PLTB

Publish in

Documents

37 views

Please download to get full document.

View again

of 4
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
HYBRID SISTEM
Transcript
  PLTB Indonesia terus berupaya untuk memanfaatkan tenaga angin untukkelistrikan. Di mulai dengan membangun PLTB percontohan diberbagai wilayah Indonesia sejak tahun 2!. da #$ desa yangdijadikan proyek percontohan dengan total %! unit dan totalkapasitas #&'! k( yang tersebar di Pro)insi *awa Barat' Banten' *awa Tengah' D.I . +ogyakarta' *awa Timur' ,TB -,usa TenggaraBarat' ,TT -,usa Tenggara Timur' /ulawesi /elatan' dan Pro)insi0aluku.Di samping untuk percontohan' PLTB juga dibangun dalam kontekskomersil dan PLTB interkoneksi. PLTB komersil dibangun padatahun 2! di 1epulauan /eribu' *akarta dengan total kapasitas $'!k(' sedangkan PLTB interkoneksi telah dimulai sejak tahun 2$ di0alangmenggu' /angihe' Pro)insi /ulawesi tara dengan totalkapasitas 3 k(.1emudian pada bulan 0ei 2#!' Pemerintah Indonesia melalui1ementerian 4/D0 meluncurkan program pembangunanPembangkit Listrik Tenaga Bayu 5 ngin -PLTB terbesar diIndonesia dengan kapasitas sebesar ! 0( di /ambas' 1abupatenBantul' +ogyakarta/istem pemanfaatan energi angin sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Bayu 5 ngin -PLTB mempunyai prospek yang baik untukunit unit yang kecil yang akan diterapkan' terutama untuk tempattempatyang jauh dari jangkauan jaringan PL,' dan sulit untukmemperoleh bahan bakar. Dengan demikian unit Pembangkit Listrik Tenaga ngin juga merupakan alternatif penyediaan sarana listrikyang cukup baik. dapun beberapa keunggulan pembangkit jenis ini adalah6 Terdapat banyak tempat yang mempunyai potensi anginyang baik   Biaya operasionalnya cukup murah   Dapat digunakan sebagai pusat listrik dengan batere yangdapat dipindahkan untuk daerah dengan kondisi pemukimanyang sangat tersebar   Tidak perlu bahan bakar dan tidak menimbulkan polusi.   ,amun demikian untuk dapat membangun instalasiPembangkit Listrik Tenaga ngin tersebut tidaklah mudahmengingat kendala teknis yang dimilikinya masih cukupbesar.Beberapa pertimbangan teknis yang harus diperhatikan6   Tidak semua daerah mempunyai potensi angin yangmencukupi kriteria kondisi angin yang diperlukan   7endahnya densitas energi yang terkandung dalam angin'sehingga e8siensinya cukup rendah -sekitar 29   :anya cocok untuk tenaga kecil    ngin bertiup tidak konstan   Perlu beberapa kontrol pengatur   Biaya in)estasi cukup mahal.:al mendasar yang menyebabkan energi angin kurang menarik diIndonesia yaitu rendahnya kecepatan angin' sebagaimana umumnyakawasan tropis. mumnya angin yang terjadi di daerah Indonesia ini  adalah angin lokal yang disebabkan oleh perbedaan tekanan darimasing masing wilayah. Perbedaan tekanan ini disebabkan olehperbedaan temperatur akibat efek pemanasan permukaan bumi olehenergi matahari. Pada umumnya kisaran kecepatan angin rata rataterukur di Indonesia pada rentang 2'! ; !'! meter<detik padaketinggian 2& meter di atas permukaan tanah. /edangkan teknologiturbin angin umumnya didesain untuk kecepatan angin yang relatif lebih tinggi. Pengembangan Energi SuryaGagasan Awal /istem energi surya  photovoltaic sangat sesuai untuk memenuhikebutuhan listrik berskala kecil -=# k( di daerah perdesaan yangterpencil dan<atau kepulauan. Penerapannya di Indonesia saat inilebih banyak digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar' seperti6penerangan dan air bersih./ecara garis besar' terdapat tiga alternatiif skema implementasiPLT/ Photovoltaic (PV) 6    Solar Home System -/:/'   PLT/ Terpusat' dan   :ybrid PLT/ dengan Pembangkit Listrik Lain.Pembangkit Listrik Tenaga /urya -PLT/ yang paling populerdigunakan di Indonesia adalah sistem Solar Home System -/:/./:/ umumnya berupa sistem berskala kecil dengan menggunakanmodul surya !5# (p - Watt peak   dan menghasilkan listrik hariansebesar #!5& (h. /:/ termasuk salah satu aplikasi sistemPLT/ untuk pelistrikan desa' sebagai sistem penerangan rumahsecara indi)idual atau desentralisasi. Perkembangan saat ini 0odul P> yang dijual saat ini dan sistem P> rumah tangga yangtelah dipasang sampai saat ini' menggunakan satu modul matahari ## #2dengan sel matahari kristal silikon. 1ebanyakan sistem P> jugadigunakan dalam keadaan tidak ada listrik dari jaringan denganbiaya yang murah.Dengan meningkatnya pasar sistem P> rumah tangga' biayapemasangan dan standarisasi' bersamaan dengan peningkatanproses pabrikasi dan peningkatan e8siensi kon)ersi' diharapkandapat menurunkan harga komponen secara signi8kan.1eberhasilan perluasan pasar dan peningkatan teknologi merupakanhal yang belum pasti dan memerlukan in)estasi lebih lanjut daripemerintah maupun swasta. Peningkatan teknologi untukmengurangi biaya dan meningkatkan performa modul P> sertakomponen' sangat diperlukan. Berbagai peningkatan teknologi dandesain produk telah menurunkan biaya. Tantangan Pengembangan Energi Surya 1arena relatif kecilnya listrik yang dapat disediakan oleh /:/'sebagian orang menganggap bahwa sistem ini tidak tepat untuk  digunakan pada program listrik pedesaan' tetapi lebih tepatdigunakan untuk program pra5elektri8kasi. 0eskipun demikian' bagimasyarakat di daerah terpencil' listrik yang dihasilkan oleh /:/masih jauh lebih bermanfaat jika dibandingkan lampu minyak tanah-lampu teplok< petromak.Penyediaan listrik yang lebih layak dapat diupayakan dengan skemaPLT/ Terpusat. /yaratnya' terdapat kelompok pemukiman yangmengumpul dalam populasi cukup besar. /elain dapat menyediakanlistrik dengan cara yang lebih layak' PLT/ Terpusat juga lebihmurah.Pengembangan teknologi foto)oltaik di Indonesia terutama dilakukanoleh L4,. /olar /istem L4, telah terpasang lebih dari 2! k(pyang terdiri dari hampir !. unit PLT/ dan tersebar di berbagaipelosok Indonesia. L4, merupakan satu5satunya perusahaannasional yang memiliki kemampuan memproduksi peralatan PLT/seperti Panel /urya' Battery Control Unit & Ballast -In)erter D?' danmendapatkan serti8kasi dari L/D4 -Lembaga /umber Daya dan4nergi BPPT serta dari Bank Dunia.Panel surya sebagai catu daya yang menghasilkan energi listrik darisinar matahari' baterei sebagai penyimpan dan pengkondisi energi'alat pengatur baterei -B? sebagai alat pengatur otomatis danpenjaga kehandalan sistem. 1emampuan energi yang dapatdibangkitkan oleh sebuah panel surya !(p' sangat bergantung darikondisi radiasi matahari' berdasarkan hasil penelitian berkisar antara#! s<d 2 (att jam per hari.Potensi Tenaga nginPotensi tenaga angin di Indonesia cukup besar. Dengan total potensisebesar #@'2 A(' pemanfaatan tenaga air untuk kelistrikan relatif sedikit lebih baik dibandingkan dengan panas bumi. Pada tahun2#&' pemanfaatan tenaga air untuk pembangkitan listrik mencapai#'# 9 dari total sumber daya' yakni sebesar @'!@ A(.Potensi Tenaga /uryaPotensi tenaga surya di Indonesia relatif besar. Dengan total potensisebesar !!'2 A(' pemanfaatan tenaga surya untuk kelistrikansangat kecil dibandingkan dengan panas bumi. Pada tahun 2#&'pemanfaatan tenaga surya untuk pembangkitan listrik hanya '29dari total sumber daya' yakni sebesar  0( yang tersebar di seluruhIndonesia. 0eskipun Indonesia memiliki potensi teknis tenaga suryayang sangat besar' karena belum bisa masuk ke dalam sistemkelistrikan PL, dengan stabil' maka pemanfaatannya di seluruhIndonesia sangat kecil. Gambar 4.3Potensi Energi Terbarukan (Tenaga Angin dan Tenaga Surya-TS) &2 Dalam model yang dikembangkan' potensi Tenaga ngin -T  dan Tenaga /urya -T/ sangat besar. Potensi ini dapat bertambah dalambeberapa periode ke depan. Potensi yang sangat besar inisayangnya belum dapat dioptimalkan dengan baik. /kenario optimaluntuk dua energi terbarukan ini adalah menggunakannya untukmemenuhi beban dasar dari sistem ketenagalistrikan. /ejauh inipemanfaatan energi angin dan surya masih sangat kecil hingga  tahun 2!. Permasalahan yang dihadapi adalah pembangkit listrikyang menggunakan energi angin dan energi surya -cahayamatahari tidak mampu memproduksi energi secara stabil setiaphari. /istem kelistrikan nasional masih harus dikembangkan agarbisa stabil dengan frekuensi dari pembangkit energi terbarukan./ecara technical aspects, sistem kelistrikan nasional harus concern dengan A? -  Automatic enerator Control  dan LC? - !oa #re$uency Control  dalam hal mengendalikan frekuensi. A? sangatpenting bagi pusat kendali untuk mengendalikan beban pembangkitdan rentang beban. /edangkan LC? sebagai pengaturan sekunderdigunakan untuk mengembalikan frekuensi ke nilai nominalnya'misal frekuensi sistem ada di ! :.

Previous Document

klasifikasi

Related Documents
pltb
Sep 22, 2017

pltb

Makalah PLTB
Sep 23, 2017

Makalah PLTB

pltb
Nov 8, 2017

pltb

PLTB
Nov 28, 2017

PLTB

pltb
Dec 7, 2017

pltb

makalah PLTB.docx
Dec 19, 2017

makalah PLTB.docx

PLTB
Dec 25, 2017

PLTB

daerah PLTB
Mar 27, 2018

daerah PLTB

View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks