Permasalahan Utama Di Pedesaan Pada Umumnya Adalah Masalah Transportasi

Publish in

Documents

74 views

Please download to get full document.

View again

of 12
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Permasalahan Utama Di Pedesaan Pada Umumnya Adalah Masalah Transportasi
Transcript
  Permasalahan utama di pedesaan pada umumnya adalah masalah transportasi, untuk pedesaan yang transportasinya sudah lancar cenderung lebih maju, karena sumua kebutuhan dengan mudah bisa di dapatkan, dengan biaya yang tidak terlalu tinggi.   Hal ini dapat di lihat perekonomian misalnya wilayah desa yang dilalui jalan raya, terlihat perkembangan masyarakatnya jauh lebih maju dari pada wilayah Desa yang ada dipedalaman. Kemajuan yang bisa kita lihat mereka rata-rata punya kendaraan bermotor, warung banyak berdiri di sepanjang jalan, dibukanya tempat pencucian kendaraan bermotor serta usaha-usaha jasa lainnya. Sehingga bisa menaikkan penghasilan masyarakat di sepanjang jalan tersebut.   Seperti dikemukakan diatas, bahwa masih banyak desa-desa yang terisolasi, sehingga mengalami keterpencilan dan keterbelakangan. Untuk dapat mengatasi masalah kemiskinan di pedesaan maka diperlukan hal-hal sebagai berikut :   Masalah Keisolasian atau masalah transportasi   Di pedesaan pada umumnya masalah transportasi terutama jalan darat sangat minim sekali. Hal inilah faktor utama kenapa masyarakat pedesaan cenderung miskin, Karena keterbatasan infomasi dan komunikasi dengan daerah luar, Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja diperlukan biaya yang cukup tinggi, Sedangkan apabila ada hasil komoditas yang harus dijual juga memerlukan biaya tinggi akibatnya komoditas dihargai dengan harga yang sangat rendah. Apabila di sediakan jalan maka harga komoditas yang dimiliki masyarakat harganya akan naik yang akan menambah kekayaan masyarakat pedesaan yang pada akhirnya akan lepas dari kemiskinan.   Terbatasnya trasnsportasi di pedesaan berakibat lambatnya perputaran perekonomian di daerah pedesaan. Petugas dari kota yang bisa mentransfer teknologi juga sangat jarang sekali, akibatnya kehidupan di pedesaan terkesan monoton. Apabila ada jalan yang mudah dilalui ke desa tersebut maka proses alih teknologi juga akan berjalan dengan cepat, sehingga akan memacu perekonomian di pedesaan. Dengan sentuhan tehnologi tepat guna pertanian maka cara bertani akan semakin berkembang yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahateraan masyarakat.   Solusi yang bisa ditempuh dalam mengatasi permasalahan ini adalah antara Pemerintah, masyarakat dan Swasta (pelaku usaha) perlu bersama-sama memecahkan permasalahan ini mengingat besarnya dana yang digunakan untuk mengatasi keterisolasian tersebut, yaitu dengan cara sebagai berikut :   1. Pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah, secara bersama-sama memfokuskan dalam mengatasi permasalahan insfrastruktur keterisolasian atau masalah tansportasi, karena masalah transportasi adalah masalah yang paling utama yang berkaitan dengan kemiskinan di pedesaan.   2. Masyarakat desa bisa dengan cara bergotong-royong membangun jalan guna membuka keterisolasian yang dikoordinir oleh pemerintah setempat, mengingat masyarakat mempunyai sumber daya berupa sifat kegotong-royongan.   3. Pelaku usaha dalam hal ini swasta yang bergerak di desa tersebut dapat memberikan bantuan sebagai wujud pertanggungjawaban perusahaan dalam program CSR.   Kurangnya Sumber Daya Alam.   Berkurangnya Sumber daya alam yang ada di masyakarat pedesaan disebabkan, masyarakat desa selalu mengambil hasil dari alam tetapi tidak menjaga kelestariannya, alam yang tersedia terbatas dan cenderung berkurang, sementara penduduk desa yang menggunakan cenderung meningkat, akibatnya kebutuhan masyarakat yang bergantung pada alam semakin berkurang, apabila dibiarkan terus menerus tanpa ada teknologi yang dapat menciptakan nilai tambah maka kemiskinan di pedesaan akan semakin meluas. Sumber daya alam yang berkurang seperti tersedianya air bersih, karena penggunanya lebih banyak, juga sumber-sumber lain yang disediakan oleh alam.   Perusakan alam atara lain disebabkan pada saat tertentu masyarakat desa menggunakan tuba untuk menangkap ikan, akibatnya habitat ikan yang ada di sungai itu mati semuanya, dengan demikian  maka sangat nyata kerusakan alam oleh manusia, karena ketidak-pedulian dan mengharapkan untung banyak dengan cara yang mudah.   Solusi untuk mempertahankan sumber daya alam, maka penduduk pedesaan perlu diberikan sosialisasi akan pentingnya sumber daya alam yang terbatas, serta bagaimana cara mempertahankan dan melestarikan sumber daya alam yang sangat diperlukan dalam masyarakat pedesaan.   Rusaknya lingkungan sekitarnya   Rusaknya lingkungan sekitar desa, khususnya di daerah pedesaan yang kaya akan tambang, seperti emas, kerusakan lingkungan sekitar ini disebabkan karena ekploitasi alam yang berlebihan baik penambang tanpa izin (peti) atau penambangan liar, maupun penambangan yang berizin. Penggunaan mercure yang berlebihan yang bisa mencemarkan sungai di sekitar penambangan, disamping itu akan meninggalkan lingkungan yang rusak karena tidak bisa digunakan untuk lahan pertanian, atau usaha lainya seperti perkebunan.   Solusi yang bisa di tempuh adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan disamping juga kepada penambang liar maupun berizin agar memperhatikan lingkungan hidup. Dalam memberikan sosialisasi ini peran pemerintah cukup besar, disamping itu agar dibuat aturan serta sanksi yang jelas dalam rangka mempertahankan kelestarian lingkungan. Dengan adanya aturan dan sanksi yang yang jelas diharapkan aturan ditaati bersama sehingga kelestarian alam tetap terjaga.   Kemiskinan dan permalasahan di pedesaan adalah merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, karena sebagain besar penduduk Indonesia yang miskin adalah yang tinggal di daerah pedesaan, adapun yang menjadi permasalahan penyebab kemiskinan yang paling utama adalah :   1. Masalah Keisolasian atau masalah transportasi, karena Terbatasnya trasnportasi di pedesaan berakibat lambatnya perputaran perekonomian di daerah pedesaan. Petugas dari kota yang bisa mentransfer teknologi juga sangat jarang sekali, akibatnya kehidupan di pedesaan terkesan monoton.   2. Masalah Kurangnya Sumber Daya Alam yang ada di masyakarat pedesaan disebabkan, masyarakat desa selalu mengambil hasil dari alam tetapi tidak menjaga kelestariannya, alam yang tersedia terbatas dan cenderung berkurang, sementara penduduk desa yang menggunakan cenderung meningkat, akibatnya kebutuhan masyarakat yang bergantung pada alam semakin berkurang.   3. Masalah Rusaknya lingkungan sekitarnya, khususnya di daerah pedesaan yang kaya akan tambang, seperti emas, kerusakan lingkungan sekitar ini disebabkan karena ekploitasi alam yang berlebihan baik penambang tanpa izin (peti) atau penambangan liar, maupun penambangan yang berizin.   Solusi:   1. Masalah Keisolasian/transportasi Solusi yang bisa ditempuh dalam mengatasi permasalahan ini Pemerintah, masyarakat dan Swasta (pelaku usaha) perlu bersama-sama memecahkan permasalahan ini mengingat besarnya dana yang digunakan untuk mengatasi keterisolasian tersebut.   2. Masalah Kurangnya Sumber Daya Alam solusinya adalah penduduk pedesaan perlu di berikan sosialisasi akan pentingnya sumber daya alam yang terbatas.   3. Masalah Rusaknya lingkungan sekitarnya dengan Solusi yang bisa di tempuh adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan disamping juga kepada penambang liar maupun berizin agar memperhatikan lingkungan hidup  (Tugas Softskill)Permasalahan & Solusi Pendidikan Di Daerah Pelosok    Indonesia   Latar Belakang   Pendidikan adalah suatu hal yang mutlak bagi warga Negara Indonesia. Pendidikan adalah jalan terbaik untuk meningkatkan taraf kehidupan sebuah generasi tak terkecuali di Indonesia. Kurangnya sarana dan prasarana pendukung yang disediakan oleh Pemerintah masih tergolong minim untuk wilayah-wilayah tertentu menjadikan kualias pendidikan di Indonesia semakin terpuruk ditengah-tengah perkembangan Globalisasi yang sangat pesat saat ini. Ketiadaan dukungan sarana belajar sering manjadi kambing hitam tidak masksimalnya kualitas pendidikan. Faktanya memang demikianlah yang terjadi berbagai sekolah-sekolah di pelosok negeri ini. Kurangnya kapasitas ruang belajar dan jumlah guru membuat pembagian kelas menjadi sangat biasa terjadi di sekolah-sekolah pelosok. Bukan hanya kekurangan ruang belajar, sekolah-sekolah di pelosok negri ini kekurangan tenaga pengajar. Tenaga pengajar atau guru ini biasanya bukan dari penduduk asli sekitar sekolah melainkan dari berbagai daerah di Indonesia. Tak layaknya gaji dan tunjangan bahkan sulitnya menjangkau sekolah-sekolah menjadikan guru-guru disana enggan mengajar karena sulitnya jalan yang akan mereka lewati. Kualitas pendidikan di Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara berkembang lainnya. Banyaknya tawuran antar pelajar semakin menambah terpuruknya dan gagalnya pendidikan di Indonesia. Kurangnya pengawasan dari orang tua dan guru menjadikan hal-hal negatif muncul di tengah-tengah pelajar. Bukan tanpa upaya, pemerintah bahkan sudah berupaya sekuat tenaga untuk meningkatkant kualitas pendidikan di Indonesia dengan cara memberi tunjangan kepada tenaga pendidik dan seleksi tenaga pengajar yang berkualitas, tak murah pemerintah mengeluarkan tunjangan untuk pendidik. Namun hal ini malah menambah beban negara dengan pengeluaran begitu banyaknya tanpa ada hasil. Tunjangan ini malah disalah gunakan untuk kesejahtraan dirinya dan keluarganya bukan malah menambah kualitas pendidikan. Pendidikan seringkali dijadikan sebagai bisnis tanpa memikirkan kualitas pendidikannya. Berbagai macam masalah sedang mendera negri ini, utamanya pendidikan. Bila tak cepat dibenahi sistem dan kualitas pendidikan di Indonesia akan semakin terpuruk untuk generasi selanjutnya. Permasalahan Pendidikan Dalam kaitan pendidikan sebagai suatu sistem, maka permasalahan pendidikan yang saat ini tengah berkembang, maka masalah pendidikan nasional dapat diuraikan sebagai berikut: 1.   Sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Dengan adanya kerusakan sarana dan prasarana ruang kelas dalam jumlah yang banyak, maka proses belajar mengajar tidak bisa berlangsung dengan baik dan efektif. Contohnya:    Adanya ruang kelas yang atapnya bocor, saat musim hujan maka siswa tidak akan bisa belajar dengan baik maka dari itu, proses belajar mengajar akan tergannggu.    Adanya kerusakan pada meja dan kursi.    Kerusakan pada papan tulis. 2.   Kekurangan Jumlah Tenaga Guru Guru sebagai pilar penunjang terselenggaranya suatu sistem pendidikan, merupakan salah satu komponen strategis yang juga perlu mendapatkan perhatian oleh negara. Misalnya dalam hal penempatan guru, bahwa hingga sekarang ini jumlah guru dirasakan oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri masih sangat kurang, terutama di daerah-daerah terpencil. Sebagai contoh  di daerah-daerah terpencil di semua Kabupaten di Bali, bahwa kondisi minimnya jumlah guru dibandingkan kebutuhan yang ada sudah sering dilontarkan. 3.   Mahalnya Biaya Pendidikan Pendidikan bermutu itu mahal. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Orang miskin tidak boleh sekolah. Makin mahalnya biaya pendidikan sekarang ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah 4.   Kinerja dan Kesejahteraan Guru Belum Optimal Kesejahteraan guru merupakan aspek penting yang harus diperhatikan oleh pemerintah dalam menunjang terciptanya kinerja yang semakin membaik di kalangan pendidik. Berdasarkan UU No.14/2005 tentang Guru dan Dosen, pasal 14 sampai dengan 16 menyebutkan tentang Hak dan Kewajiban diantaranya, bahwa hak guru dalam memperoleh penghasilan adalah di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial, mendapatkan promosi dan penghargaan, berbagai fasilitas untuk meningkatkan kompetensi, berbagai tunjangan seperti tunjangan profesi, fungsional, tunjangan khusus bagi guru di daerah khusus. 5.   Jumlah dan Kualitas Buku Yang Belum Memadai Ketersediaan buku yang berkualitas merupakan salah satu prasarana pendidikan yang sangat penting dibutuhkan dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan. Secara teknis, pengadaan buku pelajaran di sekolah tidak lagi boleh dilakukan oleh sekolah dengan menjual buku-buku kepada siswa secara bebas, melainkan harus sesuai dengan buku sumber yag direkomendasikan oleh pemerintah. Saat ini pemerintah sudah mengeluarkan anggaran berupa dana bos. 6.   Keterbatasan Anggaran Ketersediaan anggaran yang memadai dalam penyelenggaran pendidikan sangat mempengaruhi keberlangsungan penyelenggaraan tersebut. Permasalahan lainnya yang juga penting untuk diperhatikan adalah alasan pemerintah untuk berupaya merealisasikan anggaran pendidikan 20% secara bertahap karena pemerintah tidak memiliki kemampuan untuk mengalokasikan 20% secara sekaligus dari APBN/APBD. 7.   Mutu SDM Pengelola Pendidikan Sumber daya pengelola pendidikan bukan hanya seorang guru atau kepala sekolah, melainkan semua sumber daya yang secara langsung terlibat dalam pengelolaan suatu satuan pendidikan. Rendahnya mutu dari SDM pengelola pendidikan secara praktis tentu dapat menghambat keberlangsungan proses pendidikan yang berkualitas, sehingga adaptasi dan sinkronisasi terhadap berbagai program peningkatan kualitas pendidikan juga akan berjalan lamban.  Solusi Menurut Saya :  Pemerintah harus meningkatkan Anggaran Pendidikan dan juga bertanggung jawab untuk menanggung biaya pendidikan bagi warganya kurang mampu, baik untuk sekolah negeri maupun swasta. Pemerintah juga harus memperhatikan sarana dan prasarana di sekolah yang sudah rusak, seperti meja, kursi, papan tulis, dll. Dan juga harus memperhatikan kondisi bangunan sekolah yang biasanya pada sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil kurang nyaman untuk dijadikan tempat belajar, terkadang atapnya bocor saat musim hujan. Pemerintah juga harus memperluas dan memeratakan kesempatan untuk mendapatkan

Previous Document

ANILIN

Related Documents
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks