BAB II

Publish in

Documents

102 views

Please download to get full document.

View again

of 7
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
.
Transcript
  BAB IITINJAUAN PUSTAKA 2.1.Fleksibilitas2.1.1Definisi Komponen kebugaran fisik yang berkaitan dengan kesehatan dibagimenjadi lima, yaitu kebugaran kardiorespirasi ( cardiorespiratory fitness ),komposisi tubuh ( body composition ), fleksibilitas (  flexibility ), kekuatanotot ( muscular strength ), dan daya tahan otot ( muscular endurance ).Salah satu dari komponen kebugaran fisik paling penting terkaitkesehatan adalah fleksibilitas. Fleksibilitas merupakan komponenkebugaran terkait kesehatan fisik yang berhubungan dengan pergerakansendi sesuai dengan ROM (  Range of Motion ) (!SM, ##$).Fleksibilitas didefinisikan sebagai kemampuan untuk menggerakkan sendi melalui berbagai gerakan (%OM, #& ). Fleksibilitasadalah kapasitas fungsional dari sendi untuk bergerak sesuai denganROM yang memiliki kemampuan untuk menggerakkan sendi tanpamenimbulkan rasa sakit pada saat sendi tersebut bekerja (!SM, ##$).Fleksibilitas juga didefinisikan sebagai kemampuan satu atau lebih sendiuntuk bergerak ROM se'ara lan'ar, mudah, tanpa hambatan, serta bebasdari rasa sakit. Fleksibilitas berkaitan erat dengan jaringan lunak, sepertiligamen, tendon, dan otot, di samping struktur tulang itu sendiri (Kisner dan !olby, #& ).Mathias dan Raj ( #&), dalam penelitiannya menyatakan terdapat  jenis fleksibilitas, yakni*&.Fleksibilitas dinamis+fleksibilitas kinetik, yaitu kemampuan untuk melakukan gerakan dinamis+kinetik otot untuk membaa anggotatubuh melalui rangkaian gerak penuh di sendi. 6  7 .Fleksibilitas statis aktif+fleksibilitas aktif, yaitu kemampuan untuk mengasumsikan dan mempertahankan posisi otot yangdiperpanjang hanya dengan menggunakan ketegangan agonis dansinergis sementara antagonis sedang diregangkan. Misalnya,mengangkat kaki dan menjaganya tetap tinggi tanpa adanyadukungan dari otot kakinya sendiri..Fleksibilitas statis pasif+fleksibilitas pasif, yaitu kemampuan untuk mengasumsikan posisi diperpanjang dan kemudianmempertahankannya hanya dengan menggunakan berat badan,dukungan anggota tubuh atau beberapa peralatan lainnya (sepertikursi). 2.1.2Kegunaan Kegunaan fleksibilitas sebagai komponen akti-itas fisik berdampak  pada kinerja olahraga. eberapa kondisi olahraga yang dikaitkan denganfleksibilitas adalah peregangan akut, kram otot, 'edera, kinerja, stabilitas postural dan nyeri otot tertunda. Selain itu, pada kehidupan sehari/hari,fleksibilitas yang terganggu dapat mengakibatkan nyeri punggung baah,risiko 'edera muskuloskeletal, dan masalah postur tubuh. 0ika fleksibilitastubuh baik maka berbagai akti-itas sehari/hari seseorang dapat denganmudah dijalankan, sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya'edera pada tubuh dan dapat meningkatkan kualitas hidup (%OM, #& ).1enilaian fleksibilitas perlu dilakukan karena terkait penurunankinerja kegiatan kehidupan sehari/hari dengan fleksibilitas yang tidak memadai. Kelemahan pinggul dan pinggul yang buruk dapat berkontribusi pada perkembangan nyeri punggung baah yang berotot.2idak ada satu tes yang benar/benar dapat men'irikan fleksibilitasseseorang3 4amun, tes duduk dan jangkauan adalah tes yang paling banyak digunakan untuk penilaian fleksibilitas. %ni tidak meakili fleksi  8  bodi total, tapi ini meakili kelemahan hamstring, pinggul, dan punggung baah (!SM, ##$).erbagai penilaian fleksibilitas harus dilakukan untuk memberikan profesional dengan profil fleksibilitas keseluruhan (!SM, ##$). 2.1.3Faktorfaktor !ang e#$engaru%i Fleksibilitas da beberapa faktor yang dapat memengaruhi fleksibilitasseseorang di antaranya yaitu panjang otot dan jaringan ikat, struktur sendi, umur, keadaan penyakit, dan jenis kelamin. 1anjang M25 (Mus'le2endon 5nit) biasanya merupakan fokus utama pada uji fleksibilitas.Faktor/faktor seperti kekakuan, elastisitas, dan -iskoelastisitas berhubungan dengan fleksibilitas dan fungsi M25 (Knudson et al., ###).Selain itu, fleksibilitas tergantung pada distensibilitas kapsul sendi, pemanasan yang 'ukup, -iskositas otot, dan kepatuhan ligamen dantendon (!SM, ##$). 5ntuk men'apai hasil elastisitas otot yangmaksimal diperlukan suatu latihan yang dapat meningkatkan fleksibilitas,sebab fleksibilitas seseorang dapat menurun apabila tidak dilatih. 2.1.&Da#$ak 'ika Fleksibilitas Terganggu Fleksibilitas menga'u pada kemampuan untuk menggerakkan sendimelalui rangkaian gerak yang lengkap. kibatnya, menjaga fleksibilitassemua sendi memudahkan gerakan (!SM, ##$). Fluksibilitas sendi yang disempurnakan dapat mengurangi risiko'edera, memperbaiki keseimbangan dan fungsi otot, meningkatkankinerja, memperbaiki postur tubuh, dan mengurangi kejadian nyeri punggung baah.Fleksibilitas suatu otot berkaitan erat dengan peregangan otottersebut. Masalah dalam peregangan otot sering terjadi pada otot/ototyang meleati persendian (biarti'ular), salah satunya yaitu otot hamstring   (atterman et al., #&&). Otot hamstring memiliki kekuatan kontraksi yang kuat selamamelakukan akti-itas fisik yang berulang kali, dan juga diketahui memiliki  9 angka kejadian yang tinggi terhadap 'edera jaringan otot karena terjadi perpanjangan serat otot yang berlebihan pada otot dan postur tubuhtertentu pada tungkai baah (Kuma6aki, 7hara, dan Sakai, #& ).1enurunan fleksibilitas otot hamstring dapat dikaitkan dengan berbagai'edera muskuloskeletal, nyeri punggung baah, kelainan postur tubuh,dan keterbatasan dalam berjalan (Mathias dan Raj, #&). !edera otothamstring adalah salah satu 'edera yang paling umum terjadi dalam duniakedokteran olahraga (Sato et al., #& ). !edera otot hamstring menjaditantangan bagi klinisi mengingat angka kejadiannya yang tinggi, penyembuhan yang lambat, dan memiliki gejala yang persisten(8eiders'heit, #&#).5ntuk menghindari dampak buruk dari penurunan fleksibilitas,maka diperlukan suatu upaya yang dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya akti-itas fisik. 2.2.(tototot  Hamstring  Definisi Otot hamstring   adalah otot bagian belakang paha atau kelompok ototyang memiliki peran sangat penting dalam menstabilkan postur tubuh, gerakanekstremitas baah dan gerakan batang tubuh yang terkait dengan bagian paha belakang (%-an, #& ). Otot hamstring   merupakan gabungan dari tiga otot,yakni  M. semintendinosus, M. semimembranosus, dan M. biceps femoris ,terletak pada sisi dorsal paha yang menggerakkan sendi pinggul dan lutut(Radan dan 2homas, #&). Anato#i Otot hamstring   yang terdapat di sisi dorsal paha, terentang dari Tuber ischiadicum  hingga ke tulang/tulang tungkai baah. 9i sisi tengah terdapat  M. semitendinosus  (dinamakan demikian karena tendonya panjang) dandibaahnya terdapat  M. semimembranosus  (dinamakan demikian karenatendonya pipih)3 di pinggir luar terdapat  M. biceps femoris  (1aulsen dan
Related Search
Related Documents
BAB II
Sep 20, 2017

BAB II

BAB II - Copy
Sep 20, 2017

BAB II - Copy

BAB II
Sep 20, 2017

BAB II

BAB II
Sep 20, 2017

BAB II

BAB II Narkolepsi
Sep 20, 2017

BAB II Narkolepsi

BAB II
Sep 20, 2017

BAB II

Bab II. Karbohidrat
Sep 20, 2017

Bab II. Karbohidrat

BAB II (fix)
Sep 20, 2017

BAB II (fix)

View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks