243991721-Pengolahan-Limbah-Cair-Kimia.docx

Publish in

Documents

44 views

Please download to get full document.

View again

of 20
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Limbah adalah sisa dari suatu usaha atau kegiatan. Limbah berbahaya dan beracun adalah sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun yang karena sifat, konsentrasi, dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan, merusak lingkungan hidup, atau membahayakan lingkungan hidup manusia serta makhluk hidup Limbah
Transcript
  BAB IPENDAHULUANA.Latar belakang Limbah adalah sisa dari suatu usaha atau kegiatan. Limbah berbahaya dan beracun adalah sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracunyang karena sifat, konsentrasi, dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan, merusak lingkungan hidup, atau membahayakan lingkungan hidup manusia serta makhluk hidupLimbah cair adalah bahan-bahan pencemar berbentuk cair. Air limbah adalah air yang membawa sampah (limbah) dari rumah tinggal, bisnis, dan industri yaitu campuran air dan padatan terlarut atau tersuspensi dapat juga merupakan air buangan dari hasil  proses yang dibuang ke dalam lingkungan. Berdasarkan sifat fisiknya limbah dapat dikategorikan atas limbah padat, cair, dan gas.eknologi pengolahan air limbah adalah kunci dalam memelihara kelestarian lingkungan. Berbagai teknik pengolahan air limbah untuk menyisihkan bahan  polutannya telah dicoba dan dikembangkan selama ini. eknik-teknik pengolahan air  buangan yang telah dikembangkan tersebut secara umum dapat dibagi menjadi tiga metode pengolahan, yaitu pengolahan secara fisika, pengolahan secara kimia, dan  pengolahan secara biologi. !ada makalah ini akan membahas mengenai penolahan limbah cair secara kimia. B.Tujuan Adapun tujuan pembuatan makalah ini adalah - #ntuk mengetahui prinsip pengolahan limbah cair secara kimia. - #ntuk membahas mengenai macam-macam proses pengolahan limbah cair secara kimia. C.Rumusan Masalah- Bagaimanakah prinsip pengolahan limbah cair secara kimia $ - Apa saja macam-macam pengolahan limbah secara kimia $ BAB II 1  PEMBAHAANA.Pr!ns! !rinsip yang digunakan untuk mengolah limbah cair secara kimia adalahmenambahkan bahan kimia (koagulan) yang dapat mengikat bahan pencemar yangdikandung air limbah, kemudian memisahkannya (mengendapkan atau mengapungkan).%ekeruhan dalam air limbah dapat dihilangkan melalui penambahan atau pembubuhansejenis bahan kimia yang disebut flokulan. !ada umumnya bahan seperti aluminium sulfat(tawas), fero sulfat, poli amonium khlorida atau poli elektrolit organik dapat digunakansebagai flokulan. #ntuk menentukan dosis yang optimal, flokulan yang sesuai dan p&yang akan digunakan dalam proses pengolahan air limbah, secara sederhana dapatdilakukan dalam laboratorium dengan menggunakan test yang merupakan modelsederhana dari proses koagulasi. 'alam pengolahan limbah cara ini, hal yang pentingharus diketahui adalah jenis dan jumlah polutan yang dihasilkan dari proses produksi.#mumnya at pencemar industri kain terdiri dari tiga jenis yaitu padatan terlarut, padatankoloidal, dan padatan tersuspensi. erdapat  (tiga) tahapan penting yang diperlukan dalam proses koagulasi yaitu tahap pembentukan inti endapan, tahap flokulasi, dan tahap pemisahan flok dengancairan. a. Taha Pembentukan Int! En#a an !ada tahap ini diperlukan at koagulan yang berfungsi untuk penggabungan antarakoagulan dengan polutan yang ada dalam air limbah. Agar penggabungan dapat berlangsung diperlukan pengadukan dan pengaturan p& limbah. !engadukandilakukan pada kecepatan *+-++ rpm selama - menit pengaturan p& tergantugdari jenis koagunlan yang digunakan, misalnya untuk Alum p& *- , /ero 0ulfat p&-, /eri 0ulfat p& 1-2, dan !A3 p& *-2,. 2  b. Taha $l%kulas! !ada tahap ini terjadi penggabungan inti inti endapan sehingga menjadi molekul yanglebih besar, pada tahap ini dilakukan pengadukan lambat dengan kecepatan 4+-1+ rpmselama 1-+ menit. #ntuk mempercepat terbentuknya flok dapat ditambahkanflokulan misalnya polielektrolit. !olielektrolit digunakan secara luas, baik untuk  pengolahan air proses maupun untuk pengolahan air limbah industri. !olielektrolitdapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu nonionik, kationik dan anionik biasanya bersifatlarut air. 0ifat yang menguntungkan dari penggunaan polielektrolit adalah 5olumelumpur yang terbentuk relatif lebih kecil, mempunyai kemampuan untuk menghilangkan warna, dan efisien untuk proses pemisahan air dari lumpur( d e w a t er i n g ) . &. Taha Pem!sahan $l%k #engan Ca!ran $l%k ahap !emisahan /lok dengan 3airan /lok yang terbentuk selanjutnya harus dipisahkandengan cairannya, yaitu dengan cara pengendapan atau pengapungan. Bila flok yangterbentuk dipisahkan dengan cara pengendapan, maka dapat digunakan alat klarifier,sedangkan bila flok yang terjadi diapungkan dengan menggunakan gelembung udara,maka flok dapat diambil dengan menggunakan skimmer. 6mage %larifier berfungsisebagai tempat pemisahan flok dari cairannya. 'alam klarifier diharapkan lumpur benar- benar dapat diendapkan sehingga tidak terbawa oleh aliran air limbah yang keluar dariklarifier, untuk itu diperlukan perencanaan pembuatan klarifier yang akurat. %edalamanklarifier dipengaruhi oleh diameter klarifier yang bersangkutan. 7isalkan dibuat klarifier dengan diameter lebih kecil dari 8m, diperlukan kedalaman air dalam klarifirer minimalsebesar ,+ m. 3  !roses pengolahan kimia digunakan dalam instalasi air bersih dan 6!AL. !engolahansecara kimia pada 6!AL biasanya digunakan untuk netralisasi limbah asam maupun basa,memperbaiki proses pemisahan lumpur, memisahkan padatan yang tak terlarut, mengurangikonsentrasi minyak dan lemak, meningkatkan efisiensi instalasi flotasi dan filtrasi, sertamengoksidasi warna dan racun.Beberapa kelebihan proses pengolahan kimia antara lain dapat menangani hampir seluruh polutan anorganik, tidak terpengaruh oleh polutan yang beracun atau toksik, dan tidak tergantung pada perubahan konsentrasi. 9amun, pengolahan kimia dapat meningkatkan jumlah garam pada effluent dan meningkatkan jumlah lumpur. ujuan pengolahan air secara kimia :7enetralisasi efluen :7iningkatkan kerja separasi solid dan penghilangan bahan-bahan organik :7emflokulasi at-at anorganik terlarut:7enghilangkan konsentrasi sisa lemak dan minyak :7eningkatkan kinerja proses flokulasi dan filtrasi:7engoksidasi at-at pewarnaan atau bahan beracun yang tidak dapat mengurai. B.MACAM-MACAM PEN'(LAHAN AIR ECARA )IMIA !engolahan secara kimia ( chemical treatment  ) melibatkan beberapa proseskimia, yaitu a. Netral!sas! #engan basa atau asam Limbah cair dari industri pada umumnya bersifat alkali atau asam sehinggadiperlukan proses kimia netralisasi limbah cair. Limbah cair yang bersifat basa, maka prosesnetralisasi dilakukan dengan penambahan &3l, atau asam sulfat, atau gas 3; 8  sehinggadicapai nilai p& antara *,1+-,1+. <ika gas karbondioksida tidak tersedia, maka netralisasidilakukan dengan menggunakan asam sulfat karena harganya jauh lebih murah jikadibandingkan dengan asam asam khlorida. =eaksi kimia netralisasi berlangsung cepat,diperlukan pengadukan, dilengkapi dengan sensor nilai p&, dan alat pengendali penambahan 4
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks