ITS-Undergraduate-6817-3504100025-bab2.pdf

Publish in

Documents

45 views

Please download to get full document.

View again

of 24
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tanah Tanah dapat diartikan dalam beberapa pengertian, diantaranya adalah sebagai berikut (Rizky, 2004) : ­ Menurut Kurdinanto (2004), t anah mempunyai hubungan erat dengan rumah, bangunan atau tanaman yang berdiri di atasnya, sehingga pada hakekatnya benda - benda yang berdiri di atasnya merupakan kesatuan dari tanah tersebut . ­ Menurut S. Rowton Simpson, tanah tidak bergerak sehingga secara fisik ti
Transcript
  5 BAB IITINJAUAN PUSTAKA 2.1TanahTanah dapat diartikan dalam beberapa pengertian,diantaranyaadalah sebagai berikut (Rizky, 2004):  Menurut Kurdinanto (2004), tanah mempunyai hubunganeratdengan rumah, bangunan atau tanaman yang berdiri diatasnya, sehingga pada hakekatnya benda-benda yangberdiri di atasnya merupakan kesatuan dari tanah tersebut.  Menurut S. Rowton Simpson, tanah tidak bergerak sehinggasecara fisik tidak dapat diserahkan/dipindah atau dibawa.Selain itu,tanah juga bersifat abadi.Tanah tidak dapatdirubah dalam tingkatnya sebagai bagian dari bumi itusendiri, juga tidak dapat ditambah/dikurangi atau dirusakkansebagaimana halnya dengan bentuk-bentuk kekayaan yanglainnya.  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,definisi tanahadalah permukaan bumi atau lapisan bumi atas sekali;keadaan bumi di suatu tempat; permukaan bumi yang diberibatas; bahan-bahan dari bumi, bumi sebagai bahan sesuatu(pasir, cadas, napal dansebagainya).  Dalam hukum disebutkan juga kata tanah, tanah dalam artiyuridis adalah sebagai suatu pengertian yang telah diberikanbatasan resmi oleh Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA),dengan demikian pengertian tanah dalam arti yuridis adalah ”permukaan bumi.” Menurut Soerianegara,tanah merupakan sumberdaya alamyang mempunyai peranan dalam berbagai segi kehidupanmanusia, yaitu sebagai tempat dan ruang untuk hidup danberusaha, untuk mendukung vegetasi alam yang manfaatnyasangat diperlukanolehmanusia dansebagaiwadah bahanmineral, logam, bahan bakar fosil dan sebagainya untuk keperluanmanusia (Soemadi1994, dalam Ely 2006).  6Sandi memberikan gambaran pengertian tanah dalam tigamakna, yaitu(Soemadi1994, dalam Ely 2006):1.Tanah yang nilainyaditentukan oleh kemampuannyamenghasilkan produksi tanaman.2.Tanah yang nilainya ditentukan dengan ukuran berat.3.Tanah yang nilainya ditentukan dengan ukuran luas yangsekaligus berarti ruang.Menurut Soemadi (1994), dalam Ely (2006), tanah adalahpermukaanbumi yang dalam penggunaannya, termasuk tubuhbumi dan air serta ruang yang ada di atasnya sekedar diperlukanuntuk kepentingan yang langsung berhubungan denganpenggunaan tanah itu.2.2Nilaidan HargaTanah2.2.1Definisi Nilaidan HargaTanahPengertian nilai tanah dibedakan antara tanah yangdiusahakan ( improved land  ) dan tanah yang tidak diusahakan( unimproved land  ). Nilai tanah yang tidak diusahakan adalahharga tanah tanpa bangunan diatasnya. Sedang nilai tanah yangdiusahakan adalah harga tanah ditambah dengan hargabangunan yang terdapat di atasnya (Sukanto 1985, dalamErnawati2005).Nilai tanah menurut Chapin, dalam Johara (1999),dapat digolongkan ke dalam tiga kelompok, antara lain :a.Nilai keuntungan yang dihubungkan dengan tujuanekonomi dan yang dapat dicapai dengan jual beli tanah dipasaran bebas.b.Nilai kepentingan umum yang dihubungkandengankepentingan umum dalam perbaikan kehidupan masyarakat.c.Nilai sosial yang merupakan hal mendasar bagi kehidupandan dinyatakan penduduk dengan perilaku yangberhubungan dengan pelestarian, tradisi, kepercayaan dansebagainya.Menurut Supriyanto (1999), dalamPresylia(2002),nilai tanahadalah suatu pengukuran yang didasarkan kepada  7kemampuan tanah secara ekonomis dalam hubungannyadengan produktifitas dan strategi ekonomisnya. Di dalamrealitanya, nilai tanah dibagi menjadi dua, yaitu nilai tanahlangsung dan nilaitanah tidak langsung.Nilai tanah langsung adalah suatu ukuran nilaikemampuan tanah yang secara langsung memberikan nilaiproduktifitas dan kemampuan ekonomisnya, seperti misalnyalahan atau tanah yang secara langsung dapat berproduksi,contohnyatanahpertanian. Nilai tanah tidak langsung adalahsuatu ukuran nilai kemampuan tanah dilihat dari segi letak strategis sehingga dapat memberikan nilai produktifitas dankemampuan ekonomis,sepertimisalnya tanah yang letaknyaberada dipusat perdagangan, industri, perkantoran dan tempatrekreasi.Berdasarkan pengertian tersebut maka dapat dikatakanbahwa suatu tanah mungkin saja nilainya secara langsungrendah karena tingkat kesuburunnya rendah, tetapi berdasarkanletak strategisnya sangat ekonomis. Sehingga dapatdisimpulkan bahwa nilai adalah suatu kesatuan moneter yangmelekat pada suatu properti yang dipengaruhi oleh faktorsosial, ekonomi, politik dan faktor fisik yang dinyatakan dalamhargadimanaharga ini mencerminkan nilai dari propertitersebut(Presylia, 2002).Menurut Sujarto (1986), dalam Ely (2006), nilai tanahadalah perwujudan dari kemampuan tanah sehubungan denganpemanfaatan dan penggunaan tanah, dimana penentuan nilaitanahnya tidak terlepas dari nilai keseluruhan tanah dimanatanah itu berlokasi.Sedangkan menurut Suryanto (1997),dalam Ernawati (2005), nilai tanah adalah perwujudan darikemampuan sehubungan dengan pemanfaatan dan penggunaantanah sebagai ilustrasi, dimana harga tanah merupakan salahsatu refleksi dari nilai tanah dan sering digunakan sebagaiindeks bagi nilai tanah.Harga tanah adalah penilaian atas tanah yang diukurberdasarkan harga nominal dalam satuan uang untuk satuan  8luas tertentu pada pasaran lahan (Riza, 2005). Nilai tanah danharga tanah mempunyai hubungan yang fungsional, dimanaharga tanah ditentukan oleh nilai tanah atau harga tanahmencerminkan tinggi rendahnya nilai tanah. Dalam hubunganini, perubahan nilai tanah serta penentuan nilai dengan hargatanah dipengaruhi oleh faktor-faktor yang menunjangkemanfaatan, kemampuan dan produktifitas ekonomis tanahtersebut.Menurut Riza (2005), harga sebidang tanah ditentukanoleh jenis kegiatan yang ditempatkan diatasnyadan terwujuddalam bentuk penggunaan tanah. Harga tanah dalam keadaansebenarnya dapat digolongkan menjadi harga tanah pemerintah( Goverment Land Price ) dan harga tanah pasar (  Market Land Price ).Menurut Brian Berry (1984),dalamLuky (1997),hargatanah merupakan refleksi dari nilai tanah artinya hargamerupakan cerminan dari nilai tanah tersebut. Pengertianumum dari nilai dan harga tanah adalah :Nilai tanah (land value) adalah perwujudan darikemampuan sehubungan dengan pemanfaatan danpenggunaan tanah.Harga tanah (land prize) adalah salah satu refleksi darinilai tanah dan sering digunakan sebagai indeks baginilai tanah.MenurutLuky (1997), dengan adanya investasi padatanah yang terus-menerus maka harga tanah juga meningkatsecara non-linier. Hal ini disebabkan karena harga tanahmerupakan harga pasar tidak sempurna (imperfect market) ,artinya harga tanah tidak mungkin turun karena tidak berimbangnya supply dan demand  .Sebidang tanah akan memiliki nilai atau harga yangtinggi bilaterletak pada lokasi yang strategis (aktifitasekonomi yang tinggi, lokasi mudah dijangkau dan tersediainfrastruktur yang lengkap). Harga tanah bergerak turunseiring jarak dari pusat kota (produktif) ke arah pedesaan
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks