JUDUL

Publish in

Documents

20 views

Please download to get full document.

View again

of 11
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
danang
Transcript
  A . JUDUL PENELITIAN  : Dosis Aminopilin untuk Asma Eksaserbasi pada Anak dalam Ulasan Sistemik . B . PENGARANG :   Lewis Cooney1, Ian Sinha2 ☯ , Daniel Hawcutt1,2 ☯ *   C . NAMA JURNAL  :   RESEARCH ARTICLE (PLOS ONE )   D .TAHUN PUBLIKASI   : Jurnal di publikasikan pada tahun August 2, 2016 E . Latar Belakang Istilah asma berasal dari bahasa Yunani yang artinya terengah-engah dan berati serangan napas  pendek. Meskipun dahulu istilah ini digunakan untuk menyatakan gambaran klinis, napas pendek tidak memandang sebabnya. Sekarang istilah ini hanya ditunjukan untuk keadaan yang menununjukan respon abnormal saluran napas terhadap berbagai rangsangan yang meyebabkan penyempitan jalan napas yang meluas. Asma adalah suatu keadaan dimana saluaran napas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap ransangan tertentu menimbulkan inflamasi atau peradangan pada saluran pernapasan (bronkial/  brochial ). Meskipun penyempitan ini bersifat sementara namun bagi orang yang terkena serangan asma akan mengalami sesak napas yang berulang disertai dengan napas yang berbunyi, batuk terutama pada malam hari karena otot-otot polos ranting  –  ranting tenggorokan dalam kondisi mengejang sehingga butuh  penanganan khus bagi penderita yang terkena serangan asma. Perubahan patofisiologis yang menyebababkan obstruksi jalan napas terjadi pada bronkus ukuran sedang dan bronkiolus yang  berdiameter 1 mm. Penyempitan jalan napas disebabkan oleh bronkospasme edema mukossa dan hipersekresi mukus yang kental. Peningkatan respons bronkus terhadap berbagai stimulus, bermanifestasi sebagai penyempitan jalan napas yang meluas yang keparahanya berubah secara sepontan. Pengobatan asma yang memadai eksaserbasi masa dengan aminofilin IV tergantung pada dosis yang tepat. Rekomendasi tujuan untuk berbagai terapi target yang mungkin inap-  propriate konsentrasi serum berkorelasi buruk dengan perbaikan klinis. ulasan ini  bertujuan untuk mengevaluasi bukti untuk strategi dosis optimum aminophyl- intravena  baris pada anak-anak yang menderita eksaserbasi asma. F. Metode Penelitian Asma adalah suatu penyakit dengan ciri meningkatnya respon trakea dan bronkhus terhadap  berbagai rangsangan dengan manifestasi adanya penyempitan jalan nafas yang luas dan derajatnya dapat berubah-ubah secara spontan maupun sebagai hasil pengobatan (Soeparman, 1990 dikutip dari The American Thoracic Society, 1962).  Asma adalah keadaan klinis yang ditandai oleh masa penyempitan bronkus yang reversibel, dipisahkan oleh masa di mana ventilasi jalan nafas terhadap berbagai rangsang (Sylvia Anderson 1995 : 149). Asma adalah suatu inflamasi kronis saluran nafas yang melibatkan sel eosinofil, sel mast, sel netrofil, limfosit dan makrofag yang ditandai dengan wheezing, sesak nafas kumat-kumatan,  batuk, dada terasa tertekan dapat pulih kembali dengan atau tanpa pengobatan (Cris Sinclair, 1990 : 94). Asma adalah suatu penyakit peradangan (inflamasi) saluran nafas terhadap rangsangan atau hiper reaksi bronkus. Sifat peradangan pada asma khas yaitu tanda-tanda peradangan saluran nafas disertai infliltrasi sel eosinofil (Samsuridjal dan Bharata Widjaja, 1994). Dari ketiga definisi diatas maka dapat disimpulakan Penyakit Asma adalah suatu penyakit yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) kronis dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. Untuk tinjauan sistematis yang membandingkan rejimen dosis aminofilin melalui intravena pada anak yang menderita eksaserbasi asma. Hasil utama sampai waktu resolusi-gejala mortalitas dan kebutuhan untuk ventilasi mekanis. Hasil sekunder adalah tanggal sampai debit criteria ,debit aktual dan efek samping terpenuhi I.   Variabel Penelitian (Variabel Bebas, Variabel Perancu, Variabel Tergantung) Variable Bebas Rejimen dosis yang digunakan untuk ekserbasi asma Variable Perancu Variable Tergantung II.   Populasi : Pada jurnal ini para peneliti menggunakan sampel pada pasien anak-anak . III.   Sampel : Penderita Eksaserbasi Asma pada Anak   IV.   Kriteria Inklusi & Eksklusi    Kriteria inklusi Kriteria Eksklusi V.   Metode Pengambilan Data Metode diskripsi atau Review terhadap penelitian sebelumnya, yaitu CENTRAL, CINAHL, MEDLINE andWeb of Science. Menelusur dilakukan Maret 2016 VI.   Metode Analsis Data  Desain studi Kami melakukan tinjauan sistematis studi memanfaatkan theophyllines melalui intravena dalam pengelolaan eksaserbasi asma pada anak-anak.   data penelitian dan analisis Dari studi masing-masing yang telah diekstraksi dosis pemuatan dan / atau dosis pemeliharaan theophyllines intravena diberikan, dan apakah dosis berikutnya sesuai berdasarkan hasil terapi pemantauan obat. Rentang usia, jumlah peserta dan penggunaan obat secara bersamaan  juga penelitian . Analisis statistik. G . Hasil penelitian Gambar 1    hasil klinis dari studi menggunakan theophyllines IV untuk eksaserbasi asma akut. Studi dikelompokkan berdasarkan perbanding an aminofilin dengan plasebo atau agonis adrenergik β2. Pemuatan dosis, dosis pemeliharaan dan hasil k linis ditunjukkan pada Tabel 1 dan 2. pemberian Dosis aminofilin pemberikan Dosis kepada anak-anak di seluruh RCT yang pemanfaatan aminofilin IV untuk eksaserbasi asma akut pada anak sangat bervariasi. Semua penelitian kecuali satu [31] mengatur aminofilin sebagai dosis diikuti dengan infus. Semua studi menghitung dosis berdasarkan berat masing-masing peserta. Pemuatan dosis berkisar dari 4-10mg / kg dan infus tarif berkisar dari 0.5-1.2mg / kg / jam. Faktor Umur itu dalam strategi dosis aminofilin ada di delapan studi. kedua dosis dan laju infus yang dipengaruhi Umur diberikan dalam satu studi [21], dengan sisa tujuh.
Related Documents
Judul Percobaan.docx
Sep 20, 2017

Judul Percobaan.docx

Judul Percobaan
Sep 20, 2017

Judul Percobaan

BAB VI judul 2
Sep 20, 2017

BAB VI judul 2

BAB IV judul 2
Sep 20, 2017

BAB IV judul 2

Judul
Sep 20, 2017

Judul

sub judul
Sep 20, 2017

sub judul

HALAMAN JUDUL K3
Sep 21, 2017

HALAMAN JUDUL K3

Judul Penelitian
Sep 21, 2017

Judul Penelitian

Judul
Sep 21, 2017

Judul

View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks