dokumen KDK JURKEP.docx

Publish in

Documents

64 views

Please download to get full document.

View again

of 57
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Tugas Resume Keperawatan Anak Tentang Jurnal Issue dan Trend Keperawatan Anak Nama : Ahmad Nordiansyah Jurusan : PSIK Jalur Transfer Judul Jurnal : Dukungan Sosial Menin gkatkan “Selfcare Behavior” Pada Anak D engan Thalasemia Kelainan genetik pada hematologi yang tersering adalah talasemia. Kelainan ini terutama ditemukan di kawasan Mediterania, Afrika dan Asia Tenggara dengan frekwensi sebagai pembawa gen sekitar 5 – 30%. Sedangkan di Indonesia Prevalensi carrier talasemia mencapai sekitar 3
Transcript
  Tugas Resume Keperawatan Anak Tentang Jurnal Issue dan Trend Keperawatan Anak  Nama : Ahmad Nordiansyah Jurusan : PSIK Jalur Transfer Judul Jurnal : Dukungan Sosial Menin gkatkan “Selfcare Behavior” Pada Anak D  engan Thalasemia Kelainan genetik pada hematologi yang tersering adalah talasemia. Kelainan ini terutama ditemukan di kawasan Mediterania, Afrika dan Asia Tenggara dengan frekwensi sebagai pembawa gen sekitar 5  –   30%. Sedangkan di Indonesia Prevalensi carrier talasemia mencapai sekitar 3  –   8%, saat ini kasus talasemia di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 8,3% dari 3653 kasus yang tercatat di tahun 2006. Data yang di peroleh dari Perhimpunan Yayasan Talasemia Indonesia menunjukkan bahwa hingga Juni 2008, di RSCM telah merawat 1.433 pasien. Sejak 2006 sampai 2008 rata-rata  pasien baru thalassemia meningkat sekitar 8%, dan diperkirakan banyak kasus yang tidak terdeteksi, sehingga penyakit ini telah menjadi penyakit yang membutuhkan penanganan yang serius. Banyak perubahan yang terjadi baik secara fisik maupun psikososial yang dialami oleh penderita thalasemi Perubahan secara fisik antara lain mengalami anemia yang bersifat kronik yang menyebabkan pasien mengalami hypoxia, sakit kepala, irritable , anorexia, nyeri dada dan tulang serta intoleran aktivitas. Pasien talasemia juga mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan reproduksi. Perubahan yang terjadi secara fisik tersebut juga berdampak secara psikososial pada pasien. Pasien talasemia merasa berbeda dengan kelompoknya, pasien merasa terbatas aktifitasnya, mengalami isolasi sosial, rendah diri serta merasa cemas dengan kondisi sakit dan efek lanjut yang mungkin timbul, sehingga untuk meminimalkan dampak baik secara fisik maupun psikologis di butuhkan  penatalaksanaan yang tepat untuk pasien talasemia. Keberhasilan penanganan talasemia terletak pada keberhasilan mengatasi dampak anemi. Penatalaksanaan yang di dasari dukungan keluarga mampu meningkatkan kualitas hidup pasien thalasemi. Tanpa penatalaksanaan yang baik, penderita talasemia sulit mencapai usia di atas 20 tahun, 71% pasien meninggal karena gagal jantung kongesti sebagai dampak kerusakan organ karena akumulasi zat besi. Selfcare tergantung pada   selfcare agent yang berpengaruh seperti faktor demografi, keluarga dan lingkungan. Kemampuan selfcare  pada seseorang berbeda antara satu dan yang lainnya karena perbedaan secara individual terkait dengan usia, jenis kelamin, tahap pertumbuhan dan  perkembangan, status kesehatan, sosial budaya, sistem pelayanan kesehatan, keluarga, lingkungan, pengetahuan, motivasi, dan pengalaman hidup. Selain itu selfcare behavior  juga dipengaruhi oleh program terapi, diet dan latihan, serta sistem pendukung yang siap sedia memberikan pertolongan ketika masalah kesehatan tersebut timbul. Sistem utama pendukung yang paling berperan untuk meningkatkan selfcare behavior adalah dukungan sosial terutama dari orang tua dan teman sebaya. Salah satu  penelitian mengungkapkan bahwa sumber dukungan sosial yang berperan dalam selfcare behavior anak usia sekolah adalah dukungan dari keluarga dan teman sebayanya. Keluarga berperan secara psikososial dengan membantu mengontrol perilaku anak membantu anak menghadapi perubahan secara fisik dan psikologis. Hasil dari penelitian tersebut pernah pula diungkapkan oleh Newland (2008) bahwa hubungan orang tua dan anak secara langsung berpengaruh dengan kondisi sakit anak dan kemampuan mengatur perilaku terhadap perubahan yang terjadi selama sakit. Aspek dukungan orangtua yang belum dirasakan pasien adalah tentang peranserta orangtua untuk memberikan diet rendah zat besi untuk anaknya. Pada item ini menurut anak, orangtua tidak pernah menyiapkan makanan yang rendah zat besi sesuai dengan diet yang seharusnya pada talasemia. Berdasarkan hasil tersebut perlunya upaya peningkatan dukungan orang tua dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada orangtua tentang  pengaturan diet rendah zat besi untuk pasien talasemia karena penderita talasemia berpotensi mengalami penumpukan zat besi yang berbahaya bagi kesehatan tubuhnya. Karena dengan mengkonsumsi makanan rendah zat besi diharapkankan penderita talasemia dapat mengurangi resiko penumpukan zat  besi dalam tubuh sehingga mengurangi komplikasi. Dalam memberikan pelayananan keperawatan pada anak, perawat perlu melibatkan  peran serta keluarga atau lebih dikenal dengan konsep Family-Centered Care karena keterlibatan keluarga merupakan unsur penting dalam asuhan keperawatan anak. Sumber dukungan yang lain bagi anak usia sekolah adalah teman sebayanya. Pada tahap usia sekolah anak lebih banyak menghabiskan waktunya dengan teman-teman sebaya. Anak mempunyai rasa kekawatiran jika tidak dapat terlibat dalam aktifitas dengan teman sebayanya. Dari hasil analisis di dapatkan hanya 78 (59%) responden dari 131 responden melaporkan  mendapatkan dukungan dari temannya. Dukungan paling banyak di tunjukkan dengan keterlibatan teman dalam aktifitas bermain anak, Sedangkan dukungan dari teman sebaya yang paling rendah dirasakan adalah anak merasa tidak  pernah ditengok temannya jika dirawat di rumah sakit. Anak yang menderita  penyakit kronis seperti talasemia harus menjalani program terapi secara rutin sehingga anak tidak lagi bisa terlibat dalam aktifitas dengan teman sebayanya. Sehingga upaya mengurangi dampak perpisahan dengan teman sebaya dapat dilakukan dengan tetap menjaga kontak selama pasien dirawat di rumah sakit. Dukungan sosial terutama keluarga dan teman sebaya merupakan sumber yang sangat penting dalam selfcare behavior . Keluarga berperan menolong anak menghadapi berbagai terapi dan prosedure yang dilakukan serta membantu menghadapi komplikasi yang mungkin terjadi, sedangkan teman sebayanya berperan dalam membentuk identitas sosial anak. Selfcare Behavior anak usia sekolah dengan talasemia sebagian besar kategori baik, terutama universal selfcare, sedangkan yang masih kurang pada aspek developmental selfcare. Sebagian besar anak mendapatkan dukungan sosial yang baik dari keluarga maupun dari teman sebaya. Sumber : http://jurnal unimus.ac.id/index.php/JKA/article/view/969/1018    KEDUAAAAAAAAA BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Peran perawat adalah menjaga pasien mempertahankan kondisi terbaiknya terhadap masalah kesehatan yang menimpa dirinya (Florence Nigthingale dalam bukunya What it is and What it is not) Perawatan adalah suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan yang di dasarkan ilmu dan kiat keperawatan, berbentuk pelayanan bio-psiko-sosio-spritual yang komprehensif serta di tujukan kepada individu, keluarga, dan masyarakat baik sakit maupun sehat yg mencakup seluruh siklus kehdpan manusia (Lokakarya keperawatan Nasional 1986) Keperawatan sebagai bagian intergral dari pelayanan kesehatan, ikut menentukan menentukan mutu dari pelayanan kesehatan. Tenaga keperawatan secara keseluruhan jumlahnya mendominasi tenaga kesehatan yang ada, dimana keperawatan memberikan konstribusi yang unik terhadap bentuk pelayanan kesehatan sebagai satu kesatuan yang relatif, berkelanjutan, koordinatif dan advokatif. Keperawatan sebagai suatu profesi menekankan kepada bentuk pelayanan professional yang sesuai dengan standart dengan memperhatikan kaidah etik dan moral sehingga pelayanan yang diberikan dapat diterima oleh masyarakat dengan baik. Perawat dalam menjalankan peran dan tanggungjawabnya sangat dituntut memiliki pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang baik yang dapat menunjang tindak prilaku profesionalnya . Pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang baik akan dapat diperoleh dalam lingkungan perguruan tinggi yang memiliki komitmen yang kuat untuk mencetak perawat yang profesional. Dekade ini begitu banyak perguruan tinggi keperawatan yang berdiri dengan mekanisme yang ada. Perguruan tinggi ini tentunya memiliki andil dalam pembangunan bangsa utamanya dunia keperawatan untuk mencetak sumber daya keperawatan yang profesional, dan itu patut kita acungi  jempol atas segala upayanya. Namun disatu sisi bahwa dengan maraknya perguruan tinggi keperawatan tersebut. B. TUJUAN 1. Mengidentifikasi trend dalam keperawatan medikal di Indonesia 2. Mengidentifikasi isu dalam keperawatan medikal di Indonesia 3. Mengetahui implikasi trend dan isu keperawatan medikal terhadap perawat di Indonesia. C. MANFAAT Meningkatkan pemahaman perawat terhadap perkembangan trend dan isu keperawatan medikal bedah di Indonesia. BAB II ISI A. ISU KEPERAWATAN Telenursing akan berkaitan dengan isu aspek legal, peraturan etik dan kerahasiaan pasien sama seperti telehealth secara keseluruhan. Di banyak negara, dan di beberapa negara bagian di Amerika Serikat khususnya praktek telenursing dilarang (perawat yang online sebagai koordinator harus memiliki lisensi di setiap resindesi negara bagian dan pasien yang menerima telecare harus bersifat lokal) guna menghindari malpraktek perawat antar negara bagian. Isu legal aspek seperti akontabilitas dan malprakatek, dsb dalam kaitan telenursing masih dalam perdebatan dan sulit pemecahannya. Dalam memberikan asuhan keperawatan secara jarak jauh maka diperlukan kebijakan umum kesehatan (terintegrasi) yang mengatur praktek, SOP/standar operasi prosedur, etik dan profesionalisme, keamanan, kerahasiaan pasien dan jaminan informasi yang diberikan. Kegiatan

Previous Document

Trade Issues

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks