makalah KWU

Publish in

Documents

63 views

Please download to get full document.

View again

of 27
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
pengenalan tentang kewirausahaan terhadap kalangan mahasiswa
Transcript
  1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada suatu negara yang sedang berkembang, peranan para wirausahawan tidak dapat diabaikan terutama dalam melaksanakan pembangunan. Suatu bangsa akan berkembang lebih cepat apabila memiliki para wirausahawan yang dapat  berkreasi serta melakukan inovasi secara optimal yaitu mewujudkan gagasan-gagasan  baru menjadi kegiatan yang nyata dalam setiap usahanya. Indonesia sebagai salah satu negara yang sedang berkembang berusaha dengan giat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Salah satu peran penting dalam meningkatkan taraf hidup rakyatnya adalah melalui pendidikan. Hal ini karena, pendidikan merupakan salah satu prasyarat untuk mempertahankan martabat manusia serta memiliki kesempatan dalam mengembangkan kemampuan dan membina kehidupannya dalam masyarakat antara lain melalui pendidikan. Pembangunan pendidikan nasional ditujukan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia khususnya dalam upaya mencerdaskan kehidupan  bangsa sehingga akan menjadi bangsa yang beradab dan dapat bersaing di dunia Internasional. Salah satu upaya mewujudkan tujuan pendidikan itu terutama di sekolah telah dikembangkan dan dilaksanakan pelajaran kewirausahaan sebagai mata  pelajaran. sejalan dengan pendapat Ciputra yang menyatakan bahwa Pendidikan entrepreneurship akan mampu menghasilkan dampak nasional yang besar bila kita  berhasil mendidik seluruh bangku sekolah kita dan mampu menghasilkan empat juta entrepreneur  baru dari lulusan lembaga pendidikan Indonesia selama 25 tahun mendatang. Pendidikan entrepreneurship sejak dini sebagaimana dikemukakan Ciputra Dari pendapat yang dikemukakan itu patut disimak bahwa usia memulai bisnis tidaklah ada patokan yang tepat. Oleh karena itu keinginan individu yang ingin memulai bisnis mereka sejak usia dini bukanlah hal yang tidak lazim. Di kalangan etnis Tionghoa, pebisnis kawakan di Indonesia maupun di mancanegara aktivitas  bisnis sudah mereka mulai sejak usia muda melalui pembelajaran dari toko orang tuanya sejak mereka masih di Sekolah Dasar. Saat mereka merasa ingin memulai aktivitas bisnis sendiri mereka tidak lagi .bekerja. Pada bisnis orang tuanya tetapi sudah memulai bisnis sendiri. Di Indonesia etnis lain yang mempunyai motiv  berbisnis yang relatif tinggi dapat dilihat pada etnis antara lain Minang, Bugis dan Madura. Terbentuknya calon pebisnis baru di sebuah Negara menjadi penting karena akan melahirkan pebisnis-pebisnis tangguh yang akan membuat pertumbuhan ekonomi negara itu menjadi lebih baik. Terbatasnya lapangan kerja akibat laju  pertumbuhan angkatan kerja yang tidak dibarengi dengan laju pertumbuhan ekonomi,   1  2  penyebaran tenaga kerja yang tidak merata dan sikap mental wirausaha para lulusan sekolah kejuruan dan non kejuruan yang tidak terbina dengan baik, memerlukan  pemecahan yang cukup serius. Sebagaimana diketahui salah satu tujuan kebijaksanaan pembangunan nasional adalah meningkatkan produksi yang disertai dengan penciptaan lapangan kerja baru yang seluas-luasnya dan penyebaran pendapatan yang lebih merata. Berdasarkan uraian di atas, maka sudah sewajarnya para lulusan sekolah kejuruan diajak untuk memahami secara realistis keadaan sekarang ini dalam hubungannya dengan masalah kesempatan kerja. Juga perlu disadari bahwa tanggung jawab mereka tergantung sepenuhnya pada diri mereka. Pemikiran yang selalu menggantungkan sepenuhnya harapan kepada pemerintah dan pihak lainnya untuk menyediakan lapangan kerja perlu disingkirkan. Salah satu alternatif yang menarik untuk memecahkan masalah ketenagakerjaan ini adalah menumbuhkan sikap mandiri, mengembangkan pengetahuan, menumbuhkan motivasi dan menanamkan minat  berwirausaha terhadap anak. Jelaslah bahwa salah satu solusi untuk mengurangi jumlah pengangguran serta meningkatkan pendapatan masyarakat dalam rangka pengembangan wilayah adalah melalui pengembangan SDM di samping pengembangan sumber daya lainnya melalui pendidikan formal sebagai sebuah lembaga untuk menumbuhkan sikap mandiri, mengembangkan pengetahuan, dan menumbuhkan motivasi serta menanamkan minat berwirausaha kepada anak-anak.  3 1.2 Rumusan Masalah Mengacu dari uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut: 1)   Apakah pengertian kewirausahaan? 2)   Bagaimana proses pendidikan kewirausahaan di sekolah? 3)   Bagaimana cara memupuk jiwa kewirausahaan sejak dini? 4)   Apakah peran pendidikan dalam pembentukan jiwa wirausaha pada pelajar? 5)   Bagaimana cara pendidikan kewirausahaan dalam membentuk minat pelajar? 6)   Bagaimana cara pendidikan kewirausahaan dalam membangun motivasi pelajar? 7)   Apakah perlunya pendidikan kewirausahaan pada pelajar 8) Apakah manfaat pendidikan kewirausahaan di kalangan mahasiswa 1.3 Tujuan Pembahasan Sesuai dengan perumusan masalah di atas, maka tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut: 1)   Untuk mengetahui pengertian kewirausahaan. 2)   Untuk mengetahui proses pendidikan kewirausahaan di sekolah. 3)   Untuk mengetahui cara memupuk jiwa kewirausahaan sejak dini. 4)   Untuk mengetahui peran pendidikan dalam pembentukan jiwa wirausaha pada  pelajar.  4 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Kewirausahan Wirausaha adalah seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya. Ia  bebas merancang, menentukan mengelola, mengendalikan semua usahanya. Sedangkan kewirausahaan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan meruapakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarsa dan bersaahaja dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegaitan usahanya atau kiprahnya. Seorang yang memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya. Dari waktu-ke waktu, hari demi hari, minggu demi minggi selalu mencari  peluang untuk meningkatkan usaha dan kehidupannya. Ia selalu berkreasi dan  berinovasi tanpa berhenti, karena dengan berkreasi dan berinovasi lah semua peluang dapat diperolehnya. Wirausaha adalah pelaku utama dalam pembangunan ekonomi dan fungsinya adalah melakukan inovasi atau kombinasi-kombinasi yang baru untuk sebuah inovasi (Hendro, 2011: 29). (Wordpress:2010) Wirausaha adalah orang yang terampil memanfaatkan  peluang dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk meningkatkan kehidupannya. Pada hakekatnya semua orang adalah wirausaha dalam arti mampu  berdiri sendiri dalam emnjalankan usahanya dan pekerjaannya guna mencapai tujuan  pribadinya, keluarganya, msaayarakat , bangsa dan negaranya, akan tetapi banyak diantara kita yang tidak berkarya dan berkarsa untuk mencapai prestasi yang lebih  baik untuk masa depannya, dan ia menjadi ketergantungan pada orang lain, kelompok lain dan bahkan bangsa dan Negara lainnya. Istilah kewirausahaan, kata dasarnya  berasal dari terjemahan entrepreneur, yang dalam bahasa Inggris di kenal dengan between taker   atau  go between .   1. Konsep Kewirausahaan Sampai saat ini konsep kewirausahaan masih terus berkembang. Kewirausahan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarya dan  bersahaja dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya. Seseorang yang memiliki karakter wirausaha selalu tidak puas dengan apa
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks