Wawasan Nusantara Annisa Nadiah.docx

Publish in

Documents

71 views

Please download to get full document.

View again

of 3
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Nama : Annisa Nadiah Aprilia NPM : 150510160109 Wawasan Nusantara dan Beberapa Permasalahannya Wawasan nusantara jika kita terjemahkan per kata bisa di jadikan dua kata yang mampu berdiri sendiri yaitu wawasan dan Nusantara. Wawasan sendiri dapat diartikan sebagai pandangan , tinjauan, penglihatan , pengetahuan seseorang, kelompok, ataupun suatu bangsa yang mampu mengubah pola pikir suatu bangsa terhadap suatu hal yang menyangkut kehidupan berba
Transcript
  Nama : Annisa Nadiah Aprilia NPM : 150510160109 Wawasan Nusantara dan Beberapa Permasalahannya Wawasan nusantara jika kita terjemahkan per kata bisa di jadikan dua kata yang mampu  berdiri sendiri yaitu wawasan dan Nusantara. Wawasan sendiri dapat diartikan sebagai pandangan , tinjauan, penglihatan , pengetahuan seseorang, kelompok, ataupun suatu bangsa yang mampu mengubah pola pikir suatu bangsa terhadap suatu hal yang menyangkut kehidupan  berbangsa. Sedangkan nusantara berasal dari dua kata dasar yaitu nusa (pulau) dan antara (berjarak) yang apabila digabungkan dan diartikan secara harfiah dengan arti sebuah Negara yang terdiri banyak pulau-pulau yang terpisah tapi bukan hanya letak pulau itu sendiri yang terpisah selain itu terdapat pula beragam suku, bahasa, budaya yang berbeda pula. Maka wawasan nusantara dapat diartikan cara pandangan bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya  berdasarkan ide nasionalnya.   Dilihat dari sisi sejarah wawasan nusantara itu sendiri, sebenarnya sudah digagas pada masa pemerintahan hayam wuruk di majapahit dengan mahapatih gajah mada yang telah berjanji tidak akan bersenang-senang sebelum mampu menyatukan nusantara di Indonesia. Hal ini dapat dilihat sebagai cerminan yang menyatakan bahwa wawasan nusantara juga telah dimulai pada masa kerajaan.   Gagasan ini mulai berkembang lagi pada masa penjajahan dimana terjadilah sumpah  pemuda (1928) yang telah menyatukan pelajar dan pemuda dari seluruh Indonesia untuk menyatakan bahwa mereka adalah berbangsa, bertumpah darah dan berbahasa yang satu yaitu Indonesia. Sejarah mengenai wawasan nusantara ini berlanjut pada masa pra kemerdekaan dimana Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang bentukan jepang mulai membahas batas-batas wilayah Negara Indonesia dan berusaha menyatukan kepulauan Indonesia. Hal ini dilakukan karena apabila berdasar Ordonantie (UU Belanda) 1939 kepulauan Indonesia memiliki batas wilayah lautan antar pulaunya sehingga Indonesia bukan Negara kesatuan. Dan akhirnya keluarlah Deklarasi Juanda pada tanggal 13 Desember 1957 merupakan  pengumuman pemerintah RI tentang wilayah kedaulatan perairan negara Republik Indonesia kepada dunia, yang berisi hal untuk mengatur batas wilayah Indonesia. Dengan adanya Deklarasi Juanda, secara yuridis formal, Indonesia menjadi utuh dan tidak terpecah lagi.   Berdasarkan fakta sejarah dan makna dari wawasan nusantara diatas maka kita sebagai mahasiswa harus benar benar paham dan mau untuk menjalankan dan mewujudkan wawasan nusantara sesuai dengan tujuan nasional yang tertera pada Pembukaan Undang Undang Dasar 1945, karena pada masa kemerdekaan yang sudah modern ini masih banyak ancaman yang mengancam keutuhan NKRI      Contoh Kasus Sipadan dan Ligitan yang kini telah menjadi milik Malaysia, menjadi bukti lemahnya bangsa Indonesia memahami konsep Wawasan Nusantara. Permasalahan yang dihadapi  bangsa Indonesia semakin hari semakin berat, maka penerapan dan pemahaman konsep wawasan nusantara sebagai landasan visional mutlak perlu ditanamkan kembali dalam tatanan kehidupan masyarakat Indonesia.   Contoh lainnya , kasus penambangan pasir untuk wilayah negara lain yang mengakibatkan  persoalan batas laut antara Indonesia dengan Singapura. Penambahan luas wilayah darat secara otomatis akan menambah klaim wilayah mereka. Maka wilayah laut Indonesia secara otomatis akan berkurang. Dengan kata lain negara Singapura melakukan ekspansi teritorial secara tidak langsung terhadap wilayah laut Indonesia. Aktivitas penambangan pasir laut memiliki banyak dampak negatif. Kerusakan yang muncul salah satunya adalah perubahan morfologi dasar laut menjadi tidak beraturan. Perubahan itu secara langsung mengganggu kehidupan biota laut dan lingkungan di dalamnya, seperti ekosistem dan abrasi.   Serta seperti pemberontakan atau tindakan berusaha memisahkan diri dari Indonesia seperti di Maluku dan Papua, dan juga bagaimana beberapa pihak yang berusaha mengklaim pulau-pulau terluar yang ada di perbatasan dengan Negara lain, selain itu usaha penjualan pulau-pulau kosong di Indonesia juga merupakan ancaman bagi keutuhan NKRI. Untuk itu kita sebagai pemuda-pemudi calon penerus bangsa ini hendaknya mampu menghayati dan mengamalkan dengan sungguh-sungguh wawasan nusantara ini. Lain halnya pemahaman wawasan nusantara dari segi sains dan teknologi, wawasan nusantara bisa diartikan bagaimana penerapan atau implementasi sains dan teknologi terhadap terciptanya persatuan dan kedamaian dalam berwawasan nusantara. Kemajuan sains dan teknologi khususnya teknologi informasi dalam satu dasa warsa ini sangatlah pesat hingga dapat menjadi  pisau bermata dua bagi kemajuan kehidupan berbangsa dan bernegara. Wawasan Nusantara bisa menjadi pendukung keeratan hubungan persatuan dalam kehidupan kebangsaan. Teknologi saat ini memungkinkan hubungan antar daerah yang berbeda suku bangsa, bahasa, dan warna kulit tidak lagi terhalang oleh jarak dan bahkan oleh perbedaan  pulau. Hal lain dari perkembangan teknologi yang mendukung kehidupan berwawasan nusantara adalah perkembangan social media yang mampu membuat orang saling berhubungan dan mengenal tanpa melihat asal dan dari suku bangsa mana.   Dibalik keunggulan yang ditawarkan teknologi terhadap kehidupan berwawasan nusantara ada juga sisi buruk yang dapat menjadi boomerang dalam usaha penciptaan kehidupan bernegara yang damai sesuai dengan tujuan luhur wawasan nusantara yaitu memungkinkanya penyebaran isu-isu SARA yang tidak bertanggung jawab. Isu-isu seperti ini biasanya dapat membuat kecurigaan dalam kehidupan bernegara yang dapat membuat pecahnya konflik rasial. Selain itu laju informasi yang terlalu bebas juga dapat menyebarkan informasi mengenai kerusuhan di suatu tempat yang dapat memicu amarah masyarakat di tempat lain yang menyebabkan meluasnya suatu konflik.      Sumber :      Srijanti, A. Rahman H.I. dan Purwanto S.K. 2009.  Pendidikan Kewarganegaraan di  Perguruan Tinggi : Mengembangkan Etika Berwarga Negara . Edisi 3. Salemba Empat, Jakarta.    Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas.)1980 .Kewiraan Untuk Mahasiswa. PT Gramedia, Jakarta.    http://ririsyukriati.blogspot.com/2012/03/v-behaviorurldefaultvmlo.html  

Next Document

MODUL 5 Saaasdwdw

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks