Instalasi Kabel Duct

Publish in

Documents

58 views

Please download to get full document.

View again

of 51
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
kajian teoritis terkait instalasi kabel ducting
Transcript
  INSTALASI KABEL DUCT Kabel duct adalah semua jenis kabel yang konstruksinya dirancang khusus untuk dipasang di bawah permukaan tanah dan pemasangannya harus diletakkan dalam pipa-pipa di bawah permukaan tanah (sesuai STEL-K-008 dan STEL-K-009). 5.1.   Sistem Duct Beton    Konstruksi Pemasangan Sistem Duct Sistem duct  adalah sistem pemasangan kabel tanah dengan dimasukkan ke dalam pipa yang dicor beton.   Duct yang dicor beton pada umumnya memakai pipa PVC tebal 2 mm, tetapi dapat juga dipergunakan pipa yang lebih tebal, apabila dikehendaki dan diperlukan. Akan tetapi perlu adanya perubahan pada ukuran dari penyekat, karena penampang dari pipa yang lebih tebal dindingnya akan lebih besar Pipa PVC tebal 2 mm sangat cocok untuk duct beton dan cara ini menguntungkan apabila route duct etrsebut lebih dari dua pipa. Dalam pembetonan duct, kita kenal dua cara yaitu : 1)   Cara pengecoran standar (Metode A); 2)   Cara pengecoran lapis per lapis (Metode B);    Pengecoran Standar (Metode A)   Dalam Multi Exchange Area (MEA), dimana perijinan penggalian menjadi kendala pokok dalam pembangunan jaringan kabel maka untuk alur kabel primer digunakan sistem duct. Dalam sistem duct, kabel dimasukkan dalam polongan pipa PVC yang dicor beton. Jumlah polongan dipersiapkan untuk kebutuhan sampai 20 tahun mendatang. Satu susunan pipa PVC yang disebut modul, dicor dengan beton yang selanjutnya modul-modul tersebut secara horisontal dipisahkan dengan beton   . Gambar 5.1. Modul duct metode A      Cara pembetonan standar adalah yang paling umum dan paling sering diterapkan untuk pembetonan pipa duct. Cara tersebut di atas sangat disukai karena cara yang dimaksud dapat dibuat alur galian yang panjang, sehingga dapat mempercepat pekerjaan. 1)   Formasi pipa duct; Formasi pipa duct pada pembetonan standar berbentuk tipis, sehingga dapat dipasang pada lokasi yang sempit dan masih memberikan kemungkinan untuk diadakan penambahan pipa duct lagi disamping pipa duct yang lama. Tetapi dibalik itu formasi duct yang dimaksud membutuhkan alur galian yang sempit dan dalam, sehingga membutuhkan bekisting dan mempunyai ruang gerak untuk bekerja yang sempit. Formasi duct yang tebal/lebar memberikan ruang yang lebih luas untuk bekerja dan tidak diperlukan bekisting, tetapi mempunyai kemungkinan terbatas untuk mengadakan penambahan pipa duct, kecuali apabila pemasangan duct yang terdahulu cukup dalam. Formasi standar terdiri atas sejumlah modul yang mempunyai jarak horisontal 2,5 cm dan seluruhnya dicor beton dengan keterangan bahwa tebal beton dasar, samping dan atas sampai susunan pipa duct adalah 5 cm. Apabila susunan pipa duct lebih tinggi dari 6 pipa perlu diadakan pengecoran dua kali, setelah dicor susunan yang kedua, seperti gambar berikut ini   .   Gambar 5.2. Formasi pipa duct   2)   Lebar dan kedalaman galian Lebar dari alur galian tergantung dari jumlah modul yang akan ditanam secara horisontal. Dalam tabel diberikan lebar alur galian yang dihubungkan dengan jumlah modul sebagai berikut:  Tabel 5.1 : Hubungan Lebar galian dengan Jumlah Modul   Jumlah modul   Lebar alur galian   2   3   4   5   7   8   36 cm   48 cm 61 cm 76 cm   92 cm   ± 122 cm Kedalaman alur galian ditentukan oleh jumlah pipa duct yang ditanam secara vertical, gangguan bila ada, dan jarak kedalaman duct dengan permukaan tanah yang minimum 80 cm, atau sesuai dengan peraturan PEMDA setempat (misalnya di DKI 110 cm). Sejauh mungkin dasar dari alur galian supaya mengikuti garis luar dari tanah untuk menghindari hambatan. 3)   Material a)   Beton   Campuran beton untuk pengecoran duct harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh PT. TELKOM dengan keterangan bahwa beton tersebut mempunyai kekuatan yang cukup untuk menahan/memikul beban yang ditentukan. Campuran beton ditentukan dengan perbandingan sebagai berikut :   Semen : Pasir : Batu pecahan   = 1 : 3 : 5    Adukan beton dicampur dan diaduk dengan menggunakan mesin pengaduk beton molen dengan urutan pencampuran kerikil, pasir, semen dan terakhir air. Lama pengadukan minimum 5 menit dengan kecepatan putaran 6  –  12 rpm. Jumlah beton yang diperlukan dalam pengecoran pipa duct dapat dihitung sebagai berikut :   100 meter dari astu pipa duct dibutuhkan ± 1,5 m 3  beton.   Bila panjang duct dari 20 pipa adalah 60 meter, maka kebutuhan beton dapat dihitung sebagai berikut : Panjang duct = 60 x 20 = 1200 meter. 1200   100      Jadi kebutuhan beton = x 1,5 m 3   b)   Penyekat Penyekat yang dipakai terbaut dari besi palt, tebal 2 mm dengan ukuran 34,4 x 6,1 x 1,9 cm diberi tiga lubang 1,25 cm untuk menempatkan pemancang, seperti terlihat pada gambar berikut   Gambar 5.3. Penyekat   Penyekat tersebut dibuat untuk duct 2 pipa sedangkan untuk duct lebih dari 2 pipa bisa disambung penyekatnya. c)   Pancang penguat Pemancang penguat jarang dipakai, tetapi pemasangan pipa duct di tempat yang kondisi tanahnya kurang baik dianjurkan pakai pancang penguat. d)   Pipa PVC/ pralon Ukuran pipa PVC yang digunakan mempunyai diameter dalam 100 mm dan tebal dinding pipa 2,2 mm, sedang pada lintasan (crossing) jalan atau saluran digunakan pipa PVC dengan diameter dalam 100 mm dan tebal pipa 5,5 mm. Pipa PVC tersebut harus memenuhi syarat spesifikasi PT. TELKOM STEL-L-008.   Untuk pembuatan route duct dipakai pipa PVC karena mempunyai sifat-sifat yang menguntungkan yaitu : a)   Permukaan licin; b)   Ringan mudah dibawa;   c)   Kedap air; d)   Tidak berkarat karena terbuat dari PVC;
Related Search

Previous Document

lflt ISPA

Next Document

Ke Ben Canaan

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks