BlondeTeens.docx

Publish in

Documents

23 views

Please download to get full document.

View again

of 3
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Rangkuman STANDARDIZATION OF PROJECT MANAGEMENT SOFTWARE USING CHANGE MANAGEMENT Awal abad ke-21 telah membawa serta gelombang perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di lingkungan pengembangan perangkat lunak, perubahan tak terelakkan terutama saat proses pengembangan perangkat lunak saat ini masih berjalan. Dengan menjadi tren, menjadi agen perubahan telah menjadi kompetensi universal bagi hampir semua profesional. Namun, ketahuilah itu se
Transcript
  Rangkuman STANDARDIZATION OF PROJECT MANAGEMENT SOFTWARE USING CHANGE MANAGEMENT  Awal abad ke-21 telah membawa serta gelombang perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di lingkungan pengembangan perangkat lunak, perubahan tak terelakkan terutama saat proses pengembangan perangkat lunak saat ini masih berjalan. Dengan menjadi tren, menjadi agen perubahan telah menjadi kompetensi universal bagi hampir semua profesional. Namun, ketahuilah itu sebagai tantangan. Menurut tantangannya,  jurnal ini bertujuan untuk membakukan perangkat lunak manajemen proyek dengan menggunakan manajemen perubahan. Tujuan akhir adalah untuk membantu manajer proyek pimpinan / pimpinan dan pengembang untuk menanamkan proses bisnis standar ke pengembangan perangkat lunak proyek mereka dengan menggunakan manajemen perubahan. Menurut penelitian Gartner, kebanyakan organisasi IT belum siap untuk mengelola perubahan yang diperlukan oleh perusahaan. Gartner IT Service Management Maturity Model menggambarkan bahwa ada lima tingkat mengukur kematangan manajemen TI organisasi, seperti yang ditunjukkan pada tabel I. Dimana:  A, adalah total perubahan masalah yang terjadi dalam satu bulan.  B, adalah Indeks hari yang digunakan untuk menangani permintaan perubahan masalah c, berasal dari unit indeks yang menunjukkan seberapa sering divisi ini menghadapi perubahan tersebut. Perusahaan berdiri di level 1 - Reaktif: Ini menyarankan untuk mengetahui akar permasalahan dan melakukan analisis dan penelitian untuk standardisasi. Publikasi ini benar-benar disarankan. Perusahaan berdiri di level 2 - Proaktif: Ini disarankan untuk memastikan Service Level  Agreement (SLA) sesuai dengan proses bisnis, gunakan beberapa bentuk perubahan, dan ingatlah untuk menerapkan manajemen konfigurasi dengan lebih baik. Perusahaan berdiri di level 3 - Service: Ini menyarankan untuk mengetahui hubungan antara SLA dan event yang bisa mengubah pengelolaan pengembangan perangkat lunak. Membujuk dewan manajemen menggunakan publikasi ini, mengelola tingkat layanan TI, dan mengevaluasinya. Perusahaan berdiri di level 4 - Nilai: Teruslah mempertahankan dan bertindak sebagai penyumbang strategis peluang bisnis dengan memanfaatkan sumber daya TI. Perlu diingat standarisasi dan evaluasi setiap tahun atau bulanan. Hasil dan Analisis  Ada empat strategi manajemen perubahan dasar berdasarkan modul Change Management 101, strategi empiris-rasional, normativereeducative, Environmental- Adaptive, dan PowerCoercive. Dan acara yang bisa mengubah pengelolaan pengembangan perangkat lunak. Membujuk dewan manajemen menggunakan publikasi ini, mengelola tingkat layanan TI, dan mengevaluasinya.   Strategi empiris-rasional: Strategi ini harus ditanamkan pada orang-orang yang berpikiran rasional dan hanya akan mengikuti kepentingan pribadi mereka. Begitu itu terungkap pada mereka. Perubahan hanya berdasarkan komunikasi informasi dan pemberian insentif.   Normatif-Reeducative: Strategi ini harus ditanamkan pada orang-orang yang merupakan makhluk sosial dan akan mematuhi norma dan nilai budaya. Perubahan dalam organisasi ini didasarkan pada mendefinisikan ulang dan menafsirkan kembali norma dan nilai yang ada, dan mengembangkan komitmen terhadap komitmen baru.   Power-Coercive: Strategi ini harus ditanamkan pada orang yang umumnya patuh dan umumnya akan melakukan apa yang telah mereka katakan atau lakukan. Perubahan terjadi berdasarkan pelaksanaan kewenangan dan pengenaan sanksi.   Adaptif Lingkungan: Strategi ini harus ditanamkan pada orang-orang yang umumnya menentang kehilangan dan gangguan namun mereka mudah menyesuaikan diri dengan keadaan baru. Perubahan didasarkan pada  membangun organisasi baru dan secara bertahap memindahkan orang dari yang lama ke yang baru. Rahasia membuat standarisasi dengan menggunakan manajemen perubahan adalah tentang pola pikir manajemen board. Untuk sebagian besar, ini adalah fakta bahwa perubahan dan masalah perubahan adalah masalah adaptasi. Itulah resolusi utama yang bisa menjelaskan pertanyaan mengapa tidak hanya menyesuaikan satu set keadaan yang berubah. Persuasi itu penting disini. Dalam standardisasi dengan menggunakan manajemen perubahan ada sepuluh persuasi yang bisa bermanfaat. Pertama, bujuk komite anggaran untuk berinvestasi pada peralatan baru atau teknologi komputer. Pada tahap ini, kami mendorong komite anggaran untuk berinvestasi dalam pengembangan perusahaan di bidang TI. Karena itu, bagian IT di perusahaan bisa berkembang. Tujuan penelitian kami adalah untuk membakukan pengembangan proyek perangkat lunak dengan menggunakan manajemen perubahan. Pertama, manajemen perubahan diperlukan untuk memastikan standarisasi pengembangan proyek sesuai dengan proses bisnis. Kedua, manajemen perubahan memastikan bahwa efek samping perubahan yang biasanya tidak diinginkan, yang dapat sangat mempengaruhi organisasi, memudar. Ketiga, poin terpenting yang bisa kita ambil adalah, manajemen perubahan dapat memberikan strategi untuk membakukan proses pembangunan.

Previous Document

Tugas Mde Oke

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks