Antiseptik Adalah Senyawa Kimia Yang Digunakan Untuk Membersihkan Luka Memar

Publish in

Documents

215 views

Please download to get full document.

View again

of 9
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
antiseptik
Transcript
  BAB 1 PENDAHULUAN A.LATAR BELAKANG Antiseptik adalah zat yang biasa digunakan untuk menghambat pertumbuhan dan membunuh mikroorganisme berbahaya (patogenik) yang terdapat pada permukaan tubuh luar mahluk hidup. Secara umum, antiseptik berbeda dengan obat-obatan maupun disinfektan. Obat-obatan seperti antibiotik misalnya, membunuh mikroorganisme secara internal, sedangkan disinfektan berfungsi sebagai zat untuk membunuh mikroorganisme yang terdapat  pada benda yang tidak bernyawa. Diantara zat antiseptik yang umum digunakan diantaranya adalah alkohol, iodium, hidrogen peroksida dan asam borak. Kekuatan masing-masing zat antiseptik tersebut  berbeda-beda. Kekuatan suatu zat antiseptik biasanya dinyatakan sebagai perbandingan antara kekuatan zat antiseptik tertentu terhadap kekuatan antiseptik dari fenol (pada kondisi dan mikroorganisme yang sama), atau yang lebih dikenal sebagai koefisien fenol ( coefficient of  phenol  ). Fenol sendiri, pertama kali digunakan sebagai zat antiseptik oleh Joseph Lister pada  proses pembedahan. Beberapa antiseptik merupakan  germisida , yaitu mampu membunuh mikroba, dan ada  pula yang hanya mencegah atau menunda pertumbuhan mikroba tersebut.  Antibacterial   adalah antiseptik hanya dapat dipakai melawan bakteri. Pembersih tangan merupakan salah satu produk antiseptik. Dalam pembuatan pembersih tangan ini digunakan alkohol (etanol) dari kulit pisang, karena alkohol mempunyai potensi sebagai antiseptik yang cukup optimal pada kadar 70%. B.RUMUSAN MASALAH Apa itu antiseptik dan macam-macamnya ? C.TUJUAN PENULISAN Untuk mengetahui apa itu antiseptik beserta macam-macamnya.  BAB II PEMBAHASAN II.1 PENGERTIAN ANTISEPTIK Antiseptik adalah senyawa kimia yang digunakan untuk membersihkan luka memar, luka iris, luka lecet, dan juga luka bakar ringan, yang terjadi akibat trauma seperti kecelekaan lalu lintas, kecelekaan kerja, ataupun kecelakaan lainnya. Selain itu antiseptik juga dapat dimasukkan ke dalam definisi bahan yang digunakan untuk pencegahan infeksi pada bagian  jaringan yang hidup seperti pada permukaan kulit dan bagian seperti bibir, saluran kencing dan juga alat kelamin. Antiseptik peredah rasa sakit adalah zat yang dapat menghambat atau menghancurkan mikroorganisme pada jaringan hidup, sedang desinfeksi digunakan pada benda mati. Desinfektan dapat pula digunakansebagai antiseptik atau sebaliknya tergantung dari toksisitasnya.Antiseptik atau germisida adalah senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh ataumenghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan yang hidup seperti pada  permukaankulit dan membran mukosa. Antiseptik berbeda dengan antibiotik dan disinfektan, yaituantibiotik digunakan untuk membunuhmikroorganisme di dalam tubuh, dan disinfektandigunakan untuk membunuh mikroorganisme pada benda mati. Hal ini disebabkan antiseptiklebih aman diaplikasikan pada jaringan hidup, daripada disinfektan. Penggunaan disinfektanlebih ditujukan pada benda mati, contohnya wastafel atau meja. Namun, antiseptik yang kuat dandapat mengiritasi jaringan kemungkinan dapat dialihfungsikan menjadi disinfektan contohnyaadalah fenol yang dapat digunakan baik sebagai antiseptik maupun disinfektan. Penggunaanantiseptik sangat direkomendasikan ketika terjadi epidemi penyakit karena dapat memperlambat penyebaran penyakit.    Jenis-Jenis Antispetik:  Mekanisme kerja antiseptik terhadap mikroorganisme berbeda-beda, misalnya saja denganmendehidrasi (mengeringkan) bakteri, mengoksidasi sel bakteri, mengkoagulasi(menggumpalkan) cairan di sekitar bakteri, atau meracuni sel bakteri. Beberapa contoh antiseptikdiantaranya adalah hydrogen peroksida, garam merkuri, boric acid, dan triclosan. 1. Hidrogen Peroksida    Hidrogen peroksida (H2O2) adalah agen oksidasi, merupakan antiseptik kuat namun tidakmengiritasi jaringan hidup.Senyawa ini dapat diaplikasikan sebagai antiseptik pada membrane mukosa.Kelemahan dari zat ini adalah harus selalu dijaga kondisinya karena zat ini mudahmengalami kerusakan ketika kehilangan oksigen.Senyawa ini adalah antiseptik yang  paling kuat. Merkuri klorida (HgCl) dapat digunakan untukmencuci tangan dengan  perbandingan dalam air 1:1000. Senyawa ini dapat membunuh hampirsemua jenis bakteri dalam beberapa menit.Kelemahan dari senyawa ini adalah berkemungkinan besar mengiritasi  jaringan karena daya kerja antimikrobanya yang sangat kuat 2.Asam Borat  Asam Borat merupakan antiseptik lemah, tidak mengiritasi jaringan.Zat ini dapatdigunakan secara optimum saat dilarutkan dalam air dengan perbandingan 1:20. 3.Triclosan  Triclosan adalah antiseptik yang efektif dan populer, bisa ditemui dalam sabun, obatkumur, deodoran, dan lain-lainTriclosan mempunyai daya antimikroba dengan spektrum luas(dapat melawan berbagai macam bakteri) dan mempunyai sifat toksisitas minim. Mekanismekerja triclosan adalah dengan menghambat biosintesis lipid sehingga membran mikrobakehilangan kekuatan dan fungsinya       Contoh Beberapa Obat Antiseptik Lokal   1.   ALBOTHYL  tergolong obat luar yang bekerja sebagai antiseptik (membunuh kuman dan mencegah infeksi), hemostatik (menghentikan perdarahan), dan astringent (menciutkan) dan menutup luka terbuka. · Indikasi:  Ginekologi adalah untuk mempercepat proses pemnyebuhan setelah elektro-koagulasi. Menghentikan pendarahan lokal dan kapiler, mempercepat pelepasan dan  pembersihan jaringan nekrotik akibat luka bakar dan luka-luka biasa. Dermatologi untuk  pembersihan dan stimulasi regenerasi jaringan luka/peradangan yaang kronik, lesi dekubitus, ulkus kruris, kondiloma akuminata dan sebagainya. · Kontra Indikasi:  N/A · Komposisi:  Tiap 1 g ALBOTHYL® concentrate mengandung 360 mg policresulen atau  berkadar 36% · Pemakaian  1.   Obat kumur pencegah sariawan dan bau mulut ALBOTHYL® concentrate membunuh kuman penyebab SARIAWAN dan BAU MULUT, menjaga kebersihan dan kesegaran mulut, gigi dan gusi, ditandai dengan rasa kesat, bersih, dan segar. Cara Pakai: Teteskan 10  –   15 tetes Albothyl ke dalam 1 gelas air (200 ml). Kumur  –   kumur selama ½ - 1 menit. Kumur ulang dengan air putih matang untuk membilas. 2.   Sariawan (penyembuhan) Cara Pakai: Awali berkumur dengan Albothyl yang diencerkan seperti di atas. Kemudian teteskan Albothyl ke cotton bud, lalu oleskan dan tekan selama ½ menit pada luka sariawan, sampai meresap dan memutih. 3.   Sakit gigi Cara Pakai: diteteskan pada cotton bud/kapas, lau ditempelkan pada lubang gigi yang sakit selama
Related Search

Previous Document

Tuck Everlasting

Related Documents
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks