Analisis Hubungan Antara Restorasi Meiji Dengan Modernisasi

Publish in

Documents

11 views

Please download to get full document.

View again

of 24
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
bagus kok
Transcript
   17 BAB 3 ANALISIS DATA 3.1 Analisis Hubungan Modernisasi Dengan Perkembangan Agama Kristen di Jepang Penulis akan menerangkan hubungan modernisasi dengan perkembangan agama Kristen di Jepang berdasarkan teori-teori yang telah penulis kemukakan pada bab 2.Sebelumnya akan penulis berikan kerangka perkembangan zaman Meiji.   18 3.1.1 Analisis Hubungan Antara Restorasi Meiji dengan Modernisasi Restorasi Meiji menurut Fukuzawa (1970) dalam bahasa Jepang adalah  Meiji  Ishin  ( 明治維新 ) yang berarti pembaruan negeri. Restorasi Meiji merupakan masa dimana pemulihan kembali kekuasaan kaisar dan merupakan kejatuhan pemerintahan Tokugawa pada tanggal 3 Januari 1868 oleh kekuatan-kekuatan yang dipelopori oleh generasi muda di daerah-daerah Satsuma (sekarang propinsi Kagoshima) dan Choshu (sekarang propinsi Yamaguchi). Mereka menduduki istana di Kyoto dan mengumumkan  berakhirnya pemerintahan Tokugawa Shogun dan kembali pulihnya pemerintahan yang  berpusat pada kaisar. Kaisar Meiji (1852-1912) pada tahun 1868 mengumumkan rencana politik  pemerintahan baru dan mengeluarkan dekrit. Kaisar mengadakan tukar menukar  pendapat untuk mengembangkan pembangunan politik dan ekonomi. Jepang ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Jepang akan membangun negaranya menurut ilmu  pengetahuan. Selanjutnya Edo berubah namanya menjadi Tokyo dan nama zamannya disebut zaman Meiji, ibukota dipindahkan dari Kyoto ke Tokyo. Pemerintahan Meiji memulai reformasi dengan membuat struktur lembaga politik baru yang berpusat pada kaisar. Dalam memodernisasikan negaranya, pemerintah Meiji terus melakukan teknologi yang canggih dari Amerika dan Eropa. Pemerintah melakukan modernisasi dengan melakukan pembaruan-pembaruan dalam bidang politik, ekonomi, pendidikan, angkatan bersenjata, serta meletakkan sendi-sendi untuk suatu Jepang modern. Alasan pemerintah Meiji membuat negara Jepang yang modern karena  pemerintah ingin negara Jepang sejajar dengan negara Barat dan tidak ingin dikatakan   19sebagai negara tidak beradab serta ingin mendapat pengakuan dari seluruh dunia sehingga melakukan tahap-tahap yang telah dilakukan oleh Amerika dan Eropa dalam memajukan negaranya. Seperti yang telah penulis jelaskan pada bab 2, menurut Kuwabara (1983) bahwa unsur-unsur modernisasi adalah sistem demokrasi politik, kapitalisasi ekonomi,  perpindahan dari industri yang belum modern dan kerajinan tangan ke produksi pabrik dengan memanfaatkan kemajuan dan pengetahuan teknologi dan mekanik, pendidikan untuk semua golongan masyarakat, penciptaan angkatan bersenjata, liberalisasi. Sebelum restorasi Meiji kekuasaan berpusat pada Shogun dan membagi golongan masyarakat yang disebut Shinokoso  (kaum militer, petani, pekerja, pedagang). Golongan yang paling tinggi adalah kaum militer, diizinkan untuk belajar ilmu  pengetahuan, bela diri, apabila dari golongan lain berlaku tidak sopan maka mereka  boleh untuk membunuhnya,adanya atasan dan bawahan, dan menetapkan sistem feodal. Tetapi setelah restorasi Meiji semua telah mengalami perubahan dimana tidak ada lagi tingkatan golongan masyarakat, mulai adanya paham persamaan hak asasi manusia yang dipelopori oleh generasi muda yang mendapat pendidikan dari barat. Menurut analisa penulis, pada Restorasi Meiji untuk memajukan perekonomian Jepang, pemerintah Meiji mulai melakukan revolusi industri. Dengan revolusi industri, Jepang berusaha untuk memajukan mekanisasi dengan banyak belajar dari negara Eropa dan Amerika sehingga Jepang dapat membangun pabrik-pabrik, industri berkembang dengan teknologi yang canggih. Revolusi industri dan kapitalisasi merupakan dua hal yang saling terkait. Dengan majunya industri maka mengakibatkan meningkatnya kapitalisme. Dalam keadaan seperti ini masyarakat miskin di desa tidak dapat mempertahankan tanah miliknya   20karena pajak yang begitu tinggi sehingga menjual tanahnya. Akibatnya meningkatnya  jumlah petani miskin, mereka tidak dapat lagi tinggal di desa sehingga pergi ke kota untuk menjadi buruh pabrik. Permodalan untuk mengelola perusahaan berasal dari tuan tanah besar dan keluarga kapitalis. Hal ini sangat berpengaruh terhadap politik Jepang.Perkembangan industri modern menjadikan para pengusaha mengakumulasikan modalnya pada industri-industri besar dan di bidang financial, perdagangan luar negeri, transportasi,  pertambangan, dan lain-lain, dengan mengadakan pengelolaan multi dimensi sehingga mereka dan bank menguasai modal industri. Dalam bidang pendidikan, pemerintah Meiji banyak mengirim pelajar keluar negeri untuk mempelajari sistem dan perkembangan negara Eropa dan Amerika. Banyak dari generasi muda golongan samurai yang belajar. Mereka mendapatkan pemahaman- pemahaman baru dan tidak lagi mengikuti adat tradisional dari nenek moyang mereka. Hal ini dikarenakan mereka kurang mendapatkan ajaran tradisional secara mendalam sehingga mereka dapat menerima peradaban barat dan mendukung pemerintah dalam memodernisasikan negara Jepang. Dalam bidang kemiliteran, pemerintah sudah tidak memberlakukan lagi golongan samurai karena hal itu dianggap sudah ketinggalan zaman dan tidak modern. Penghapusan golongan ini bagi golongan samurai sangat berpengaruh besar karena mereka kehilangan kekuasaan dan pekerjaan sehingga tidak sedikit dari mereka yang  bunuh diri dan ada juga yang mengikuti peraturan pemerintah dan memotong rambutnya yang merupakan simbol samurai serta mengenakan pakaian barat. Pemerintah memasukkan senjata-senjata modern seperti senapan api dan memulai pengaturan  pasukan angkatan bersenjata dalam ketahanan nasional.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks