Yulianingsari Pramesthirini Bab i

Publish in

Documents

218 views

Please download to get full document.

View again

of 10
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
mengenai jiwa
Transcript
  1 BAB I PENDAHULUAN A.   Latar Belakang Masalah Istirahat dan tidur merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh semua orang. Untuk dapat berfungsi secara optimal, maka setiap orang memerlukan istirahat dan tidur yang cukup. Secara umum, istirahat merupakan keadaan yang tenang, relaks tanpa tekanan emosional, dan  bebas dari kegelisahan. (Wahit & Nurul, 2007). Tidur adalah bagian dari penyembuhan dan perbaikan. Mencapai kualitas tidur yang baik penting untuk kesehatan sama halnya dengan sembuh dari penyakit. Pasien yang sedang sakit sering kali membutuhakan lebih banyak tidur dan istirahat daripada pasien yang sehat. Namun demikian, biasanya penyakit mencegah beberapa pasien mendapatkan tidur dan istirahat yang adekuat. Lingkungan rumah sakit atau fasilitas  perawatan jangka panjang dan aktivitas pemberi layanan seringkali membuat pasien sulit tidur, sedangkan pasien yang lain bertambah masalah tidurnya akibat dari penyakit dan rawat inap (McCane & Huether, 2006).  National Sleep Foundation (2003) prevalensi gangguan tidur dilaporkan dalam daerah dari Amerika Serikat dan di Negara lain adalah serupa dan berkisar antara 30% dan 60% prevalensi insomnia di Indonesia sekitar 10% Artinya, kurang lebih 28 juta dari total 238 juta penduduk Indonesia menderita insomnia. Pengaruh Terapi Murottal..., YULIANINGSARI PRAMESTHIRINI, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2016   2 Dari penelitian sebelumnya menunjukan kondisi pada pasien- pasien yang dirawat di intensive care unit (ICU) menunjukan gangguan tidur pada pasien dengan penyakit jantung koroner yang dirasakan,  perilaku sulit tertidur, depresi dan dampak dari kurang tidur dari 47 wanita, dan 88 laki-laki ( Edell et al, 2006). RSUD Dr. Moewardi Surakarta terutama ruang ICVCU yang memberikan pelayanan kepada pasien kritis yang mengalami masalah  jantung di Jawa Tengah rata-rata dengan kasus denyut jantung pasien infark miokard yang mengalami gangguan kebutuhan tidur 44,12 % ,dan yang memiliki denyut jantung dengan kebutuhan tidur normal 29,47 % (Triyanta & Haryati, 2013). Kualitas tidur adalah kemampuan setiap orang untuk mempertahankan keadaan tidur dan untuk mendapatkan tahap tidur REM (Rapid Eye Movment)  dan NREM (Non Rapid Eye Movment)  yang pantas. Tidur REM diperlukan untuk menjaga jaringan otak dan tampaknya menjadi penting bagi pemulihan kognitif (Buysse,2005). Sedangkan selama tidur NREM, seseorang yang sedang tidur akan maju melalui empat tahap selama 90 menit siklus tidur yang khas dengan kualitas tidur mulai dari stadium 1 hingga stadium 4 akan menjadi semakin mendalam. Kurang tidur yang berkepanjangan dapat mengganggu kesehatan fisik dan  psikis. Dari segi fisik, kurang tidur akan menyebabkan muka pucat, mata sembab, badan lemas, dan daya tahan tubuh menurun sehingga mudah terserang penyakit. Sedangkan dari segi psikis, kurang tidur akan Pengaruh Terapi Murottal..., YULIANINGSARI PRAMESTHIRINI, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2016   3 menyebabkan timbulnya perubahan suasana kejiwaan, sehingga penderita akan menjadi lesu, lamban menghadapi rangsangan, dan sulit  berkonsentrasi (Endang, 2007). Hospitalisai, terutama di unit perawatan intensif, membuat pasien rentan terhadap gangguan tidur ekstrinstik dan sirkadian yang menyebabkan sindrom “Gejala Kurang Tidur ICU”. Rangsangan yang konstan dalam ICU, seperti suara asing dari peralatan , pemantauan dan  perawatan yang sering diberikan oleh perawat, serta lampu yang menyala, dapat membingungkan pasien. Stimulasi lingkungan yang berulang-ulang dan status fisik pasien yang tidak baik mengantarkan pasien pada resiko kurang tidur (Rasiman, 2013). Peningkatan kompleksitas dalam kehidupan tersebut dapat  berakibat negatif pada manusia. Saat ini telah ada banyak pilihan cara yang dapat dilakukan agar selalu berada tegar dalam menghadapi gangguan dan tekanan. Salah satunya adalah terapi suara atau terapi musik (Abdurrochman, 2007). Musik memiliki fungsi untuk meningkatkan, mengubah emosi dan aspek spiritual. Penelitian mengenai pengaruh musik terhadap manusia telah banyak diteliti, salah satunya menyebutkan bahwa musik dengan tempo rendah dapat membuat pendengarnya lebih rileks. Murotal Al Quran sudah menjadi musik tersendiri bagi umat muslim (Djohan, 2008). Murotal tersebut adalah seperangkat frekuensi yang sampai ke telinga dan dikirimkan ke sel-sel otak lalu mempengaruhi sel melalui Pengaruh Terapi Murottal..., YULIANINGSARI PRAMESTHIRINI, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2016   4 medan listrik antar neuron. Sel-sel dan medan listrik itu saling merespon sehingga mengubah getaran sel menjadi stabil (Al Kaheel,2015). Menurut Hebert Benson, seorang dokter di  Harvard Medical School menyimpulkan bahwa ketika seseorang terlibat secara mendalam dengan doa yang diulang-ulang (repetitive prayer) ternyata akan membawa berbagai perubahan fisiologis, antara lain berkurangnya kecepatan detak jantung, menurunnya kecepatan napas, menurunnya tekanan darah, melambatnya gelombang otak dan pengurangan menyeluruh kecepatan metabolisme. Kondisi ini disebut sebagai respon relaksasi (relaxation response) (Subandi, 2013).   Terapi murottal bekerja pada otak, dimana ketika didorong dengan rangsangan dari luar (terapi Al-Quran) maka otak memproduksi zat kimia yang disebut neuropeptide. Molekul-molekul ini mengangkut reseptor-reseptor mereka yang ada didalam tubuh sehingga tubuh memberi umpan  balik berupa rasa nyaman. Bacaan Al-Quran secara murottal mempunyai efek relaksasi dan dapat menurunkan kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur apabila didengarkan dalam tempo murottal berada antara 60-70 db secara konstan, tidak ada perubahan irama yang mendadak, dan dalam nada yang lembut (Widayarti, 2011). Michael Sells, seorang sarjana Amerika menjelaskan kondisi yang terjadi pada saat seorang pengemudi sebuah bus yang panas dan sesak memutar kaset pembacaan Al-Quran (  Murottal  ) ketenangan meditatif mulai menlingkupi. Orang-orang bersikap rileks. Gerakan saling sikut dan Pengaruh Terapi Murottal..., YULIANINGSARI PRAMESTHIRINI, Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, 2016
Related Search
Related Documents
BAB I PENDAHULUAN
Sep 20, 2017

BAB I PENDAHULUAN

BAB I NARKOBA
Sep 20, 2017

BAB I NARKOBA

BAB I Pendahuluan
Sep 20, 2017

BAB I Pendahuluan

BAB I PENDAHULUAN
Sep 20, 2017

BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN
Sep 20, 2017

BAB I PENDAHULUAN

 BAB I PENDAHULUAN
Sep 20, 2017

 BAB I PENDAHULUAN

bab I sias
Sep 20, 2017

bab I sias

02._Cover+BAB_I.pdf
Sep 20, 2017

02._Cover+BAB_I.pdf

BAB I. Pendahuluan
Sep 20, 2017

BAB I. Pendahuluan

BAB I
Sep 20, 2017

BAB I

BAB I case
Sep 20, 2017

BAB I case

BAB I
Sep 20, 2017

BAB I

View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks