ISI MAKALAH agama.doc

Publish in

Documents

39 views

Please download to get full document.

View again

of 7
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
ABORSI Definisi Aborsi menurut pengertian medis adalah mengeluarkan hasil konsepsi atau pembuahan, sebelum janin dapat hidup di luar tubuh ibunya. Sedang menurut bahasa Arab disebut dengan al-Ijhadh yang berasal dari kata “ ajhadha - yajhidhu “ yang berarti wanita yang melahirkan anaknya secara paksa dalam keadaan belum sempurna penciptaannya. Atau juga bisa berarti bayi yang lahir karena dipaksa atau bayi yang lahir dengan sendirinya. Aborsi
Transcript
  ABORSIDefinisi Aborsi menurut pengertian medis adalah mengeluarkan hasil konsepsi atau pembuahan,sebelum janin dapat hidup di luar tubuh ibunya. Sedang menurut bahasa Arab disebut dengan al-Ijhadh  yang berasal dari kata “ ajhadha - yajhidhu “  yang berarti wanita yang melahirkananaknya secara paksa dalam keadaan belum sempurna penciptaannya. Atau juga bisa berarti bayi yang lahir karena dipaksa atau bayi yang lahir dengan sendirinya. Aborsi di dalam istilahfikih juga sering disebut dengan “ isqhoth “    ( menggugurkan ) atau “ ilqaa’   ( melempar ) atau “ tharhu “ ( membuang )Aborsi tidak terbatas pada satu bentuk, tetapi aborsi mempunyai banyak macam dan bentuk, sehingga untuk menghukuminya tidak bisa disamakan dan dipukul rata. Diantara pembagiaan Aborsi adalah sebagai berikut  Pembagian Aborsi !enurut medis Aborsi dibagi menjadi dua juga  .Aborsi spontan (  Abortus Spontaneus  ), yaitu aborsi secara secara tidak sengaja dan berlangsung alami tanpa ada kehendak dari pihak#pihak tertentu. !asyarakatmengenalnya dengan istilah keguguran.$.Aborsi buatan (  Aborsi Provocatus  ), yaitu aborsi yang dilakukan secara sengaja dengantujuan tertentu. Aborsi %ro&ocatus ini dibagi menjadi dua   'ika bertujuan untuk kepentingan medis dan terapi serta pengobatan, maka disebutdengan  Abortus Profocatus Therapeuticum  'ika dilakukan karena alasan yang bukan medis dan melanggar hukum yang berlaku,maka disebut  Abortus Profocatus Criminalis Pandangan Hukum Islam Terhadap AbortusDari Aspek Moral 'anin secara berkesinambungan terus mengalami pertumbuhan dan perkembanganmenuju kesempurnaan, sejak pembuahan antara sperma dengan o&um sampai ditiupkan ruhke dalamnya. Sunnatullah menetapkan, janin itu kelak akan lahir ke dunia dan menempuhkehidupan di alam nyata. %engguguran berarti merusak dan menghancurkan janin, calonmanusia yang dimuliakan Allah, karena ia berhak sur&i&e dan lahir dalam keadaan hidup,sekalipun hasil dari hubungan tidak sah. Ajaran slam memandang bahwa setiap anak yang lahir berada dalam keadaan suci (tidak ternoda). Sabda asulullah SA* yaitu “Setiap anak dilahirkan berdasarkan fitrah. +eduaorang tuanyalah yang menyebabkan anak itu menjadi ahudi, -asrani dan !ajusi.+ata fitrah dalam hadis di atas menunjuk kepada dua maksud, yaitu . Dasar pembawaan manusia adalah religius dan monoteis, artinya bahwa manusia padadasarnya adalah makhluk yang beragama dan percaya kepada +eesaan Allah. $. +esucian dan kebersihan, artinya bahwa semua anak manusia dilahirkan dalam keadaansuci dan bersih dari segala noda dan dosa. !emperhatikan firman Allah yangmengatakan bahwa manusia adalah makhluk mulia dan hadis yang mengatakan bahwasemua anak manusia lahir dalam keadaan suci dan bersih, serta proses pertumbuhan dan   perkembangan janin, maka jelaslah bahwa tindakan pengguguran adalah melanggar moral keislaman serta merusak kemuliaan manusia yang dianugerahkan Allah. Apalagi pengguguran, seperti kata mam al# /ha0ali, ada kemiripannya dengan praktik kaum jahiliyah yang menguburkan setiap balita perempuan yang lahir. %adahal !uhammadSA* diutus Allah justru untuk memperbaiki moral dan etika umat manusia. Dari Aspek Hukum Jinaat !Pidana Islam 1ukum pidana dalam islam harus berdasarkan al#2ur3an dan al#hadits, termasuk hukumabortus itu sendiri. 'ika tidak terdapat dalam al#2ur3an dan al#hadits maka dipakailah ijma’  (kesepakatan para ulama3) tentang suatu masalah. Ada beberapa dalil yang layak untuk diperhatikan berkenaan dengan abortus ini, yaitu 4irman Allah S*5                                                                                                                                                 Artinya   ata!anlah “#arilah !ubaca!an apa yan$ diharam!an atas !amu olehTuhanmu% yaitu jan$anlah !amu memperse!utu!an sesuatu den$an &ia% berbuat bai!lahterhadap !edua oran$ ibu bapa% dan jan$anlah !amu membunuh ana!-ana! !amu !arenata!ut !emis!inan' ami a!an memberi re(!i !epadamu dan !epada mere!a) dan jan$anlah!amu mende!ati perbuatan-perbuatan yan$ !eji% bai! yan$ nampa! di antaranya maupun yan$ tersembunyi% dan jan$anlah !amu membunuh ji*a yan$ diharam!an Allah+membunuhnya, melain!an den$an sesuatu +sebab, yan$ benar' &emi!ian itu yan$ diperintah!an oleh Tuhanmu !epadamu supaya !amu memahami +nya,' (6S. al#An3am  7 )1adis -abi !uhammad SA*  “ Seseoran$ dari !amu ditempat!an    penciptaannya didalam perut ibunya   dalam selama empat puluh hari% !emudian   menjadi .alaqah selama itu pula +/0 hari,%   !emudian menjadi mudh$hah selama itu    pula +/0 hari,) !emudian Allahmen$utus    seoran$ malai!at lalu diperintah!an empat    !alimat +hal,% dan di!ata!an!epadanya   Tulislah amal% ri(!i dan ajalnya% serta   cela!a atau baha$ia-+nya,) !emudianditiup!an ruh padanya (1adis riwayat mam al#8ukhari dari 9Abdullah)6a3idah 4i2h “#en$hindar!an !erusa!an +halhal    ne$atif, diutama!an daripadamendatan$!an !emaslahatan'   “eadaan darurat memboleh!an hal-hal     yan$ dilaran$ +diharam!an,'   “1ajat ter!adan$ dapat mendudu!i   !eadaan darurat' 8erdasarkan dalil#dalil yang telah dikemukakan dalam al#2ur3an dan al#hadits serta telaahatas berbagai kaidah, maka !: menetapkan 4atwa tentang aborsi %ertama  #etentuan $mum  . Darurat adalah suatu keadaan dimana seseorang apabila tidak melakukan sesuatu yangdiharamkan maka ia akan mati atau hampir mati.$.1ajat adalah suatu keadaan dimana seseorang apabila tidak melakukan sesuatu yangdiharamkan maka ia akan mengalami kesulitan berat.+edua  +etentuan hukum .Aborsi haram hukumnya sejak terjadinya implantasi pada dinding rahim ibu ( nidasi)$.Aborsi di bolehkan karena ada u0ur, baik bersifat darurat maupun hajata.+eadaan darurat yang berkaitan dengan kehamilan yang membolehkan aborsi adalah   %erempuan hamil menderita sakit fisik berat seperti kanker stadium lanjut, 58;dengan ca&erna dan penyakit penyakit fisik berat lainnya yang harus ditetapkan olehtim dokter   Dalam keadaan dimana kehamilan mengancam nyawa si ibu b.+eadaan hajat yang berkaitan dengan kehamilan yang dapat membolehkan aborsi adalah  'anin yang dikandung dideteksi menderita cacat genetik yang kalau lahir kelak sulitdisembuhkan  +ehamilan akibat pemerkosaan yang ditetapkan oleh tim yang berwenang yangdidalamnya terdapat antara lain keluarga korban, dokter, dan ulama  +ebolehan aborsi sebagaimana dimaksut diatas harus dilakukan sebelum janin berusia <= hari>.Aborsi yang dibolehkan karena u0ur sebagaimana dimaksud pada angka $ hanya bolehdilaksanakan di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk oleh pemerintah<.Aborsi haram hukumnya dilakukan pada kehamilan yang terjadi akibat 0ina P%MA&'AATA& JA&I& %ada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ada penemuan baru di bidangkedokteran yaitu stemcell. Definisi stem cell itu sendiri adalah sel induk yang dapat berdeferensial atau dapat merubah diri menjadi berbagai sel sesuai dengan lingkungan, bisa berubah#ubah menjadi sel otot, sel endokrin, ephitel, dan lain#lain kemudian berkembang lagimenjadi stemcell.Stemcell dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti plasenta, tali pusat janin, darah,dan sumsum tulang belakang. Sedangkan dalam bahasa kedokteran, stemcell dapat berupa selunipoten (hanya dapat berubah menjadi satu jenis sel), multipoten (dapat berubah menjadi beberapa jenis sel), atau totipoten (dapat berubah menjadi jaringan apapun). Dengankemampuan ini, stemcell dapat menyembuhkan sel#sel tubuh yang rusak atau hilang karena penyakit yang berat dengan cara beregenerasi menjadi organ atau jaringan yang rusak tersebut. 'elas pada kasus ini terjadi pemanfaatan organ tubuh janin untuk memperolehmanfaat itu.4ungsi setelah diaktifkannya stemcell dalam tubuh adalah sebagai berikut ) !enambah jumlah peredaran darah dan mempercepat mikro sirkulasi darah sehingga bagi pasien yang stroke, tekanan darah tinggi, leukimia, dan cuci darah akan sembuh.$) !enambah oksigen dalam darah dan sel sehingga dapat mematikan &irus dan bakteri.>) !empercepat transportasi nutrisi ke seluruh tubuh.<) !empercepat pembersihan dalam tubuh manusia sehingga pasien setelah diterapi stemcell akan lancar buang air besar dan air kecil.  7) !empercepat metabolisme tubuh.?) !enambah kinerja sel badan.@) !empercepat penyembuhan luka dan patah tulang.) !eningkatkan kemampuan anti kanker.Adapun cara mendapatkan stemcell yaitu sebagai berikut%ertama, mendapatkan sel punca embrio. ;ara mendapatkan embryonic stemcells (sel  punca embrio) B !engambil dari cabang bayi (embrio) yang didonorkan orang tuanya. B !engambil dari embrio yang digugurkan atau keguguran. B !engambil dari embrio sisa  pembuatan bayi tabung. B !engambil dari embrio yang dibuat secara therapeutic cloning.+edua, mendapatkan sel punca dewasa. ;ara mengambil adult stemcells (sel punca dewasa) Adult stemcells dapat diambil dari sel atau jaringan tubuh orang dewasa, anak#anak, hewan, dan tali pusat. 8eberapa adult stemcell yang sering digunakan dalam penelitian stemcell dan pengobatan adalah haemapoetic stemcells (stemcell darah) yang umumnya diambil dari sumsum tulang belakang. Pandangan IslamHukum %mbroni( Stem(ells !Sel Pun(a %mbrio slam sebagai agama yang berdasarkan pada moral dan etika yang tinggi tentu saja tidak dapat melepaskan diri dari perbedaan pandangan tersebut. 8erdasarkan cara pengambilannya jelas bahwa stemcell sangat bertentangan dengan moral dan etika karena untuk mengambil ituharus merusak dan membunuh embrio(jabang bayi) pada stemcell embrio. Cleh karena itutindakan ini adalah tindakan pembunuhan. Allah  subhanahu *a ta’ala  berfirman,                                                                                                                      Artinya  23leh !arena itu ami tetap!an +suatu hu!um, ba$i 4ani Israil% bah*a baran$siapa yan$ membunuh seoran$ manusia% bu!an !arena oran$ itu +membunuh,oran$ lain% atau bu!an !arena membuat !erusa!an dimu!a bumi% ma!a sea!an-a!an diatelah membunuh manusia seluruhnya' &an baran$siapa yan$ memelihara !ehidupan seoran$ manusia% ma!a seolah-olah dia telah memelihara !ehidupan manusia semuanya' &an sesun$$uhnya telah datan$ !epada mere!a rasul-rasul ami den$an +memba*a,!eteran$an-!eteran$an yan$ jelas% !emudian banya! diantara mere!a sesudah itu sun$$uh-sun$$uh melampaui batas dalam berbuat !erusa!an dimu!a bumi'2 +5S' Al  #aidah 67, 1ukum ini bukanlah mengenai 8ani srail saja, tetapi juga mengenai manusia seluruhnya.Allah memandang bahwa membunuh seseorang itu adalah sebagai membunuh manusiaseluruhnya, karena seorang itu adalah anggota masyarakat dan karena membunuh seseorang berarti juga membunuh keturunannya.5indakan pembunuhan embrio disebut abortus. :ntuk hukum abortus telah dijelaskan pada pembahasan terdahulu. Dari sini dapat diketahui bahwa stemcell yang menggunakanstemcell embrio bisa dilakukan apabila ada ibu yang secara darurat melakukan aborsi karena jika tidak aborsi maka dikhawatirkan akan mengancam kehidupan si ibu. 1al ini tidak asal#

Previous Document

Ulasan Dalam BUKU FIKSI

Next Document

BAB III Pembahasan

Related Documents
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks