9.2.1 sk AREA PRIORITAS DG 3H+1P

Publish in

Documents

821 views

Please download to get full document.

View again

of 5
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
akreditasi
Transcript
   PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON DINAS KESEHATAN UPT PUSKESMAS GEGESIK  Jl. Raya Gegesik  –   Arjawinangun No. 20, Gegesik  Telp. 0231 8830182 Email: pkmgegesik@gmail.com   KodePos45164 KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS GEGESIK NOMOR : ........... TAHUN.......  TENTANG PENETAPAN AREA PRIORITAS DENGAN MEMPERTIMBANGKAN 3 H + 1 P DI UPT PUSKESMAS GEGESIK KEPALA UPT PUSKESMAS GEGESIK, Menimbang  : a. Bahwa guna meningkatkan kualitas pelayanan di unitt pelayanan publik di Puskesmas gegesik yang transparan dan akuntabelitas serta efektif dan efisien, perlu disusun penetapan area prioritas dengan mempertimbangkan 3H+1P; b. Bahwa berdasarkan pertimbangan yang dimaksud dalam huruf (a) diatas perlu disusun kebijakan tentang area prioritas dengan mempertimbangkan 3 H+1 P; Mengingat  : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang praktek kedokteran 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan; 3. Permenkes RI Nomer 269/MENKES/III/2008 tentang pelayanan kesehatan ; 4. Permenkes RI No 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;    5. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63/KEP/M.PAN/ 2003, tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik; 6. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor KEP/25/25/M.PAN/2/2004 Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah.   MEMUTUSKAN Menetapkan : KEPALA UPT PUSKESMAS GEGESIK TENTANG AREA PRIORITAS DENGAN MEMPERTIMBANGKAN 3H+1P KESATU : Kegiatan pelayanan penetapan area prioritas mempertimbangkan 3H + 1P dilaksanakan sebagaimana tersebut dalam lampiran keputusan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari keputusan ini KEDUA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapannya, maka akan diadakan pembetulan sebagaimanamestinya. Ditetapkan di : Gegesik Pada Tanggal : 2 Januari 2017 KEPALA UPT PUSKESMASGEGESIK, SUTARJO    Lampiran: KeputusanKepalaPuskesmasGegesik Nomor :C / IX / SK / 08 / 16 / 03  Tentang : Penetapan AreaPrioritasDenganMempertimbangkan3 H + 1 P PENETAPAN AREA PRIORITAS DENGAN MEMPERTIMBANGKAN 3 H + 1 P I.   DEFINISI Penetapan prioritas adalah suatu proses yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan menggunakan metode tertentu untuk menentukan urutan prioritas dari yang paling penting sampai yang kurang penting. Penetapan prioritas dapat dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Penetapan prioritas dilakukan oleh Komite Mutu dan Keselamatan Pasien bersama dengan Kepala Puskesmas Gegesik dan unit kerja Puskesmas Gegesik. II.   TUJUAN Sebagai acuan dalam menetapkan area prioritas dan pelayanan prioritas puskesmas Gegesik. Agar Puskesmas Gegesik memiliki fokus area dan pelayanan  yang akan dilakukan evaluasi dan kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan pasien. III.   PROSEDUR 1.   Identifikasi unit kerja di Puskesmas yang kritikal, risiko tinggi ( high risk  ), diberikan dalam volume besar ( high volume  ), pembiayaan yang tinggi (high cost  ),cenderung bermasalah (  problem prone  ) yang langsung terkait dengan mutu asuhan dan keamanan lingkungan, dengan melihat dari data insiden keselamatan pasien, komplain pasien, data 10 besar penyakit, atau data lain yang mendukung.  2.    Tetapkan nilai dari unit kerja yang paling bermasalah dengan menggunakan 3 kriteria, diberi nilai 1-5 dari yang paling sedikit hingga yang paling banyak : (a) high risk  , dilihat dari laporan insiden dari unit ; (b) high volume  , dilihat dari jumlah pasien  yang mendapatkan pelayanan di unit tersebut, (c) pembiayaan  yang tinggi (high cost  ) dan (d)  problem prone  , dilihat dari data register resiko masing-masing unit. 3.   Hitung skor masing-masing unit dengan mengalikan nilai dan bobot. Nilai diperoleh dari data high risk  , high volume,high cost   dan  problem prone   yang tadi sudah diberi angka, sedangkan bobot sudah ditetapkan yaitu bobot high risk   adalah 40, high volume   adalah 30, high cost   adalah 10 dan  problem prone   adalah 20. 4.    Tetapkan area prioritasnya yaitu unit yang memiliki skor tertinggi setelah dijumlahkan skor high risk  , high volume  , high cost   dan  problem prone   nya. 5.   Identifikasi pelayanan yang bermasalah dari area prioritas (unit  yang skornya paling tinggi) yang sudah ditetapkan pada pelayanan yang kritikal, risiko tinggi ( high risk  ), diberikan dalam volume besar ( high volume  ), pembiayaan yang tinggi (high cost  ), cenderung bermasalah (  problem prone  ) yang langsung terkait dengan mutu asuhan dan keamanan lingkungan, dengan melihat dari data insiden keselamatan pasien, komplain pasien, data 10 besar penyakit, atau data lain yang mendukung. 6.    Tetapkan nilai pelayanan antara 1-5 dari pelayanan yang sudah dipilih dari point sebelumnya melalui pertimbangan ,masing-masing pada segi high risk, high volume,high cost  dan  problem  prone.  7.   Hitung skor masing-masing pelayanan dengan mengalikan nilai dan bobot. Nilai diperoleh dari pertimbangan yang sudah ditetapkan, sedangkan bobot sudah ditetapkan yaitu bobot high risk   adalah 40, high volume   adalah 30, da high cost   adalah 10 dan  problem prone   adalah 20.
Related Search

Previous Document

untuk anak-anak

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks