dasmen

Publish in

Documents

45 views

Please download to get full document.

View again

of 22
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
dasmen
Transcript
  DASAR  –   DASAR MANAJEMEN FUNGSI PENGORGANISASIAN OLEH NAMA : HERLIANA NIM : L11115021 FAKULTAS ILMU KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2016  A. Defenisi Pengorganisasian Dan Organisasi Pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya yang dimilikinya, dan lingkungan yang melingkupinya. Dua aspek utama proses penyusunan struktur organisasi adalah departementalisasi dan pembagian kerja.  Departementalisasi merupakan pengelompokan kegiatan - kegiatan kerja suatu organisasi agar kegiatan - kegiatan yang sejenis dan saling berhubungan dapat dikerjakan bersama. Hal ini akan tercermin pada struktur formal suatu organisa-si, dan tampak atau ditunjukkan oleh suatu bagan organisasi.  Pemba gi an kerja adalah pemerincian tugas pekerjaan agar setiap individu dalam organisasi  bertanggung jawab untuk dap melaksanakan sekumpulan kegiatan yang terbatas. Pengorganisasian merupakan suatu fungsi manajemen dan merupakan suatu proses yang dinamis, sedangkan organisasi merupakan alat atau wadah yang statis. Pengorganisasian dapat diartikan pula sebagai penentu pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan, pengelompokkan tugas-tugas dan membagi-bagikan  pekerjaan kepada setiap karyawan, penetapan departemen-departemen (subsistem) serta penentuan hubungan-hubungan. Definisi sederhana pengorganisasian ialah keseluruhan proses  pengelompokan orang-orang, alat-alat, tugas-tugas, serta wewenang dan tanggung  jawab sedemikian rupa sehingga tercipta suatu organisasi yang dapat digerakkan sebagai suatu kesatuan yang utuh dan bulat dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Adapun hasil dari pengorganisasian adalah organisasi. Dimana organisasi merupakan alat yang digunakan oleh manusia untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sedikit berbeda dengan definisi di atas, Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan dalam bukunya menerangkan tentang definisi pengorganisasian dan organisasi secara lebih terperinci lagi, yaitu; “Pengorganisasian adalah suatu p roses penentuan, pengelompokan, dan  pengaturan bermacam-macam aktivitas yang di perlukan untuk mencapai tujuan, menempatkan orang-orang pada setiap aktivitas ini, menyediakan alat-alat yang diperlukan, menetapkan wewenang yang secara relatif didelegasikan kepada setiap individu yang akan melakukan aktivitas-aktivitas tersebut. Sedangkan organisasi adalah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur, dan terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu.”     Pengorganisasian merupakan fungsi kedua dari manajemen. Pengorganisasian ( organizing  ) merupakan proses penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumberdaya-sumberdaya yang dimilikinya, dan lingkungan yang melingkupinya. Istilah  pengorganisasian mempunyai bermacam-macam pengertian. Istilah tersebut dapat digunakan untuk menunjukkan hal-hal berikut ini : 1. Cara manajemen merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumber daya-sumber daya keuangan, phisik, bahan baku, dan tenaga kerja organisasi. 2. Bagaimana organisasi mengelompokkan kegiatan-kegiatannya, di mana setiap  pengelompokan diikuti dengan penugasan seorang manajer yang diberi wewenang untuk mengawasi anggota-anggota kelompok. 3. Hubungan-hubungan antara fungsi-fungsi, jabatan jabatan, tugas-tugas dan  para karyawan. 4. Cara bagaimana para manajer membagi lebih lanjut tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam departemen mereka dan mendelegasikan wewenang yang diperlukan untuk mengerjakan tugas tersebut. Berdasarkan berbagai pendapat tentang organisasi, maka dapat disimpulkan bahwa yang disebut dengan organisasi ialah proses kerja sama dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Jadi, dalam setiap organisasi terkandung tiga unsur, yaitu; 1) Kerja sama 2)   Dua orang atau lebih 3)   Tujuan yang hendak dicapai Pelaksanaan proses pengorganisasian yang sukses, akan membuat suatu organisasi dapat mencapai tujuannya. Proses ini akan tercermin pada struktur organisasi, yang mencakup aspek-aspek penting organisasi dan proses  pengorganisasian, yaitu : 1)    pembagian kerja, 2)   departementalisasi (atau sering disebut dengan istilah iepartementasi), 3)    bagan organisasi formal, 4)   rantai perintah dan kesatuan perintah, 5)   tingkat-tingkat hirarki manajemen, 6)   saluran komunikasi, 7)    penggunaan komite,  8)   rentang manajemen dan kelompok-kelompok informal yang tak dapat dihindarkan. B. Teori Pengorganisasian Teori organisasi adalah studi tentang bagaimana organisasi menjalankan fungsinya dan bagaimana mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya ataupun masyarakat di lingkup kerja mereka. Teori organisasi adalah suatu konsefsi, pandangan, tinjauan, ajaran, pendapat atau  pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Masalah adalah segala sesuatu yang ada hubungannya dengan kepentingan organisasi yang memerlukan pemecahan dan  pengambilan keputusan. 1) Teori Organisasi Klasik Teori ini biasa disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”. Berkembang mulai 1800 -an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas. Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggap manusia  bagaikan sebuah onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin.Definisi organisasi menurut Teori Klasik yaitu Organisasi merupakan struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan,  peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain apabila orang bekerja sama. Teori organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Empat unsur pokok yang selalu muncul dalam organisasi formal: a. Sistem kegiatan yang terkoordinasi  b. Kelompok orang c. Kerjasama d. Kekuasaan dan kepemimpinan Sedangkan menurut penganut teori klasik suatu organisasi tergantung pada empat kondisi pokok: kekuasaan, saling melayani, doktrin, disiplin, sedangkan yang dijadikan tiang dasar penting dalam organisasi formal adalah: a. Pembagian kerja (untuk koordinasi)  b. Proses skalar dan fungsional (proses pertumbuhan vertikal dan horizontal) c. Struktur (hubungan antar kegiatan) d. Rentang kendali (berapa banyak atasan bisa mengendalikan bawahan) 2) Teori Organisasi Non klasik Aliran yang berikutnya muncul adalah aliran neoklasik disebut juga dengan “Teori Hubungan Manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan

Previous Document

tugas dasmen.docx

Next Document

World War One

Related Documents
tugas dasmen.docx
Sep 20, 2017

tugas dasmen.docx

tugas dasmen.docx
Sep 20, 2017

tugas dasmen.docx

tugas dasmen
Sep 20, 2017

tugas dasmen

dasmen.pptx
Sep 25, 2017

dasmen.pptx

Makalah Dasmen
Sep 27, 2017

Makalah Dasmen

makalah dasmen.docx
Sep 28, 2017

makalah dasmen.docx

Daftar Isi Dasmen
Sep 28, 2017

Daftar Isi Dasmen

makalah dasmen.docx
Sep 28, 2017

makalah dasmen.docx

Resume Dasmen
Oct 3, 2017

Resume Dasmen

makalah dasmen
Oct 7, 2017

makalah dasmen

Makalah Dasmen.docx
Oct 14, 2017

Makalah Dasmen.docx

Makalah Dasmen
Oct 20, 2017

Makalah Dasmen

View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks