Pandangan Dasar BIG FIVE

Publish in

Documents

42 views

Please download to get full document.

View again

of 2
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
pandangan dasar teori big five
Transcript
  Pandangan Dasar/ Prinsip-Prinsip Dasar Kepribadian Pandangan kepribadian Big Five tidak seperti kebanyakan teori kepribadian yang menggambarkan variabel utama dengan menggunakan bahasa ilmiah khusus. Para ahli teori Big Five menaruh kepercayaan pada bahasa alami, yaitu bahasa sehari-hari yang digunakan orang untul menggambarkan kepribadian, kata-kata individual (kata sifat) yang menggambarkan orang. Penelitian sebelumnya (1963) yang diteliti oleh Allport, Cattell, dan lainnya menunjukkan bahwa terdapat lima faktor penting. Kelima faktor tersebut  juga berulang kali ditemukan dalam penelitian lainnya yang mencakup berbagai sumber data, sampel dan instrumen penilaian. Kelima faktor tersebut memiliki reliabilitas dan validitas yang stabil (MrCrae & Costa, 2008). Pada tahun 1981, Lewis Goldberg meninjau kembali penelitian yang ada dan terkesan dengan hasilnya yang konsisten, yang menyarankan bahwa “setiap model untuk menyusun perbedaan individu harus mencakup tingkat tertentu seperti dimensi Big Five”. “Big” dimaksudkan untuk menunjukkan bahawa setiap faktor memasukkansejumlah besar sifat yang lebih spesifik, faktor-faktornya hampir sama dengan hierarki superfaktor Eysenck. Kelima faktor tersebut adalah, Neuroticism (N), Extraversion (E), Openness (O), Agreeableness (A), and Conscientiousness (C). Neuroticism kontras dengan stabilitas emosional dengan berbagai perasaan negatif, termasuk kecemasan, kesedihan, mudah tersinggung, dan ketegangan saraf. Keterbukaan terhadap pengalaman menggambarkan keluasan, kedalaman, dan kompleksitas kehidupan mental dan pengalaman seseorang. Extraversion dan Agreeableness meringkas ciri-ciri interpersonal; Artinya, mereka menangkap apa yang orang lakukan satu sama lain dan satu sama lain. Akhirnya, Conscientiousness terutama menggambarkan perilaku tugas dan sasaran-diarahkan dan kontrol impuls yang dibutuhkan secara sosial. Secara khusus, superfaktor super Extraversion dan Neuroticism Eysenck ditemukan hampir identik dengan dimensi yang sama dengan yang disebutkan di Big Five, dan superfaktor Psikotisme Eysenck sesuai dengan kombinasi Agreeableness dan Conscientiousness rendah (Clark & Watson, 1999; Costa & McCrae , 1995; Goldberg & Rosolack, 1994). McCrae dan Costa mengusulkan agar faktor-faktor pada Big Five tersebut memiliki dasar biologis. Perbedaan perilaku yang terkait dengan Big Five dikatakan ditentukan oleh pengaruh genetik pada struktur saraf, kimia otak, dan sebagainya. Memang, dalam mengusulkan model ini, McCrae dan Costa merasa  bahwa dasar biologis dari faktor-faktor itu begitu kuat sehingga kecenderungan  dasar lima dimensi tidak terpengaruh secara langsung oleh lingkungan; Pendapat mereka adalah bahwa Sifat kepribadian, seperti temperamen, adalah disposisi endogen yang mengikuti jalan intrinsik pembangunan yang pada dasarnya tidak  bergantung pada lingkungan (McCrae et al., 2000, hal 173).
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks