tugas perpel fix.docx

Publish in

Documents

83 views

Please download to get full document.

View again

of 26
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
PERENCANAAN PELABUHAN – MS141311 TUGAS I RESUME ARTIKEL ANIFATUL R NRP. 4415100013 BIANCA NORMAN NRP. 4415100032 NURANI PUSPA DEWI NRP. 4415100044 DOLA SEPTIADI NRP. 4415100341 DOSEN MATA KULIAH Chistino Boyke S.P, S.T, M.T. JURUSAN TRANSPORTASI LAUT FAKULTAS TEKNOLOGI KELAUTAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER ARTIKEL 1 Pengukuran Kinerja Pada Terminal Kontainer Di artikel pertama ini membah
Transcript
    PERENCANAAN PELABUHAN  –  MS141311 TUGAS I RESUME ARTIKEL ANIFATUL R NRP. 4415100013 BIANCA NORMAN NRP. 4415100032 NURANI PUSPA DEWI NRP. 4415100044 DOLA SEPTIADI NRP. 4415100341 DOSEN MATA KULIAH Chistino Boyke S.P, S.T, M.T. JURUSAN TRANSPORTASI LAUT FAKULTAS TEKNOLOGI KELAUTAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER  ARTIKEL 1 Pengukuran Kinerja Pada Terminal Kontainer   Di artikel pertama ini membahas tentang pengukuran kinerja pada terminal kontainer. Yang mana, disetiap pelabuhan memiliki kinerja yang tidak sederhana dan berbeda beda. Dan disini juga bertujuan untuk menganalisa literatur yang ada tentang pengukuran. Transportasi Laut memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan perdagangan nasional dan internasional. Sehingga, perdagangan yang melintasi lautan mewakili lebih dari 90% dari perdagangan internasional dunia. Pelabuhan umumnya memiliki lima peran utama (Branch, 1986) : a.   Penangan kargo dan penumpang b.   Memberikan pelayanan dan perbaikan untuk kapal, seperti bungkering c.   Shelter for ship untuk keadaan darurat (ombak besar dan cuaca buruk) pada kapal d.   Basis untuk pengembangan industrI e.   Membentuk terminal untuk rantai transportasi Adanya efisiensi pelabuhan merupakan syarat untuk bertahan hidup di dunia yang kompetitif dari industri perkapalan, karena merupakan contributor penting untuk daya saing internasional bangsa. Dan juga pelabuhan dapat membentuk link penting pada seluruh rantai perdagangan secara keseluruhan. Terdapat banyak alasan mengapa pelabuhan atau terminal perlu diukur kinerjanya: a.   Untuk mengetahui seberapa efektif pelabuhan beroperasi b.   Untuk mengetahui seberapa efisien pelabuhan beroperasi c.   Untuk membandingkan kinerja dulu dan sekarang d.   Untuk membandingkan kinerja dengan target bisnis yang akan dicapai e.   Untuk membandingkan kinerja sendiri dengan para pesaing f.   Untuk menyesuaikan target kinerja selanjutnya  g.   Untuk mempromosikan bisnis dan menarik pelanggan baru Karena alasan-alasan tersebut, menjadi sangan penting untuk : mengukur kinerja pelabuhan, mengukur kinerja dari operasi terminal kontainer, dan mengklasifikasikan pengukuran kinerja terminal kontainer. 1. Mengukur Kinerja Pelabuhan Menurut UNCTAD (1999), menunjukkan dua kategori untuk mengindikasi kinerja pelabuhan : Indikator kinerja makro yang menyebabkan terjadinya dampak kuantitas agregat pada aktivitas ekonomi di pelabuhan, dan Indikator kinerja mikro untuk mengukur output rasio operasi pelabuhan. Secara Tradisional, kinerja pelabuhan telah dievaluasi dengan beragam. dengan menghitung produktivitas penanganan kargo pada dermaga (Bendall and Stent, 1987; Tabernacle, 1995;Ashar,1997). Juga bisa dengan mengukur faktor produksi tunggal (De Monie,1987) atau dengan membandingkan aktual dengan throughput pada periode waktu tertentu. Tabel 1.1 ringkasan indicator kinerja yang disarankan oleh UNCTAD Financial indicators Operasional indicators Tonnage worked Arrival date Berth occupancy revenue per ton of cargo Waiting time Cargo handling revenue per ton of cargo Service time Labor expenditure Turn around time  Capital equipment expenditure per ton of cargo Tonnage per ship Contribution per ton of cargo Fraction of time berthed ships worked Total contribution Number of gangs employed per ship per shift Tons per ship-hour in port and berth Tons per gang hours Fraction of time gang idle 2. Mengukur kinerja dari operasi terminal kontainer Terminal kontainer adalah fasilitas untuk mentransfer kontainer dengan berbagai metode transportasi yang menyediakan pelayanan untuk menangani dan mengontrol kontainer. Fourgeaud (2000) menunjukkan bahwa kinerja kontainer tergantung pada: a.   rasio yang dimuat vs dibongkar b.   pergerakan yang tidak produktif c.   tingkat otomatisasi pada gantry crane d.   rata-rata berat kontainer dan proporsi kontainer yang memerlukan perhatian khusus e.   kendala komersial gambar 2.1 bongkar muat kapal di pelabuhan
Related Documents
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks