Sistem Pengendalian Stratejik Penekanan Pada Pengendalian Keuangan

Publish in

Documents

301 views

Please download to get full document.

View again

of 17
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Akuntansi Manajamen Lanjutan
Transcript
  SISTEM PENGENDALIAN STRATEJIK PENEKANAN PADA PENGENDALIAN KEUANGAN 1.   Pusat Pertanggungjawaban (Responsibility Centre) Menurut Hansen dan Mowen “Pusat pertanggungjawaban merupakan suatu segmen bisnis yang manajernya bertanggungjawab terhadappengaturan kegiatan- kegiatan tertentu” (Hansen & Mowen, 2006). Sedangkan Hilton menerangkan bahwa “A responsibility center is a subunit in an organization whose manager is held accountable for specified financial results of the subunit’s activities” (Hilton, Hamer, &  Frank, 2003). Dari kedua difinisi diatas, dapat disimpulkan bahwa pusat pertanggungjawaban merupakan  bagian dari sebuah organisasi yang dipimpin oleh seorang manajer yang bertanggungjawab atas aktivitas-aktivitas operasional bagian dari organisasi yang dipimpinnya. 1.1 Sifat Pusat Pertanggungjawaban Pusat pertanggungjawaban muncul guna mewujudkan satu atau lebih maksud yang disebut dengan cita-cita atau tujuan. Dalam suatu perusahaan, manajer senior menentukan sejumlah strategi untuk mencapai cita-cita atau tujuan perusahaan. Fungsi dari berbagai pusat  pertanggungjawaban dalam perusahaan adalah untuk mengimplementasikan strategi tersebut. 1.2 Cara Kerja Pusat Pertanggungjawaban Adapun cara kerja pusat tanggungjawab adalah (Anthony & Govindaradjan, 2005): Pusat tanggungjawab menerima masukan atau input dalam bentuk sumber daya bahan baku, tenaga kerja, dan jasa-jasa. Dengan menggunkan modal kerja capital, peralatan, dan aktiva lainnya, pusat tanggung jawab melaksanakan fungsi-fungsi tertentu dengan tujuan akhir mengubah input menjadi output berupa barang dan jasa. Output yang dihasilkan oleh suatu  pusat tanggungjawab kemudian diserahkan kepada pusat tanggungjawab yang lain, dimana output tersebut bisa menjadi input, atau dilempar ke pasar sebagai output organisasi sebagai keseluruhan.  1.3 Jenis-jenis Pusat Pertanggungjawaban 1.3.1 Cost Center (Pusat Biaya) Pusat biaya menurut Hilton dan kawan-kawan adalah sebagai berikut: “A cost center is an organization subunit, whose manager is re sponsible for the cost of activity for which a well-defined relationship exists between inputs and outputs”  (Hilton, Hamer, & Frank, 2003). Dan dari pernyataan diatas, dapat diambil kesimpulan yaitu bahwa pusat biaya adalah suatu subunit dalam organisasi yang mengontrol biaya dari aktivitas produksi yang dilakukan dan tidak mengontrol pendapatan dan investasi, serta ada pembatasan antara masukan dan keluaran karena adanya tanggungjawab biaya yang harus dipertanggungjawabkan oleh manajer. Pusat biaya juga mengkonsumsi masukan dan menghasilkan keluaran, namun keluaran pusat biayanya tidak diukur dalam bentuk pendapatan. Hal ini disebabkan karena manajer pusat biaya tidak dapat mengendalikan pendapatan penjualan atas keluaran yang dihasilkannya dan keluaran pusat biaya tidak dapat atau sulit diukur secara kuantitatif. Lebih jauh lagi Govindaradjan menjabarkan pusat biaya berdasarkan karakteristik hubungan masukan dengan keluarannya menjadi (Anthony & Govindaradjan, 2005): 1. Pusat Biaya Teknik (engineered expense center) Yaitu pusat pertanggungjawaban yang sebagian besar masukannya mempunyai hubungan yang nyata dan erat dengan keluaran. Contoh pusat biaya teknik adalah departemen produksi, pergudangan, dan distribusi. Di suatu  pusat beban teknik, output dikalikan dengan biaya standar dari setiap unit untuk mengukur  biaya standar dari produk jadi. Manajer pusat biaya memakai biaya standar dan anggaran fleksibel untuk mengendalikan biaya. Hal ini dikarenakan pada pusat tanggungjawab buaya teknik ada hubungan kausal atau sebab akibat antara input dan output. Selisih antara biaya teoritis dan biaya aktual mencerminkan efisiensi dari pusat beban yang sedang diukur. Pusat  biaya teknik mempunyai beberapa tugas penting lainnya dan tidak diukur hanya dari  biayanya saja.  2. Pusat Biaya Kebijakan (discretionary expense center) Yaitu pusat pertanggungjawaban yang sebagian besar masukannya tidak mempunyai hubungannya yang nyata dan erat dengan keluarannya. Contoh pusat biaya kebijakan meliputi unit-unit administratif dan pendukung (seperti akuntansi, hukum, hubungan industrial, hubungan masyarakat dan sumber daya manusia), operasi litbang, dan hampir seluruh aktivitas pemasaran. Dalam pusat biaya kebijakan , input dan outputnya tidak memiliki hubungan yang nyata dan erat. Output dari pusat biaya ini tidak  bisa diukur secara moneter. Penilaian manajemen dalam pusat biaya ini dicerminkan pada keputusan pihak manajemen yang berkaitan dengan kebijakan tertentu, seperti apakah akan menyamai atau melampaui usaha pemasaran para pesaing, tingkat pelayanan pada konsumen yang harus diberikan perusahaan, dan jumlah moneter yang akan dikeluarkan dalam aktivitas  pusat biaya tersebut. 1.3.2 Revenue Center (Pusat Pendapatan) Atkinson dan kawan-kawan mendefinisikan pusat pendapatan sebagai berikut: “A Revenue Centers are responsibility centers whose members control revenues, but no control either the manufacturing or the acquisition cost of the product or service they sell or the level of investment made in responsibility centers”.   (Atkinson, Banker, Kaplan, & Young, 2001) Pusat pendapatan merupakan bagian dari pusat pertanggungjawaban yang mengontrol  pendapatan, tetapi tidak mengontrol manufakturing dan biaya akuisisi dari produk atau jasa yang dijual atau tingkat investasi yang dipakai oleh pusat pertanggungjawaban dan manajernya memegang tanggung jawab untuk menentukan pendapatan subunitnya. Jadi pusat  pendapatan adalah pusat pertanggungjawaban di dalam suatu organisasi yang prestasinya dinilai berdasarkan pendapatan dan tidak mengontrol biaya serta tingkat investasi. Ukuran  prestasi pusat pertanggungjawaban ini yang terpenting adalah pendapatan dan hanya biaya yang dapat dikendalikan langsung oleh setiap pusat pendapatan. 1.3.3 Profit Center (Pusat Laba) Atkinson dan kawan-kawan mendefinisikan pusat laba sebagai berikut:  “Profit Centers are responsibility centers in which managers and other employees control both the revenues and the costs of the product or service they deliver” (Atkinson, Banker, Kaplan, & Young, 2001). Pusat laba merupakan pusat pertanggungjawaban yang manajernya memiliki tanggungjawab untuk mengontrol pendapatan dan biaya yang dikeluarkan untuk produk atau jasa yang dihasilkan, tidak mengontrol tingkat investasi. Pusat laba prestasinya dinilai atas dasar selisih antara pendapatan dengan biaya dalam pusat pertanggungjawaban yang dipimpinnya. Pada umumnya pusat laba dibentuk jika perusahaan mempunyai usaha yang bervariasi sifatnya sehingga manajemen puncak mendelegasikan wewenangnya ke manajer yang lebih rendah. 1.3.4 Investment Center (Pusat Investasi) Menurut Hilton pusat investasi adalah sebagai berikut: “A investment center is an organizational subunit whose manager is held accountable for the subunit’s profit and the invested capital used by the sub  unit to generate its profit” (Hilton, Hamer, & Frank, 2003).   Pusat investasi mengharuskan manajer dan karyawannya mengontrol pendapatan, biaya dan tingkat investasi dalam pusat pertanggungjawaban, karena manajernya bertanggung jawab untuk keuntungan subunitnya dan penggunaan modal atau investasi ke dalam subunitnya akan menghasilkan laba. Jadi pusat investasi dalam suatu organisasi yang mempunyai  pengendalian atas biaya dan pendapatan serta pengendalian atas dana investasi agar memperoleh laba yang lebih besar. Ukuran prestasi manajer pusat investasi dapat berupa rasio antara laba dengan investasi yang digunakan untuk memperoleh laba tersebut. Rasio ini dikenal dengan pengembalian investasi disingkat ROI (Return on Investment). Rasio lain yang dapat digunakan antara lain residual income, rasio produktivitas dan lain-lain.

Previous Document

Case 1

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks