bab 123 dapus fix.docx

Publish in

Documents

28 views

Please download to get full document.

View again

of 36
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
BAB 1 PENDAHULUAN Karsinoma laring bukanlah hal yang jarang ditemukan di bidang THT. Sebagai gambaran, di luar negeri karsinoma laring menempati urutan pertama dalam urutan keganasan di bidang THT, sedangkan di RSCM menempati urutan ketiga setelah karsinoma nasofaring, tumor ganas hidung dan sinus paranasal.1 Karsinoma laring lebih sering mengenai laki-laki dibanding perempuan, dengan perbandingan 5 : 1. Terbany
Transcript
  BAB 1PENDAHULUAN Karsinoma laring bukanlah hal yang jarang ditemukan di bidang THT.Sebagai gambaran, di luar negeri karsinoma laring menempati urutan pertamadalam urutan keganasan di bidang THT, sedangkan di RSCM menempati urutanketiga setelah karsinoma nasofaring, tumor ganas hidung dan sinus paranasal. 1 Karsinoma laring lebih sering mengenai lakilaki dibanding perempuan,dengan perbandingan ! 1. Terbanyak pada usia !##$ tahun. % &tiologi pasti sampai saat ini belum diketahui, namun didapatkan beberapahal yang berhubungan erat dengan terjadinya keganasan laring yaitu rokok,alkohol dan sinar radioaktif. 1 'ntuk menegakkan diagnosa karsinoma laring masih belum memuaskan,hal ini disebabkan antara lain karena letaknya dan sulit untuk di(apai sehinggadijumpai bukan pada stadium a)al lagi. *iasanya pasien datang dalam keadaanyang sudah berat sehingga hasil pengobatan yang diberikan kurang memuaskan.+ang terpenting pada penanggulangan tumor ganas laring ialah diagnosa dini. 1 Se(ara umum penatalaksanaan karsinoma laring adalah dengan pembedahan, radiasi, sitostatika ataupun kombinasi daripadanya, tergantungstadium penyakit dan keadaan umum penderita. 1 asien dengan karsinoma laring sering kali datang ke dokter dalamkeadaan yang sudah berat sehingga hasil pengobatan yang diberikan kurangmemuaskan. Hal ini sering kali disebabkan karena kurangnya perhatian akandeteksi dan diagnosis dini pada penyakit ini. *erdasarkan itu, penulis tertarik untuk membahas karsinoma laring dikarenakan pentingnya untuk dapatmendiagnosa se(ara dini sehingga kedepanya tatalaksana pada pasien dengankarsinoma laring dapat menjadi lebih efektif. Referat ini diharapkan dapatmenambah pengetahuan penulis serta pemba(a mengenai Karsinoma -aring. BAB II 1  TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Anatomi -aring dibentuk oleh sebuah tulang di bagian atas dan beberapa tulangra)an yang saling berhubungan satu sama lain dan diikat oleh otot intrinsik danekstrinsik serta dilapisi oleh mukosa.  Gambar1:  /ambar saluran pernafasan 1 -aring terletak di bagian anterior leher setinggi korpus 0ertebra ser0ikalis2.-aring menghubungkan bagian inferior faring dengan trakea. 3 Kerangkalaring terdiri dari sembilan tulang ra)an yang berhubungan melalui ligamentumdan membrana. 4ari Sembilan tulang ra)an terdapat tiga yang tunggal 5Kartilagotiroid, Kartilago Krikoid, Kartilago epiglotika6. 3 Tulang dan tulang ra)an laring yaitu a. 7s Hioid terletak paling atas, berbentuk huruf 8'9, mudah diraba pada leher bagian depan. ada kedua sisi tulang ini terdapat prosesuslongus dibagian belakang dan prosesus bre0is bagian depan. 2  ermukaan bagian atas tulang ini melekat pada otototot lidah,mandibula dan tengkorak. b. Kartilago tiroid merupakan tulang ra)an laring yang terbesar,terdiri dari dua lamina yang bersatu di bagian depan danmengembang ke arah belakang. (. Kartilago Krikoid terletak di belakang kartilago tiroid danmerupakan tulang ra)an paling ba)ah dari laring. 4i setiap sisitulang ra)an krikoid melekat ligamentum krikoaritenoid, ototkrikoaritenoid lateral dan di bagian belakang melekat ototkrikoaritenoid posterior. ! Gambar 2: :natomi laring % 3  Gambar 3 osisi -aring  %.1.17tototot -aring7tototot laring terdiri dari % kelompok yaitu otot ekstrinsik danotot intrinsik. 7tot ekstrinsik yang utama bekerja pada laring se(arakeseluruhan, sementara otot intrinsik menyebabkan gerakan antara berbagai strukturstruktur laring sendiri. # a. 7tototot ekstrinsik 16 7tot ele0ator  M. Milohioid, M. /eniohioid, M. 4igrastikus dan M. Stilohioidmeluas dari 7s Hioid ke mandibula, lidah dan prosesusstiloideus pada (ranium. %6 7tot depressor  M. 7mohioid, M. Sternohioid dan M. Tirohioid  b. 7tototot ntrinsik 16 7tot :dduktor dan :bduktor  M. Krikoaritenoid, M. :ritenoid obli;ue dan trans0ersum 7tot yang mengatur tegangan ligamentum 0okalis 4

Previous Document

REFLEKSI PKJ (Faiz).docx

Next Document

Percobaan II

Related Documents
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks