4977-10890-1-SM.pdf

Publish in

Documents

108 views

Please download to get full document.

View again

of 8
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Berkala Fisika ISSN : 1410 - 9662 Vol. 15, No. 1, Januari 2012, hal 7- 14 APLIKASI METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS UNTUK MENENTUKAN ZONA INTRUSI AIR LAUT DI KECAMATAN GENUK SEMARANG Khoirun Nisa1, Tony Yulianto2dan Sugeng Widada3 1 Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Diponegoro Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro
Transcript
   Berkala Fisika ISSN : 1410 - 9662 Vol. 15, No. 1, Januari 2012, hal 7- 14   APLIKASI METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS UNTUK MENENTUKAN ZONA INTRUSI AIR LAUT DI KECAMATAN GENUK SEMARANG  Khoirun Nisa 1  , Tony Yulianto  2  dan Sugeng Widada  3  1  Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Diponegoro  Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro  Abstract   An interpretation has been conducted to the salt water spreading in the district of Semarang city Genuk area by the geoelectrical method of resistivity using Schlumberger electrode configuration.  Acquisition of field data were processed using Ip2win program whose results are used to describe the resistivity cross-section area of research. Resistivity cross-section was combined with the distribution of groundwater sanility from electrical conductivity value approach to determine the  zoning of sea water intrusion in the study area.  Zone of sea water intrusion in the district of Semarang city Genuk are consist region  Karangroto and Sembungharjo starting from a depth of 80 meters, Bangetayu west starting from a depth of 100 meters, 140 meters depth Genuksari start, and Trimulyo ranging from a depth of 200 meters with values of electrical conductivity 16.550 Ω m.  Key Words : Geo-electrical, sea water intrusion  Abstrak  Interpretasi mengenai penyebaran air asin untuk mengetahui zona intrusi air laut telah dilakukan di Kecamatan Genuk Kota Semarang dengan metode tahanan jenis menggunakan konfigurasi elektroda Schlumberger.  Akuisisi data lapangan diolah dengan menggunakan program Ipi2win yang hasilnya digunakan untuk menggambarkan penampang tahanan jenis daerah penelitian. Penampang tahanan  jenis dikombinasikan dengan sebaran keasinan airtanah dari pendekatan nilai daya hantar listrik untuk menentukan zonasi intrusi air asin di daerah penelitian.  Zonasi intrusi air asin di Kecamatan Genuk meliputi wilayah Karangroto dan Sembungharjo mulai dari kedalaman 80 meter, Bangetayu Kulon mulai dari kedalaman 100 meter, Genuksari mulai kedalaman 140 meter dan Trimulyo mulai dari kedalaman 200 meter dengan nilai daya hantar listrik 16.559 Ω m .  Kata Kunci : Geolistrik, intrusi air laut 1.   Pendahuluan Meningkatnya eksploitasi air tanah yang tidak dikelola dan dikontrol secara efektif akan menyebabkan turunnya muka air tanah, serta berubahnya kualitas dan kuantitas air tanah itu sendiri [1]. Penurunan muka air tanah juga menimbulkan dampak negatif berupa  penyusupan air laut ke dalam akuifer yang dinamakan intrusi air laut. Banjir air laut yang sering terjadi di daerah Semarang Bawah semakin menambah pencemaran lingkungan perairan, baik pada air  permukaan maupun air tanah. Untuk mengetahui penyebaran daerah yang terkena air asin digunakan 7     Khoirun Nisa dkk Aplikasi Metode Geolistrik… metode geolistrik yang didasarkan pada  perubahan harga parameter tahanan jenis. Metode ini digunakan dalam pengukuran tahanan jenis perlapisan batuan di bawah  permukaan tanah dengan susunan elektroda Schlumberger, khususnya untuk eksplorasi awal air tanah dengan mempelajari geologi bawah permukaan dan menduga kualitas air tanahnya  berdasarkan nilai tahanan jenis dan nilai daya hantar listrik dalam batuan yang sangat dipengaruhi oleh kandungan air  pada medium sehingga dapat ditentukan  batas antara air tawar dan air as in.  Sebaran keasinan airtanah yang terjadi di wilayah Semarang Bawah karena adanya  pengaruh intrusi air laut. Air rob yang masuk ke dataran secara langsung maupun melalui drainase daerah pantai  berpengaruh langsung terhadap  peningkatan intrusi air laut ke dalam akuifer bebas [2]. Berdasarkan hal itu, akan dilakukan penelitian untuk mengetahui akuifer yang telah terintrusi air laut, yang dapat diidentifikasikan dengan jenis lapisan batuan di lapangan dan nilai keasinan airtanah. Lapisan  batuan terpresentasikan oleh variasi nilai tahanan jenis dan keasinan air tanah dapat ditentukan dengan menggunakan  pendekatan nilai konduktivitas atau Daya Hantar Listrik (DHL). Berdasarkan nilai DHL dibuat peta kontur isokonduktivitas untuk memetakan penyebaran keasinan airtanah tersebut. 2. Tinjauan Pustaka Kualitas airtanah merupakan suatu sistem dengan komponen sistem yang saling berinteraksi sehingga sangat dimungkinkan perbedaan-perbedaan kualitas airtanah di setiap tempat. Dengan demikian dari kualitas airtanah tersebut dapat untuk mengetahui sejarah, proses terjadi, perkembangannya atau untuk menginterpretasikan ke dalam geologi/geohidrologinya. Pada daerah  pantai sering terjadi pencampuran airtanah tawar dengan air laut. Dengan demikian kualitas air mampu mengidentifikasikan  pemunculan air laut atau sebaliknya air asin terbilas oleh air tawar [3] Jumlah garam terlarut dapat diperkirakan dengan pendekatan harga daya hantar listrik. Daya hantar listrik (DHL) adalah sifat menghantarkan listrik dari air, air yang banyak mengandung garam akan mempunyai harga daya hantar listrik yang tinggi. Pengukuran DHL dilakukan dengan alat  Electric Conductivity (EC) meter, satuan yang digunakan adalah mikro Siemen per centimeter ( μ S/cm) atau mikro mhos ( μ  mhos) dengan konfersi 1 μ mhos = 1 μ S/cm. Beberapa klasifikasi airtanah yang ditetapkan oleh PAHIAA (Panitia Ad Hoc Intrusi Air Asin) Jakarta 1986 sebagaimana yang tercantum dalam Tabel 1.  Tabel 1 Klasifikasi Tingkat Keasinan Airtanah (PAHIAA-Jakarta, 1986) No Sifat Air T.D.S (mg/lt) D.H.L (µmhos/cm) Kadar Klorida (mg/lt) 1 Tawar (Fresh) < 1,500 < 1,500 < 500 2 Tawar – Payau (Fresh - Brackish) 1,000 – 3,000 1,500 – 5,000 500 – 2,000 3 Payau (Brackish) 3,000 – 10,000 5,000 – 15,000 2,000 – 5,000 4 Asin (Salty) 10,000  – 35,000 15,000 – 50,000 5,000 – 19,000 5  Briny (Connate) > 35,000 > 50,000 > 19,000 Intrusi atau penyusupan air asin ke dalam akuifer di daratan pada dasarnya adalah proses masuknya air laut di bawah  permukaan tanah melalui akuifer di daratan atau daerah pantai. Dengan  pengertian lain, yaitu proses terdesaknya 8     Berkala Fisika ISSN : 1410 - 9662 Vol. 15, No. 1, Januari 2012, hal 7- 14   air bawah tanah tawar oleh air asin/air laut di dalam akuifer pada daerah pantai [4]. Gambar 1 Kondisi intrusi air laut terjadi karena keseimbangan terganggu akibat  penurunan muka airtanah. Metode geolistrik tahanan jenis merupakan salah satu metode geofisika yang digunakan untuk penyelidikan  bawah permukaan dengan memanfaatkan sifat aliran listrik di dalam permukaan  bumi dan cara mendeteksinya di  permukaan bumi [5]. Metode ini meliputi  pengukuran beda potensial dan arus listrik yang terjadi akibat injeksi arus listrik ke dalam bumi melalui sepasang elektroda arus. Perbedaan potensial diukur melalui sepasang elektroda potensial. 9   Harga tahanan jenis batuan tergantung macam-macam materialnya, densitas, porositas, ukuran dan bentuk  pori-pori batuan, kandungan air, kualitas dan suhu, dengan demikian tidak ada kepastian harga tahanan. Jenis untuk setiap macam batuan pada akuifer yang terdiri atas material lepas mempunyai harga tahanan jenis yang berkurang apabila makin besar kandungan air tanahnya atau makin besar kandungan garamnya (misal air asin). Mineral lempung bersifat menghantarkan arus listrik sehingga harga tahanan jenis akan kecil. Variasi resistivitas material bumi ditunjukkan Tabel 2. sebagai berikut [6] Tabel 2. Variasi Material Bumi (Batuan) Bahan Resistivitas ( Ω m) Udara ~ Pirit 3 X 10 -1 Galana 2 X 10 -3 Kwarsa 4 x 10 10  s.d. 2 x 10 14 Kalsit 1 x 10 12  s.d. 1 x 10 13 Batuan Garam 30 s.d. 1 x 10 13 Mika 9 x 10 12  s.d. 1 x 10 14 Garnit 10 2 s.d. 1 x 10 6 Gabro 1 x 10 3  s.d. 1 x 10 6 Basalt 10 s.d. 1 x 10 7 Batuan Gamping 50 s.d. 1 x 10 7 Batuan Pasir 1 s.d. 1 x 10 8 Batuan Serpih 20 s.d. 1 x 10 3 Dolomit 10 2  s.d. 10 4 Pasir 1 s.d. 10 3 Lempung 1 s.d. 10 2 Air Tanah 0.5 s.d. 3 x 10 2 Air Laut 0.2 3. Metode Penelitian prosedur penelitian a. Survey Awal Dalam survei awal ini dilakukan pencarian informasi mengenai kualitas air tanah yang berada di sumur-sumur penduduk  berdasarkan nilai daya hantar listrik sehingga dapat diketahui batas antara air tawar dan air asin di beberapa wilayah  penelitian, sehingga dapat diperkirakan daerah-daerah yang terkena air asin secara kasarnya.   b. Pengambilan Data Langkah pengambilan data geolistrik, yaitu : Menempatkan elektroda-elektroda arus dan tegangan dengan konfigurasi Schlumberger   Khoirun Nisa dkk Aplikasi Metode Geolistrik… Untuk sebaran keasinan airtanah dilakukan observasi nilai daya hantar listik  pada sumur gali di daerah penelitian. c. Pemodelan data pengukuran 1  . Penampang tahanan jenis a.   Dari hasil program ip2win, diperoleh harga tahanan jenis sesungguhnya tiap kedalaman.  b.   Penampang geolistrik dibuat berupa sayatan penampang pagar c.   Setiap titik sounding dalam satu lintasan digambar dalam satu garis lurus, kemudian diplotkan harga tahanan jenis tiap-tiap kedalaman. d.   Interval harga tahanan jenis tertentu dari masing-masing titik sounding dihubungkan. e.   Penampang ditafsirkan. f.   Analisis data dengan melihat  penampang tahanan jenis dari masing-masing lintasan pengukuran kemudian membandingkannya dengan harga normal tahanan jenis  batuan berdasarkan referensi yang telah ada  2. Kontur Daya Hantar Listrik (DHL) a.   Menentukan posisi vertikal dan horizontal tiap titik-titik daya hantar listrik  b.   Memasukkan data ke dalam  program Surfer 4. Hasil dan Pembahasan a.   Penampang melintang isoresistivitas Untuk memetakan formasi bawah maka dibuat penampang melintang isoresistivitas  berdasarkan hasil pemodelan inversi menggunakan IP2WIN. Gambar 2. Penampang tahanan jenis lintasan 1 (titik 1, titik 3 dan titik 6) Berdasarkan gambar 2 penampang tahanan  jenis pada lintasan 1 diperoleh sebagai berikut : 1.   Pada lintasan 1 ini terdiri dari 3 lapisan yang tertutup oleh lapisan topsoil. 2.   Lapisan penutup mempunyai tahanan jenis 1,02–202,9 Ω m pada kedalaman 0–1,26 meter. 3.   Lempung mempunyai tahanan jenis 3,54-4,19 Ω m pada kedalaman 0,28  – 21,68 meter. 4.   Pasir mempunyai harga tahanan  jenis 10,57–20,43 Ω m pada kedalaman 4,72–143,1 meter. Terdapat lensa dengan tahanan jenis 0,58 - 2,37 Ω m pada kedalaman 8,40 – 150 meter. 5.   Merupakan batuan dasar tersusun atas lempung dengan tahanan jenis antara 0,02 – 6,40 Ω m dan elevasi kedalaman mulai dari 105,1 meter. Lapisan ini telah mengandung air asin. Berdasarkan gambar 3 penampang tahanan  jenis pada lintasan 1 diperoleh sebagai berikut : 1.   Lapisan topsoil mempunyai tahanan  jenis 1,02–7,46 Ω m dengan kedalaman antara 0-0,96 meter. 2.   Lempung mempunyai tahanan jenis 0,58 – 1,88 Ω m pada kedalaman antara 0,58 – 1,88 meter. 10  
Related Search
Related Documents
4977-10890-1-SM.pdf
Sep 20, 2017

4977-10890-1-SM.pdf

2904-5706-1-SM.pdf
Sep 20, 2017

2904-5706-1-SM.pdf

52-103-1-SM.pdf
Sep 20, 2017

52-103-1-SM.pdf

19-54-1-SM.pdf
Sep 20, 2017

19-54-1-SM.pdf

172-345-1-SM.pdf
Sep 20, 2017

172-345-1-SM.pdf

23151-45347-1-SM.pdf
Sep 20, 2017

23151-45347-1-SM.pdf

12-21-1-SM.pdf
Sep 20, 2017

12-21-1-SM.pdf

1472-4892-1-SM.pdf
Sep 20, 2017

1472-4892-1-SM.pdf

99-175-1-SM.pdf
Sep 20, 2017

99-175-1-SM.pdf

5966-12179-1-SM.pdf
Sep 21, 2017

5966-12179-1-SM.pdf

39-56-1-SM.pdf
Sep 21, 2017

39-56-1-SM.pdf

2620-4825-1-SM.pdf
Sep 21, 2017

2620-4825-1-SM.pdf

16-24-1-SM.pdf
Sep 21, 2017

16-24-1-SM.pdf

3381-6347-1-SM.pdf
Sep 21, 2017

3381-6347-1-SM.pdf

119-236-1-SM.pdf
Sep 21, 2017

119-236-1-SM.pdf

View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks