Bab II Tinjauan Pustaka

Publish in

Documents

122 views

Please download to get full document.

View again

of 2
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
ghhh
Transcript
    4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA  2.1.   Pembebanan Struktur Suatu struktur yang dirancang harus berdasarkan peraturan-peraturan tertentu. Menurut SNI 1727:2013 tentang beban minimum untuk perancangan  bangunan gedung dan struktur lain, beban adalah gaya atau aksi lainnya yang diperoleh dari berat seluruh bahan bangunan, penghuni, barang-barang yang ada di dalam bangunan gedung, efek lingkungan, selisish perpindahan, dan gaya kekangan akibat perubahan dimensi. Beberapa jenis beban yang akan digunakan, sebagai  berikut: 1.   Beban Mati (  D ) adalah berat seluruh bahan konstruksi bangunan gedung yang terpasang, termasuk dinding, lantai, atap, plafon, tangga, dinding  partisi tetap,  finishing  , klading gedung dan komponen arsitektural dan struktural lainnya serta peralatan layan terpasang lain termasuk berat keran. (SNI 1727:2013) 2.   Beban Hidup (  L ) adalah beban yang diakibatkan oleh pengguna dan  penghuni bangunan gedung atau struktur lain yang tidak termasuk beban konstruksi dan beban lingkungan, seperti beban angin, beban hujan, beban gempa, beban banjir, atau beban mati. (SNI 1727:2013) 3.   Beban Gempa (  E  ) adalah semua beban statik ekivalen yang bekerja pada gedung atau bagian gedung yang menirukan pengaruh dari gerakan tanah akibat gempa itu. (PPURG 1987)  5 2.2.   Balok Balok adalah elemen struktur yang meneruskan beban-beban dari pelat lantai ke kolom penyangga yang vertikal. Balok merupakan elemen struktural yang di desain untuk menahan gaya-gaya yang bekerja secara transversal terhadap sumbunya sehingga mengakibatkan momen lentur dan gaya geser sepanjang  bentangnya (Nawy, 1990). 2.3.   Kolom Berdasarkan SNI 2847:2013, Pasal 2.2, Kolom merupakan komponen struktur dengan rasio tinggi terhadap dimensi lateral terkecil melampaui 3 yang digunakan terutama untuk menumpu beban tekan aksial. Kolom harus dirancang untuk menahan gaya aksial dari beban terfaktor  pada semua lantai atau atap dan momen maksimum dari beban terfaktor pada satu  bentang lantai atau atap bersebelahan yang ditinjau. Kondisi pembebanan yang memberikan rasio momen maksimum terhadap beban aksial harus juga ditinjau (SNI 2847:2013, Pasal 8.10.1) 2.4.   Pelat Lantai Pelat adalah elemen horizontal utama yang menyalurkan beban hidup maupun beban mati ke kerangka pendukung vertikal dari suatu sistem struktur. Elemen-elemen tersebut dapat dibuat sehingga bekerja dalam satu arah atau bekerja dalam dua arah (Nawy, 1990). Terdapat 2 jenis pelat yaitu pelat satu arah dan pelat dua arah.
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks