Lembar observasi 5 Waktu yang digunakan dalam praktikum Observasi Lembar observasi 6 Pendapat mahasiswa terhadap penerapan managemen kontrol berbasis tri kaya parisudha  Angket Angket HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Hasil penelitian ini meliputi lima hal, yaitu jumlah bahan yang dipakai, keselama-tan alat, keselamatan  praktikan, keberhasi-lan praktikan dalam praktikum, kebersihan tempat kerja, dan waktu yang digunakan da-lam praktikum. Persentase efektifitas hasil penelitian terhadap penerapan managemen kontrol berbasis tri kaya  parisudha  (MKTKP) disajikan dalam Tabel 2. Sedangkan pendapat mahasiswa terhadap penerapan managemen kontrol  berbasis tri kaya parisudha  disajikan dalam Tabel 3. . Pembahasan Penerapan managemen kontrol  ber-basis tri kaya parisudha di Laboratorium Ki-mia Analitik sangat efektif terhadap pema-kaian bahan kimia, keselamatan kerja baik praktikan alat dan bahan, keberhasilan prak-tikan, kebersihan tempat kerja. Keefektifan managemen kontrol berbasis trikaya  pari-sudha  di Laboratorium Kimia Analitik tidak terlepas dari teknik yang digunakan dalam menerapkan Tabel 3. Pendapat Mahasiswa Terhadap Penerapan Managemen Control Berbasis Tri Kaya Parisudha   No Pernyataan Pilihan mahasiswa (%) Setuju Tidak setuju 1 MKTKP dapat memotivasi praktikum 95 5 2 Informasi dapat dipahami dengan baik dengan MKTKP 80 20 3 Kejujuran lebih terbangun dengan MKTKP 80 20 4 Berani menyampaikan permasalahan praktikum melalui MKTKP 100 0 Keterangan: MKTKP: managemen control berbasis tri kaya parisudha     Tabel 2. Persentase Efektifitas Hasil Penelitian Terhadap Penerapan Managemen Kontrol Berbasis Tri Kaya Parisudha   No Aspek penelitian Persentase (%) MK MKTKP Sangat efektif Tidak efektif Sangat efektif Tidak efektif 1 Jumlah bahan yang dipakai 90 10 95 5 2 Keselamatan praktikan, alat, bahan 70 30 90 10 3 Keberhasilan praktikan dalam praktikum 79 19 80 20 4 Kebersihan tempat kerja 80 20 100 0 5 Waktu yang digunakan dalam praktikum 80 20 90 10 Keterangan: MK: managemen control, MKTKP: managemen control berbasis tri kaya parisudha
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks