Do Lo Mit

Publish in

Documents

6 views

Please download to get full document.

View again

of 10
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Analisa Mineral DOLOMIT Arifista Sri Wahyuni NIM. 408231012 Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2011 Dolomit 1. Kajian Teoritis Dolomit merupakan salah satu contoh bahan galian industi penting yang termasuk kelompok mineral karbonat. Batuan dolomite pertama kali di deskripsikan oleh mineralogist Francis bernama Deodat de Dolomieu pada tahun 1791 dari tempat terdapatnya di daerah Southern Alps. Batuan ini diberi nama Dolomit oleh de Saussure,
Transcript
  Analisa Mineral DOLOMIT Arifista Sri WahyuniNIM. 408231012Jurusan KimiaFakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUNIVERSITAS NEGERI MEDAN2011  Dolomit 1.   Kajian Teoritis Dolomit merupakan salah satu contoh bahan galian industi penting yang termasuk kelompok mineral karbonat. Batuan dolomite pertama kali di deskripsikan olehmineralogist Francis bernama Deodat de Dolomieu pada tahun 1791 dari tempatterdapatnya di daerah Southern Alps. Batuan ini diberi nama Dolomit oleh deSaussure, dan sekarang pegunungan tersebut disebut dolomit. Pada saat Dolomieumenginformasikan bahwasannya batuan dolomite adalah seperti batu gamping,tetapi mempunyai sifat yang tidak sama dengan batu gamping, pada saatditeteskan larutan asam batuan dolomite tidak membuih. Mineral yang tidak beraksi tersebut dinamakan dolomite. Kadang-kadang dolomite juga disebutdolostone (Jamiludin, dkk, 2010).Gambar : Dolomit 1.1   Rumus Kimia Dolomit tergolong ke dalam batuan sedimen karbonat yang merupakan kelasbatuan sedimen (batuan yang terbentuk akibat proses pembatuan atau lithifikasidari hasil proses pelapukan dan erosi yang kemudian tertransportasi danseterusnya terendapkan) yang terutama terdiri dari mineral karbonat (terdiri darikalsit (CaCO3) dan mineral dolomite (CaMg (CO3)2) ). 1.2   Karakteristik Kimia    Suhu pembentukan refraktory = 905  –  1200 o C,    Suhu leleh = 1415-2800 o C    MgO lebih besar dari 19 %, SiO 2 , Al 2 O 3 + Fe 2 O 3 kurang dari 2 %    Dolomit harus dipanaskan dulu sebelum dipakai bata tahan api     Pada temperatur 737 o C akan terjadi reaksi searah dan akan terbentuk MgCO 3 nCaCO 3 dan MgO    Sebelum membuat refractory dolomite harus distabilkan → 3 CaOSiO 2  (mempunyai daya tahan terhadap air ).    SiO 2 yang ditambahkan harus banyak untuk mengikat CaO bebas, umumnyadalam bentuk silikat 3MgO 2SiO 2 2H 2 O (serpentin)    Pembuatan refractory : diawali dengan penstabilan dolomit, dilakukan peremukandicampur dengan air (12%) dextrin (5%) dicetak, diangin-anginkankan kemudiandipanaskan 1350-1450 o C (Jamiludin, dkk, 2010). 1.3   Karakteristik Fisika    Berwarna putih keabu-abuan atau kebiru-biruan    Kekerasan lebih lunak dari batugamping, yaitu berkisar antara 3,50 - 4,00, bersifatpejal    Berat jenis antara 2,80 - 2,90    Berbutir halus hingga kasar    Mudah menyerap air serta mudah dihancurkan.(Anonim, 2005) 1.4   Kegunaan Dolomite banyak dimanfaatkan baik dalam pertanian, bahan bangunan ataupun dalamindustry. Dolomite banyak dimanfaatkan sebagai komoditi pada :- Industry refraktori- Dalam tungku pemanas atau pencair- Dalam pupuk digunakan unsure Mg untuk meningkatkan pH tanah- Dalam industri cat sebagai pengisi- Industri kaca, plastik, kertas- Bahan pembuat semen, sorel, sea water magnesia- Industri alkali- Pembersih air- Industri ban- Ply wood- Industri obat-obatan dan kosmetik   - Campuran makanan ternak - Industri keramik - Bahan penggosok (abrassive)Bahan tambang dolomit dapat dipergunakan secara langsung, dolomit yangsudah dikalsinasi, maupun kimia dari dolomit. 1.   Untuk penggunaan dolomit secara langsung diantaranya untuk.    Pertanian : untuk menetralisir tanah yang sudah masam dan menahan keasamanyang ditimbulkan oleh pupuk urea. Pemberian pupuk yang terlalu banyak (denganurea maupun kalium) akan menurunkan Mg sehingga menyebabkan kehilangankemampuan berasimilasi dengan CO2. Dengan pemberian dolomit, pH tanah akanmeningkat sehingga unsur-unsur N, P, K akan menjadi semakin baik.    Semen klinker mortar : penambahan dolomit terhadap semen akan mempercepathidrasi semen.    Dempul rekahan : selain batugamping, dolomit atau campuran keduanya dapatdigunakan sebagai penyemen rekahan-rekahan pada kayu. 2.   Untuk dolomit yang sudah dikalsinasi dapat digunakan untuk :    Semen Magnesium Oksiklorida : digunakan dalam industri komponen kendaraanmobil.    Semen Magnesium Oksisulfat : semen ini banyak digunakan untuk mempercepatpembuatan jalan raya, pavement dan berbagai konstruksi serta untuk mengisirekahan-rekahan.    Busa Magnesium Anorganik : untuk bahan pintu, pelapis, dinding tahan api, batapenyekat dan pencegahan keling baja dari korosi.    Bata Silika. 3.   Untuk kimia dolomite Magnesium Oksida (MgO), digunakan untuk :    Industri gelas dan kaca lembaran : sebagai bahan pencampur.    Industri keramik dan porselen.
Related Search

Previous Document

Laporan OL Diklat TOC

Next Document

Tens

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks