BAB 1 PENDAHULUAN

Publish in

Documents

42 views

Please download to get full document.

View again

of 4
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pruritus atau gatal dapat didefinisikan sebagai sensasi tidak nyaman pada kulit yang dapat menimbulkan dorongan untuk menggaruk dan merupakan gejala yang paling sering ditemukan pada beberapa gangguan inflamasi kulit (1,2). Gatal dapat memberikan efek yang besar pada kualitas hidup, seperti yang dialami oleh pasien dermatitis atopik (2,3). Dermatitis Atopik (DA) me
Transcript
    1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Masalah Pruritus atau gatal dapat didefinisikan sebagai sensasi tidak nyaman pada kulit yang dapat menimbulkan dorongan untuk menggaruk dan merupakan gejala yang paling sering ditemukan pada  beberapa gangguan inflamasi kulit (1,2). Gatal dapat memberikan efek yang besar pada kualitas hidup, seperti yang dialami oleh pasien dermatitis atopik (2,3). Dermatitis Atopik (DA) merupakan suatu inflamasi kulit yang bersifat kronik berulang, disertai rasa gatal, timbul pada tempat predileksi tertentu, dan berhubungan dengan  penyakit atopi lain (4). Gatal merupakan gejala utama pada DA dan dapat hilang timbul sepanjang hari, tetapi umumnya akan lebih berat  pada malam hari (5). Oleh karena itu, diagnosis dan penatalaksanaan dini yang tepat pada pasien DA perlu dilakukan untuk menimbulkan rasa nyaman pada pasien dan keluarga karena rasa gatal pada malam hari dapat menyebabkan gangguan tidur dan pada akhirnya dapat mengakibatkan penurunan kualitas hidup (6). Di samping itu, rasa gatal yang berat apabila digaruk dapat menimbulkan bermacam-    2   macam kelainan kulit, berupa papul, likenifikasi, eritema, erosi, ekskoriasi, eksudasi, dan krusta (5). Terdapat beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis DA, antara lain kriteria Hanifin-Rajka (1980) dan kriteria oleh United Kingdom (UK) Working Party  yang dikoordinasi oleh William (kriteria William) (5,7). Dalam dua kriteria tersebut disebutkan bahwa selain gatal, riwayat atopi pada  pasien dan keluarga merupakan salah satu kriteria yang dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis DA. Riwayat atopi pada keluarga merupakan faktor risiko yang sangat penting untuk penyakit atopi, seperti Asma Bronkial, Rinitis Alergi, dan DA (8). Sekitar 70% pasien DA memiliki riwayat atopi pada keluarga dan peluang  perkembangan DA 2-3 kali lebih tinggi pada anak dengan salah satu orang tua menderita atopi dan 3-5 kali lebih tinggi pada anak dengan kedua orang tua menderita atopi (9). Peningkatan prevalensi penyakit atopi di beberapa negara  berkembang menjadi salah satu alasan The International Study of  Asthma and Allergies in Childhood   (ISAAC) untuk memfasilitasi  penelitian Asma Bronkial, Rinitis Alergi, dan DA dengan mempromosikan metodologi standar yang dapat digunakan di lokasi    3   yang beragam di seluruh dunia (10). Hasil survei peneliti di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya menunjukkan ada 111 pasien dermatitis yang datang berobat ke Poli Penyakit Kulit dan Kelamin selama periode 18 Maret 2014 sampai dengan 19 Maret 2015 dan dari jumlah tersebut terdapat 6 orang yang didiagnosis menderita DA, namun ada pula diagnosis pada beberapa pasien yang tidak dituliskan secara spesifik. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti mengajukan skripsi dengan topik “Riwayat Atopi pada Pasien dengan Keluhan Gatal di Poli Penyakit Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya”   1.2   Rumusan Masalah Berapa jumlah pasien dengan keluhan gatal di Poli Penyakit Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Gotong Surabaya yang memiliki riwayat atopi pada diri sendiri dan keluarga pada periode 16 Juni 2015 sampai dengan 11 Agustus 2015. 1.3   Tujuan Penelitian Mengetahui jumlah pasien dengan keluhan gatal di Poli Penyakit Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya yang memiliki riwayat atopi pada diri sendiri dan keluarga pada    4    periode 16 Juni 2015 sampai dengan 11 Agustus 2015 sebagai langkah awal untuk menegakkan diagnosis DA. 1.4   Manfaat Penelitian 1.4.1   Bagi Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya Memberikan data terkait angka kejadian DA. 1.4.2   Bagi Tenaga Kesehatan Memberikan saran pengetahuan mengenai langkah awal dalam menegakkan diagnosis DA. 1.4.3   Bagi Masyarakat Umum Memberikan pengetahuan dan informasi mengenai DA terkait dengan upaya pencegahan dan penatalaksanaan.  
Related Search
Related Documents
BAB 1 PENDAHULUAN
Sep 20, 2017

BAB 1 PENDAHULUAN

Bab 1 Pendahuluan
Sep 20, 2017

Bab 1 Pendahuluan

Bab 1 Pendahuluan
Sep 20, 2017

Bab 1 Pendahuluan

Bab 1 Pendahuluan
Sep 21, 2017

Bab 1 Pendahuluan

2. Bab 1 Pendahuluan
Sep 21, 2017

2. Bab 1 Pendahuluan

2. Bab 1 Pendahuluan
Sep 21, 2017

2. Bab 1 Pendahuluan

Bab 1 Pendahuluan A
Sep 21, 2017

Bab 1 Pendahuluan A

BAB 1 Pendahuluan
Sep 22, 2017

BAB 1 Pendahuluan

View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks